Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

Minta PMN Rp2 Triliun, KAI Mau Impor 8 Kereta dari China

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 02 Juli 2024 | 10:56 WIB
Minta PMN Rp2 Triliun, KAI Mau Impor 8 Kereta dari China
Sebuah kereta rel listrik (KRL) Commuterline memasuki Stasiun KA Bogor di Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (19/10/2020). [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra]

Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mendapatkan suntikan dana segar dari pemerintah melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp2 triliun di tahun 2024.

Dana ini akan digunakan untuk pengadaan armada baru Kereta Rel Listrik (KRL) Jabodetabek melalui anak usahanya, PT KAI Commuter Indonesia (KCI).

Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo menuturkan, sebanyak 8 trainset datang bersamaan dengan 3 rangkaian kereta impor yang sebelumnya telah diteken.

Artinya, akan ada 11 trainset yang masuk ke Tanah Air pada tahun depan.

Adapun alasan penambahan impor rangkaian kereta sebanyak 8 trainset tersebut, lantaran INKA belum dapat memenuhi perjanjian untuk meretrofit 19 trainset.

Didiek bilang, INKA baru menyanggupi untuk meretrofit 2 trainset untuk disetorkan tahun depan.

"Kemudian di 2025 juga akan masuk 3 kereta impor dan plus kereta dari retrofit, serta adanya penambahan kereta baru 8 trainset yang menggantikan retrofit yang kemarin tidak dalam perhitungan dari 19 jumlahnya menjadi 2 (trainset)," kata Didiek di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (1/7/2024).

Didiek menjelaskan, pada 2026 dan 2027 juga akan masuk masing-masing 4 dan 8 trainset dari INKA.

Sebab, sebelumnya INKA dan KCI meneken perjanjian untuk pengadaan 24 trainset baru, 12 trainset di antaranya telah disetorkan pada 2025.

"Lalu pada 2027 akan masuk kereta baru 8 trainset dari INKA juga dan nanti di tahun 2027 akan ada 8 trainset lagi yang akan kita pensiunkan atau kita konservasi," jelas Didiek.

Sebelumnya, pada 2023, sebanyak 10 trainset sudah memasuki masa konservasi, kemudian pada tahun 2024 berkurang lagi 19 trainset.

Maka itu, dalam paparan Didiek, pada 2027 nanti, jumlah trainset yang akan beroperasi pada KRL Jabodetabek mencapai 118 trainset, terdiri dari 117 trainset untuk kebutuhan operasional dan 1 trainset untuk perawatan atau maintenance.

Sementara terkait penambahan jumlah kereta ini, Didiek meminta persetujuan Parlemen untuk mendapatkan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 2 triliun tahun ini.

Kata dia, suntikan dana ini akan digunakan untuk pengadaan gerbong baru.

Hal ini ditujukan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang yang beriringan berkurangnya sarana KAI khususnya rangkaian gerbong Kereta Rel Listrik (KRL) Jabodetabek yang beroperasi.

"Pengadaan sarana KRL saat ini sangat urgent dibutuhkan, untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang dan bertambahnya sarana KRL yang memasuki masa konservasi atau sudah masa yang harus diberhentikan operasinya," ujar Didiek.

Ia pun memperkirakan, pada 2024 ini jumlah penumpang KRL selama satu tahun akan mencapai angka 345 juta orang.

Artinya, ada 1 juta penumpang yang menaiki KRL Jabodetabek setiap harinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dominasi Yamaha NMAX Turbo Terancam? Ini Dia Motor dengan Teknologi Lebih Canggih

Dominasi Yamaha NMAX Turbo Terancam? Ini Dia Motor dengan Teknologi Lebih Canggih

Otomotif | Selasa, 02 Juli 2024 | 10:36 WIB

5 Karakter Antagonis di Drama China The Double, Siapa Paling Jahat?

5 Karakter Antagonis di Drama China The Double, Siapa Paling Jahat?

Your Say | Selasa, 02 Juli 2024 | 10:10 WIB

Sri Mulyani Bongkar Alasan BUMN Sering Sakit-sakitan: Mismanajemen dan Bisnis Tak Strategis

Sri Mulyani Bongkar Alasan BUMN Sering Sakit-sakitan: Mismanajemen dan Bisnis Tak Strategis

Bisnis | Selasa, 02 Juli 2024 | 08:47 WIB

Terkini

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:33 WIB

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:23 WIB

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:11 WIB

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:07 WIB

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:33 WIB

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:25 WIB

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:49 WIB

Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite

Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:40 WIB

Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional

Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:39 WIB

Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?

Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?

Bisnis | Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:55 WIB