Faktor-Faktor Pendukung Penguatan Rupiah Hari Ini

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 01 Juli 2024 | 10:42 WIB
Faktor-Faktor Pendukung Penguatan Rupiah Hari Ini
Ilustrasi [Antara]

Suara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan Senin menguat karena pasar menunggu rilis data inflasi domestik untuk Juni 2024 dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Pada awal perdagangan pagi, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta naik 10 poin atau 0,06 persen menjadi Rp16.365 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya yang sebesar Rp16.375 per dolar AS.

"Hari ini, Badan Pusat Statistik akan merilis data Indeks Harga Konsumen (CPI) untuk Juni 2024," kata Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede kepada ANTARA di Jakarta, dikutip pada Senin (1/7/2024).

Josua memperkirakan inflasi tahunan akan turun menjadi 2,65 persen secara year on year (yoy) dari 2,84 persen yoy, sementara inflasi bulanan akan naik menjadi 0,06 persen month on month (mom) dari deflasi 0,02 persen mom di bulan sebelumnya.

Pekan lalu, rata-rata harian volume perdagangan obligasi Pemerintah Indonesia mencatat Rp20,72 triliun, lebih tinggi dibandingkan pekan sebelumnya yang rata-rata sebesar Rp19,41 triliun.

Selain itu, penguatan rupiah terhadap dolar AS juga didorong oleh sentimen dari Amerika Serikat (AS). Produk domestik bruto (PDB) AS direvisi naik, namun konsumsi masyarakat direvisi turun, menunjukkan melemahnya aktivitas konsumsi di AS.

Josua memproyeksikan nilai tukar rupiah akan berada di rentang Rp16.325 per dolar AS hingga Rp16.425 per dolar AS pada perdagangan hari ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Menguat Terhadap Dolar AS di Pagi Hari Ini Jelang Rilis Data Inflasi

Rupiah Menguat Terhadap Dolar AS di Pagi Hari Ini Jelang Rilis Data Inflasi

Bisnis | Senin, 01 Juli 2024 | 10:17 WIB

Rupiah Jeblok ke Level Rp16.416 per Dolar AS di Jumat Pagi

Rupiah Jeblok ke Level Rp16.416 per Dolar AS di Jumat Pagi

Bisnis | Jum'at, 28 Juni 2024 | 10:27 WIB

Minta Uang Tebusan 8 Juta Dolar AS, BSSN Ngaku Belum Bisa Deteksi Otak Pembobol PDN: Beberapa Negara Mau Bantu

Minta Uang Tebusan 8 Juta Dolar AS, BSSN Ngaku Belum Bisa Deteksi Otak Pembobol PDN: Beberapa Negara Mau Bantu

News | Kamis, 27 Juni 2024 | 21:28 WIB

Kurs Rupiah Tembus Rp16.370 per Dolar AS, Berpotensi Lanjutkan Penguatan?

Kurs Rupiah Tembus Rp16.370 per Dolar AS, Berpotensi Lanjutkan Penguatan?

Bisnis | Selasa, 25 Juni 2024 | 15:53 WIB

Siap-siap! Harga HP Bakal Naik Imbas Rupiah Lemah

Siap-siap! Harga HP Bakal Naik Imbas Rupiah Lemah

Tekno | Selasa, 25 Juni 2024 | 12:15 WIB

Rupiah Melemah, Menpakrekraf Sandiaga Uno Minta Masyarakat Wisata di Dalam Negeri Saja

Rupiah Melemah, Menpakrekraf Sandiaga Uno Minta Masyarakat Wisata di Dalam Negeri Saja

Lifestyle | Selasa, 25 Juni 2024 | 09:21 WIB

Terkini

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB

Dinilai Wajar Naik, Perbandingan Harga BBM RI dengan Negara Tetanga

Dinilai Wajar Naik, Perbandingan Harga BBM RI dengan Negara Tetanga

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:56 WIB

DJP Hapus Sanksi Administratif Jika Lapor SPT Pajak Telat Lewati 31 Maret 2026

DJP Hapus Sanksi Administratif Jika Lapor SPT Pajak Telat Lewati 31 Maret 2026

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 17:35 WIB