Daftar Kementerian dan Lembaga yang Minta Tambah Anggaran ke DPR

Iwan Supriyatna, Syifa Nur Layla

Sabtu, 15 Juni 2024 | 08:00 WIB
Daftar Kementerian dan Lembaga yang Minta Tambah Anggaran ke DPR
Ilustrasi Uang Tunai.

Suara.com - Beberapa waktu lalu, pemerintah dan DPR RI tengah sibuk mendiskusikan dan menetapkan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025. Banyak kementerian dan lembaga datang ke gedung beratap hijau itu.

Di antara mereka, sejumlah kementerian dan lembaga berikut ini meminta tambahan anggaran dalam RKP 2025. Siapa saja mereka?

Bappenas

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa meminta anggaran naik senilai Rp804,47 miliar dari pagu indikatif yang ditetapkan RKP 2025 yaitu Rp1,97 triliun.

Menurut Suharso, tambahan tersebut nantinya untuk biaya gaji dan operasional bagi 1.997 pegawai baru Kementerian PPN/Bappenas hasil rektutmen CPNS periode 2024. Sehingga totalnya ada Rp597,52 miliar.

Kemendikbudristek

Sekretaris Jenderal Kemendikbud, Suharti mengusulkan penambahan anggaran Rp 25 triliun untuk RKP 2025. Nantinya anggaran tersebut dipakai guna biaya kegiatan dan program prioritas.

Berbagai program itu adalah meningkatkan kualitas pendidikan di perguruan tinggi dan swasta, baik dari segi akademis maupun vokasi. Lalu bantuan uang kuliah dan dukungan kepada pendidikan vokasi SMK hingga kursus penampilan.

Selain itu, anggaran akan dipergunakan untuk mendorong pendidikan anak usia dini dalam program wajib belajar 13 tahun. Sebagian lagi untuk pendidikan olahraga.

baca juga

Kemenkominfo

Menteri Komunikasi dan Informasi, Budi Arie Setiadi mengusulkan kenaikan anggaran Rp12,3 triliun dari pagu indikatif RKP 2025 sebesar Rp7,7 triliun.

Budi berkomitmen untuk melaksanakan program kerja yang lebih masif tentang transformasi digital. Hal ini sejalan dengan visi Indonesia Emas 2024: penguatan transformasi digital fokus mengedepankan prinsip inklusif, memberdayakan, terpercaya dan berdaulat.

ATR/BPN

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono meminta tambahan anggaran Rp7,5 triliun dalam RKP 2025. Sebelumnya pagu indikatif ATR/BPN yang telah disetujui adalah Rp6,4 triliun.

Mahkamah Agung

Sekretaris MA, Sugiyanto mengusulkan tambah anggaran senilai Rp3 triliun dari pagu indikatif RKP 2025 yaitu Rp12 triliun. Anggaran tersebut akan diperuntukkan renovasi gedung dan kantor Rp1,98 triliun.

KPK

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nawawi Pomolango mengajukan kenaikan anggaran sebesar Rp117,12 miliar untuk program dukungan manajemen, serta pencegahan dan penindakan perkara korupsi.

Lebih rincinya yaitu dukungan manajemen sebesar Rp 65 miliar dan program pencegahan dan penindakan perkara korupsi yang mencapai Rp 52,11 miliar. Maka total semua anggaran capai Rp1,354 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo-Gibran Diperingatkan, Program Makan Siang Bisa Ancam Keuangan Negara

Prabowo-Gibran Diperingatkan, Program Makan Siang Bisa Ancam Keuangan Negara

Bisnis | Kamis, 13 Juni 2024 | 13:27 WIB

Banyak Menteri Protes Anggaran Dipotong, Sri Mulyani: APBN Bisa Jebol!

Banyak Menteri Protes Anggaran Dipotong, Sri Mulyani: APBN Bisa Jebol!

Bisnis | Rabu, 12 Juni 2024 | 13:04 WIB

Dalih Kawal Proyek IKN, Komnas HAM Minta Tambah Anggaran Rp5 Miliar ke DPR

Dalih Kawal Proyek IKN, Komnas HAM Minta Tambah Anggaran Rp5 Miliar ke DPR

News | Rabu, 12 Juni 2024 | 12:55 WIB

Terkini

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:30 WIB

Dubes RI Soroti Potensi Energi Surya Indonesia, Bisa Jadi Salah Satu yang Terbesar di Dunia

Dubes RI Soroti Potensi Energi Surya Indonesia, Bisa Jadi Salah Satu yang Terbesar di Dunia

News | Senin, 14 September 2026 | 21:23 WIB

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 21:22 WIB

Catat Tanggalnya! Diskon 20% Kuliner Korea Palgakdo Khusus Nasabah BRI

Catat Tanggalnya! Diskon 20% Kuliner Korea Palgakdo Khusus Nasabah BRI

Bri | Senin, 14 September 2026 | 21:20 WIB

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 21:12 WIB

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:05 WIB

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 21:02 WIB

Penunjukkan Suahasil Nazara Sebagai Menkeu Sudah Tepat

Penunjukkan Suahasil Nazara Sebagai Menkeu Sudah Tepat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 21:00 WIB

Wacana CFD Jakarta Sabtu-Minggu, Gubernur Pramono Minta Dikaji Lagi

Wacana CFD Jakarta Sabtu-Minggu, Gubernur Pramono Minta Dikaji Lagi

Video | Senin, 14 September 2026 | 21:00 WIB

×