Proyek Kebanggan Jokowi Terancam Mangkrak, Investasi Asing Nihil dan APBN Mulai Ngos-ngosan

Kamis, 13 Juni 2024 | 14:11 WIB
Proyek Kebanggan Jokowi Terancam Mangkrak, Investasi Asing Nihil dan APBN Mulai Ngos-ngosan
Dalam beberapa waktu terakhir, muncul kekhawatiran bahwa proyek kebanggan Presiden Joko Widodo ini terancam mangkrak.

Suara.com - Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur masih terus berjalan. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, muncul kekhawatiran bahwa proyek kebanggan Presiden Joko Widodo ini terancam mangkrak.

Mangkraknya IKN terkait masalah anggaran, diketahui hingga saat ini belum ada satupun investor asing yang bersedia mendanai pembangunan calon Ibu Kota baru Indonesia tersebut. Alhasil APBN masih menjadi motor utama pendanaan IKN selain dari pihak swasta dalam negeri yang telah bersedia 'membantu'.

Pada tahun 2024 ini saja pagu anggaran proyek IKN dalam APBN mencapai Rp39,8 triliun. Hingga akhir bulan April 2024 anggaran yang sudah dikeluarkan mencapai Rp4,8 triliun atau sekitar 12,1 persen.

Dari total pagu tersebut, kebutuhan infrastruktur mencapai Rp36,5 triliun. Dari pagu untuk infrastruktur, serapannya baru mencapai Rp2,8 triliun.

Sementara itu pada 2023, dana yang sudah dihabiskan adalah Rp27 triliun dan 2022 sebesar Rp5,5 triliun. Total anggaran jika realisasi 2024 mencapai 100% adalah Rp72,3 triliun.

Maka dari itu, diperkirakan pada tahun depan sisa dana APBN untuk membiayai IKN mulai ngos-ngosan mengingat hanya tersisa anggaran sebesar Rp17,1 triliun.

Sebelumnya, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia tetap optimistis bahwa proyek IKN akan terus berjalanmeski Bambang Susantono dan Dhony Rahajoe mundur dari Kepala dan Wakil Kepala OIKN

"Kemarin saya baru habis pulang mendampingi Presiden, kita melakukan groundbreaking beberapa investasi khususnya di bidang pendidikan, kemudian hub untuk PLN dan juga R&D dari Stanford," ujar Bahlil.

Menurut dia, isu terkait berkurangnya nilai investasi di IKN setelah mundurnya Kepala dan Wakil Kepala OIKN merupakan hal yang tak benar. Hal itu dapat dibuktikan melalui progres pembangunan IKN yang tetap berjalan hingga saat ini.

Baca Juga: Kejar Mimpi Semarang Gelar Lumpia 23.0, Berikan Edukasi Keuangan dan Investasi untuk Anak Muda

Seperti halnya pembangunan hotel yang sudah sebagian selesai, serta rumah sakit di IKN yang hampir rampung 70 persen. "Proses perkembangan pembangunan infrastrukturnya belum 100 persen itu setuju, iya itu benar. Tetapi animo orang mau masuk untuk melakukan investasi tidak ada yang berkurang," kata Bahlil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI