Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Perhatikan Kualitas Lingkungan, Summarecon Bandung Dianugerahi Gold Winner Environment Category oleh FIABCI

Iwan Supriyatna | Suara.com

Sabtu, 01 Juni 2024 | 19:08 WIB
Perhatikan Kualitas Lingkungan, Summarecon Bandung Dianugerahi Gold Winner Environment Category oleh FIABCI
Summarecon Bandung meraih penghargaan bergengsi kelas dunia di ajang prestisius FIABCI World Prix d’Excellence Awards 2024 di Singapura, 30 Mei 2024.

Suara.com - Summarecon Bandung meraih penghargaan bergengsi kelas dunia di ajang prestisius FIABCI World Prix d’Excellence Awards 2024 di Singapura, 30 Mei 2024. Summarecon Bandung dianugerahi Gold Winner Environment Category oleh FIABCI, Federasi Real Estat Internasional yang merupakan organisasi real estat terkemuka di seluruh dunia.

Sebagai unit usaha PT Summarecon Agung Tbk, Summarecon Bandung diakui mengelola lingkungan kawasan seluas 300 hektare lebih secara unggul dengan terus bersama-sama dengan pemerintah dan warga lokal mengembangkan dan meningkatkan kualitas lingkungan di Summarecon Bandung dan area sekitar Gedebage.

“Penghargaan FIABCI ini menjadi bukti nyata dari kerja keras Summarecon dalam menghadirkan produk-produk properti yang tidak hanya inovatif, dan berkualitas tapi juga berwawasan lingkungan. Beragam apresiasi dan pengakuan FIABCI hingga kini telah didapatkan Summarecon di berbagai kawasan pengembangan kami di Kelapa Gading, Serpong, Bekasi, Bandung, Bogor, hingga Makassar,” kata Adrianto P. Adhi, Presiden Direktur Summarecon ditulis Sabtu (1/6/2024).

Gedebage adalah wilayah yang sering dilanda genangan, lalu lintas yang sangat padat, kondisi tanah yang kurang baik, dan juga kondisi ekonomi masyarakat yang perlu ditingkatkan. Summarecon Bandung mengatasi ini dengan pengendalian banjir melalui pembuatan taman dan enam buah danau yang luasnya 27 hektare.

Untuk mengatasi kondisi tanah yang kurang baik, Summarecon Bandung menerapkan teknologi Prefabricated Vertical Drainage (PVD) dan Prefabricated Horizontal Drains (PHD), hal ini untuk mengupayakan perbaikan kondisi tanah yang lebih baik.

Untuk mengatasi kepadatan lalu lintas, Summarecon Bandung bersama-sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bandung, bekerja sama memperbaiki infrastruktur dengan menambah akses jalan, membangun jalan penghubung dari akses tol Gedebage KM 149 Padaleunyi dan menyediakan transportasi umum, serta memperbaiki pengelolaan traffic agar kondisi lalu lintas lebih nyaman.

Summarecon Bandung juga menciptakan lebih dari 500 pekerjaan baru dan mendukung kontraktor serta vendor usaha kecil lokal.

Selain itu, Summarecon Bandung juga menanam lebih dari 20.000 pohon baru dan melestarikan pohon eksisting semaksimal mungkin serta memiliki lahan pembibitan (nursery). Danau dan pepohonan ini sebagai upaya menjaga habitat satwa lokal seperti burung kuntul kerbau dan burung blekok.

Summarecon Bandung juga secara rutin memproses 5.000 ton sampah organik per tahun dan mendonasikan lebih dari 100 ton sampah plastik bekerjasama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi untuk didaur ulang.

Sebagai paru-paru kota dan untuk kenyamanan warga dibangun Taman Sumringah, taman publik lainnya, bike sharing BOSEH, jalur sepeda, dan lain-lain. Summarecon Bandung juga menyediakan stasiun pengisian kendaraan listrik dan menerapkan “Rumah Adem” di setiap rumah yang dijual untuk mengoptimalkan sirkulasi udara dan memaksimalkan udara alami (non AC).

“Summarecon selalu membangun kawasan terpadu dengan memperhatikan keseimbangan dan pelestarian lingkungan, hal ini merupakan perwujudan dari visi Summarecon untuk menjadi teman sepanjang waktu dalam membangun komunitas dengan ekosistem kehidupan yang harmonis dan juga misi perusahaan untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan. Upaya ini telah kami lakukan di seluruh kawasan yang telah dikembangkan Summarecon. Kami sangat bahagia, kerja keras kami di Summarecon Bandung mendapatkan apresiasi oleh dunia internasional dalam FIABCI 2024”, ujar Direktur PT Summarecon Agung Tbk, Herman Nagaria yang hadir pada malam penghargaan dan menerima piala penghargaan FIABCI.

Executive Director Summarecon Bandung, Hindarko Hasan menambahkan, “Kami sangat bersyukur hari ini Summarecon Bandung meraih penghargaan yang sangat bergengsi. Ini memberikan semangat bagi kami untuk terus maju dan berinovasi. Terima kasih untuk seluruh pihak yang sudah memberikan apresiasi ini dan pihak-pihak yang selalu mendukung Summarecon Bandung untuk meningkatkan quality of life seluruh stakeholder Summarecon Bandung dan sekitarnya.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SMRA Kembangkan Kawasan Summarecon Mutiara Makassar untuk Menjadi Kota Terpadu

SMRA Kembangkan Kawasan Summarecon Mutiara Makassar untuk Menjadi Kota Terpadu

Bisnis | Kamis, 30 Mei 2024 | 08:25 WIB

Summarecon Bangun Fasilitas Pendidikan di IKN Seluas 2,9 Hektar

Summarecon Bangun Fasilitas Pendidikan di IKN Seluas 2,9 Hektar

Bisnis | Senin, 13 Mei 2024 | 13:01 WIB

Tawa Ibu Muda di Bekasi Usai Bunuh Anak Kandung dengan Cara Brutal, Motif Masih Misteri

Tawa Ibu Muda di Bekasi Usai Bunuh Anak Kandung dengan Cara Brutal, Motif Masih Misteri

News | Kamis, 07 Maret 2024 | 19:19 WIB

Terkini

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 14:51 WIB

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:51 WIB

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:33 WIB

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:26 WIB

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB