Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Total Rp 436,87 Miliar, Daftar Kelicikan Manajemen Indofarma Mainkan Laporan Keuangan

Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 20 Juni 2024 | 13:04 WIB
Total Rp 436,87 Miliar, Daftar Kelicikan Manajemen Indofarma Mainkan Laporan Keuangan
Indofarma Tbk (INAF)

Suara.com - PT Bio Farma (Persero) sebagai induk holding BUMN Farmasi mengakui adanya pelanggaran yang dilakukan manajemen PT Indofarma. Bahkan, berdasarkan hitungan BPK, potensi kecurangan atau fraud mencapai Rp 436,87 miliar.

Paling menghebohkan anak usaha Indofarma, PT Indofarma Global Medika (IGM) meminjam dana dari platform pinjaman online (pinjol). Namun, dana pinjol itu ternyata tak digunakan untuk kepentingan perusahaan.

"Pinjaman melalui fintech sebesar Rp1,26 miliar," ujar Direktur Utama PT Bio Farma (Persero) Shadiq Akasya dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Kamis (20/6/2024).

Selain itu, banyak kecurangan keuangan yang dilakukan oleh manajemen PT Indofarma. Berikut daftar kelicikan manajemen Indofarma kelabui laporan keuangan:

  1. Ajukan Pinjol Rp 1,26 miliar yang tak digunakan untuk kepentingan perusahaan.
  2. Transaksi Business Unit Fast Moving Consumer Goods (FMCG) oleh Indofarma Global Medika yang tidak disetor dengan indikasi kerugian sebesar Rp157,3 miliar.
  3. Penempatan dan pencarian deposito serta bunga sebesar Rp 35 miliar atas nama pribadi.
  4. IGM Menggadaikan deposito beserta bunga senilai Rp 38 miliar.
  5. Pengembalian uang muka Rp 18 miliar yang tak masuk rekening IGM.
  6. Pengeluaran Dana tanpa adanya transaksi di IGM senilai Rp 25 miliar.
  7. Distribusi Alat Kesehatan TeleCTG dengan PT ZTI tanpa perencanaan memadai yang berpotensi fraud Rp 10,43 miliar.
  8. Lakukan usaha masker tanpa perencanaan yang berpotensi alami rugi Rp 2,67 miliar.
  9. Pembelian dan penjualan Rapid Test tanpa perencanaan yang berpotensi fraud Rp 56,70 miliar.
  10. Pembelian dan penjualan PCR Kit Covid tanpa perencanaan yang potensi kerugian mencapai Rp 5,98 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkuak! Pinjol Rp1,26 Miliar di Indofarma Ternyata Bukan untuk Perusahaan

Terkuak! Pinjol Rp1,26 Miliar di Indofarma Ternyata Bukan untuk Perusahaan

Bisnis | Kamis, 20 Juni 2024 | 09:11 WIB

Kimia Farma Akui Ada Dugaan Anak Usaha Poles Laporan Keuangan 2023

Kimia Farma Akui Ada Dugaan Anak Usaha Poles Laporan Keuangan 2023

Bisnis | Rabu, 19 Juni 2024 | 14:02 WIB

Emiten Teknologi FUTR Catat Kenaikan Laba 193% di 2023

Emiten Teknologi FUTR Catat Kenaikan Laba 193% di 2023

Bisnis | Jum'at, 14 Juni 2024 | 16:34 WIB

Terkini

Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 22:15 WIB

Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global

Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 21:45 WIB

ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026

ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 21:30 WIB

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 19:27 WIB

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:55 WIB

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:36 WIB

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:25 WIB

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:22 WIB

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:02 WIB