Nilai Ekonomi Patchouli Tinggi, Kampus di Banda Aceh Ini Sediakan Produk Komersial

RR Ukirsari Manggalani

Jum'at, 05 Juli 2024 | 18:41 WIB
Nilai Ekonomi Patchouli Tinggi, Kampus di Banda Aceh Ini Sediakan Produk Komersial
Dubes Jerman Ina Lepel saat berkunjung ke ARC USK Banda Aceh, di Banda Aceh, Jumat (5/7/2024) [ANTARA/HO/ARC USK]

Suara.com - Patchouli atau nilam adalah tanaman semak yang bisa diolah menjadi minyak atsiri. Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh adalah perguruan tinggi di Tanah Air yang mengembangkan riset dan inovasi nilam lewat Atsiri Research Center (ARC) Pusat Unggulan Iptek Perguruan Tinggi (PUIPT).

Dikutip dari kantor berita Antara, Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Yang Mulia Ina Lepel mengadakan kunjungan kerja dan diskusi informal bersama civitas akademika dan ARC Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.

Ina Lepel menyatakan bahwa inovasi nilam oleh ARC PUIPT USK Banda Aceh bisa menjadi percontohan untuk perguruan tinggi lainnya.

"Inovasi nilam ini menjadi salah satu contoh terbaik , bagaimana kampus mengembangkan inovasi riset," jelas Duta Besar Ina Lepel, di Banda Aceh, pada Jumat (5/7/2024).

Menurutnya, inovasi nilam yang dilakukan ARC USK Banda Aceh sudah menghasilkan banyak produk yang berkualitas, seperti parfum, kosmetik, hand sanitizer dan lainnya.

Dari produk inovasi, kampus Universitas Syiah Kuala Banda Aceh telah menyediakan produk komersial yang bisa menjadi pemasukan bagi universitas.  Inilah salah satu contoh keberhasilan bisnis yang dilakukan di kampus.

"Tadi saya melihat dan mencoba sendiri, produk dari patchouli di USK store. Sungguh mengagumkan, produk komersial semacam itu bisa dihasilkan oleh universitas," ungkap Ina Lepel.

Ia menambahkan, selama ini Jerman membeli patchouli dari India. Kemudian baru diketahui bahwa nilam yang dibeli itu berasal dari Indonesia, khususnya Aceh sebagai penghasil nilam terbaik.

Karena itu, Ina Lepel sebagai Duta Besar Jerman akan mengupayakan rkomunikasi dengan perusahaan di negaranya untuk menjalin hubungan perdagangan sektor nilam dengan Indonesia.

baca juga

"Saya akan mencoba melakukan pembicaraan tentang kemungkinan kolaborasi antara perusahaan Jerman dan Indonesia terkait perdagangan patchouli," tandas Ina Lepel.

Kekinian, ARC USK Banda Aceh sedang bekerja sama dengan Fraunhofer Institute Jerman mengembangkan produk skincare dan kosmetika dari minyak nilam.

Selain itu, produk-produk inovasi nilam USK juga sudah mengikuti expo inovasi terbesar dunia di Hannover Messe pada Mei 2023.

Wakil Rektor I USK, Agussabti mengucapkan terima kasih kepada Duta Besar Jerman atas kunjungannya, dan USK siap bekerja sama dengan Jerman dalam berbagai bidang. Apalagi banyak dosen USK adalah alumni dari berbagai universitas ternama di Jerman.

USK memiliki 12 fakultas dan lebih dari 140 prodi dengan 34 ribu mahasiswa dan sekitar 1.700 dosen. Inilah potensi besar untuk bisa melaksanakan berbagai program kerja sama antara dua negara.

"USK siap bekerja sama dalam kolaborasi pendidikan, penelitian, inovasi dan bisnis dengan berbagai institusi Jerman di masa yang akan datang," sambut Agussabti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Potensi Laut Rp3.000 Triliun Menganggur, Kredit Perikanan Cuma 0,35 Persen

Potensi Laut Rp3.000 Triliun Menganggur, Kredit Perikanan Cuma 0,35 Persen

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 15:53 WIB

Perkuat Ekosistem Transportasi Nasional, Isuzu Tegaskan Komitmen Dukung Sektor Logistik

Perkuat Ekosistem Transportasi Nasional, Isuzu Tegaskan Komitmen Dukung Sektor Logistik

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 16:45 WIB

Program Wangikan Masjid Sasar 50 Masjid di Banda Aceh

Program Wangikan Masjid Sasar 50 Masjid di Banda Aceh

Foto | Jum'at, 04 September 2026 | 15:30 WIB

Bendera Bulan Bintang Berkibar di Aceh, Akademisi Soroti Rekonsiliasi yang Belum Tuntas

Bendera Bulan Bintang Berkibar di Aceh, Akademisi Soroti Rekonsiliasi yang Belum Tuntas

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:11 WIB

Usai Kericuhan Penurunan Merah Putih, Kapolri Pastikan Aceh Terkendali

Usai Kericuhan Penurunan Merah Putih, Kapolri Pastikan Aceh Terkendali

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:48 WIB

Bendera Bintang Bulan Berkibar, Aksi Hari Damai Aceh Kisruh, TNI Dikeroyok

Bendera Bintang Bulan Berkibar, Aksi Hari Damai Aceh Kisruh, TNI Dikeroyok

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Bandara Husein Sastranegara Bandung Kembali Layani Pesawat Jet Komersial

Bandara Husein Sastranegara Bandung Kembali Layani Pesawat Jet Komersial

Foto | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Strategi Isuzu Tingkatkan Produktivitas Bisnis Melalui Layanan Purna Jual Terintegrasi

Strategi Isuzu Tingkatkan Produktivitas Bisnis Melalui Layanan Purna Jual Terintegrasi

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:10 WIB

4 Parfum Lokal Rumah Atsiri Terlaris di Shopee, Wanginya Tidak Pasaran

4 Parfum Lokal Rumah Atsiri Terlaris di Shopee, Wanginya Tidak Pasaran

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 09:05 WIB

Isuzu Catatkan Produksi 300 Ribu Unit di Tengah Ketatnya Persaingan Kendaraan Komersial Tanah Air

Isuzu Catatkan Produksi 300 Ribu Unit di Tengah Ketatnya Persaingan Kendaraan Komersial Tanah Air

Otomotif | Senin, 20 Juli 2026 | 16:07 WIB

Terkini

Heboh Kabar Cerai, Mengukur Kecocokan Weton Sara Wijayanto dan Demian Aditya Menurut Primbon Jawa

Heboh Kabar Cerai, Mengukur Kecocokan Weton Sara Wijayanto dan Demian Aditya Menurut Primbon Jawa

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 09:23 WIB

Kisah Solihin Lolos dari Maut: Lari Saat Hawa Panas Mulai Membakar Lapak di Kebayoran Lama

Kisah Solihin Lolos dari Maut: Lari Saat Hawa Panas Mulai Membakar Lapak di Kebayoran Lama

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:20 WIB

Menteri Mukhtarudin: Bonus Demografi Harus Diubah Jadi Kekuatan SDM Global

Menteri Mukhtarudin: Bonus Demografi Harus Diubah Jadi Kekuatan SDM Global

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:20 WIB

IHSG Bangkit Pada Awal Perdagangan Tapi Masih di Level 6.200, Pantau AMMN

IHSG Bangkit Pada Awal Perdagangan Tapi Masih di Level 6.200, Pantau AMMN

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:19 WIB

5 Cara Memilih Shade Bedak Two Way Cake yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang

5 Cara Memilih Shade Bedak Two Way Cake yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 09:15 WIB

Disokong China, Ini Kabar Terbaru Proyek Megah Bendungan Jenelata Gowa Rp4,15 Triliun

Disokong China, Ini Kabar Terbaru Proyek Megah Bendungan Jenelata Gowa Rp4,15 Triliun

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 09:06 WIB

351 Warga Keracunan MBG di Purworejo! DPR Desak BGN Audit Total Standar Keamanan

351 Warga Keracunan MBG di Purworejo! DPR Desak BGN Audit Total Standar Keamanan

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:02 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stagnan, Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Stagnan, Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 08:56 WIB

PI Migas Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Pemprov Sulsel dan Wajo Dapat 'Durian Runtuh'

PI Migas Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Pemprov Sulsel dan Wajo Dapat 'Durian Runtuh'

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 08:47 WIB

Lebih dari Sekadar Ilmu, Pengalaman Ini Mengajarkan Generasi Muda Arti Kepedulian

Lebih dari Sekadar Ilmu, Pengalaman Ini Mengajarkan Generasi Muda Arti Kepedulian

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 08:42 WIB

×