Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Harga Minyak Dunia Melesat 1% Usai Stok AS Turun Drastis

Achmad Fauzi

Kamis, 04 Juli 2024 | 08:39 WIB
Harga Minyak Dunia Melesat 1% Usai Stok AS Turun Drastis
Ilustrasi harga minyak dunia meningkat. (Shutterstock)

Suara.com - Harga minyak dunia berbalik naik pada perdagangan Rabu (3/7) atau Kamis (4/7) pagi WIB hingga 1 persen. Kenaikan harga minyak dunia imbas dari pasokan minyak mentah Amerika Serikat turun besar, imbas peningkatan yang tinggi.

Seperti dikutip dari CNBC, Kamis (4/7/2024), harga minyak dunia jenis Brent untuk kontrak September sebesar USD 87,34 per barel, naik USD 1,10, atau 1,28 persen.

Sedangkan, harga minyak dunia West Texas Intermediate untuk kontrak Agustus dibanderol USD 83,88 per barel, naik USD 1,07, atau 1,29 persen.

"Baik bensin maupun sulingan juga menunjukkan penurunan meskipun terjadi peningkatan produksi di kilang, dengan permintaan tersirat yang lebih tinggi untuk keduanya—terutama bensin—karena stasiun pengisian bahan bakar menimbun stok menjelang libur panjang Hari Kemerdekaan," ujar Matt Smith, kepala analis minyak di Kpler.

Sementara, Patrick De Haan, kepala analisis minyak bumi di GasBuddy, mengatakan harga BBM telah naik menjelang liburan imbas dari kenaikan harga minyak mentah sebesar USD 10 dalam beberapa minggu terakhir.

Minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent juga telah mencapai level tertinggi dalam dua bulan pada hari Selasa, karena kekhawatiran bahwa Badai Beryl dapat menghantam infrastruktur minyak Gulf Coast.

Namun, harga minyak dunia justru lebih rendah, karena badai diperkirakan tidak akan menghantam ladang minyak Texas selatan.

Helima Croft, kepala strategi komoditas global di RBC Capital Markets, mengatakan dampak badai terhadap harga minyak menjadi tak berpengaruh, karena AS tidak lagi bergantung pada produksi minyak lepas pantai.

"Dulu kita mengira badai sebagai perkembangan potensial yang menguntungkan bagi pasar minyak dalam jangka pendek, tetapi kini gambarannya tidak begitu jelas," kata Croft.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kekhawatiran Pasokan Pudar, Harga Minyak Dunia Anjlok

Kekhawatiran Pasokan Pudar, Harga Minyak Dunia Anjlok

Bisnis | Rabu, 03 Juli 2024 | 08:44 WIB

Alami Kenaikan, Harga Minyak Dunia Tembus Level Tertinggi dalam 2 Bulan Terakhir

Alami Kenaikan, Harga Minyak Dunia Tembus Level Tertinggi dalam 2 Bulan Terakhir

Bisnis | Selasa, 02 Juli 2024 | 07:54 WIB

Konflik Timur Tengah Hingga Eropa Memanas Buat Harga Minyak Mentah Dunia Melonjak

Konflik Timur Tengah Hingga Eropa Memanas Buat Harga Minyak Mentah Dunia Melonjak

Bisnis | Jum'at, 28 Juni 2024 | 09:00 WIB

Terkini

LPS Ungkap Tabungan Masyarakat Masih Tumbuh, Simpanan di Bawah Rp100 Juta Naik 4,95 Persen

LPS Ungkap Tabungan Masyarakat Masih Tumbuh, Simpanan di Bawah Rp100 Juta Naik 4,95 Persen

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:20 WIB

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:19 WIB

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:14 WIB

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:00 WIB

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:11 WIB

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:05 WIB

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:54 WIB