Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Nilai Ekonomi Patchouli Tinggi, Kampus di Banda Aceh Ini Sediakan Produk Komersial

RR Ukirsari Manggalani

Jum'at, 05 Juli 2024 | 18:41 WIB
Nilai Ekonomi Patchouli Tinggi, Kampus di Banda Aceh Ini Sediakan Produk Komersial
Dubes Jerman Ina Lepel saat berkunjung ke ARC USK Banda Aceh, di Banda Aceh, Jumat (5/7/2024) [ANTARA/HO/ARC USK]

Suara.com - Patchouli atau nilam adalah tanaman semak yang bisa diolah menjadi minyak atsiri. Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh adalah perguruan tinggi di Tanah Air yang mengembangkan riset dan inovasi nilam lewat Atsiri Research Center (ARC) Pusat Unggulan Iptek Perguruan Tinggi (PUIPT).

Dikutip dari kantor berita Antara, Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Yang Mulia Ina Lepel mengadakan kunjungan kerja dan diskusi informal bersama civitas akademika dan ARC Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.

Ina Lepel menyatakan bahwa inovasi nilam oleh ARC PUIPT USK Banda Aceh bisa menjadi percontohan untuk perguruan tinggi lainnya.

"Inovasi nilam ini menjadi salah satu contoh terbaik , bagaimana kampus mengembangkan inovasi riset," jelas Duta Besar Ina Lepel, di Banda Aceh, pada Jumat (5/7/2024).

Menurutnya, inovasi nilam yang dilakukan ARC USK Banda Aceh sudah menghasilkan banyak produk yang berkualitas, seperti parfum, kosmetik, hand sanitizer dan lainnya.

Dari produk inovasi, kampus Universitas Syiah Kuala Banda Aceh telah menyediakan produk komersial yang bisa menjadi pemasukan bagi universitas.  Inilah salah satu contoh keberhasilan bisnis yang dilakukan di kampus.

"Tadi saya melihat dan mencoba sendiri, produk dari patchouli di USK store. Sungguh mengagumkan, produk komersial semacam itu bisa dihasilkan oleh universitas," ungkap Ina Lepel.

Ia menambahkan, selama ini Jerman membeli patchouli dari India. Kemudian baru diketahui bahwa nilam yang dibeli itu berasal dari Indonesia, khususnya Aceh sebagai penghasil nilam terbaik.

Karena itu, Ina Lepel sebagai Duta Besar Jerman akan mengupayakan rkomunikasi dengan perusahaan di negaranya untuk menjalin hubungan perdagangan sektor nilam dengan Indonesia.

baca juga

"Saya akan mencoba melakukan pembicaraan tentang kemungkinan kolaborasi antara perusahaan Jerman dan Indonesia terkait perdagangan patchouli," tandas Ina Lepel.

Kekinian, ARC USK Banda Aceh sedang bekerja sama dengan Fraunhofer Institute Jerman mengembangkan produk skincare dan kosmetika dari minyak nilam.

Selain itu, produk-produk inovasi nilam USK juga sudah mengikuti expo inovasi terbesar dunia di Hannover Messe pada Mei 2023.

Wakil Rektor I USK, Agussabti mengucapkan terima kasih kepada Duta Besar Jerman atas kunjungannya, dan USK siap bekerja sama dengan Jerman dalam berbagai bidang. Apalagi banyak dosen USK adalah alumni dari berbagai universitas ternama di Jerman.

USK memiliki 12 fakultas dan lebih dari 140 prodi dengan 34 ribu mahasiswa dan sekitar 1.700 dosen. Inilah potensi besar untuk bisa melaksanakan berbagai program kerja sama antara dua negara.

"USK siap bekerja sama dalam kolaborasi pendidikan, penelitian, inovasi dan bisnis dengan berbagai institusi Jerman di masa yang akan datang," sambut Agussabti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lifestyle Hub Baru di Gading Serpong, Hunian dan Kawasan Komersial yang Terintegrasi

Lifestyle Hub Baru di Gading Serpong, Hunian dan Kawasan Komersial yang Terintegrasi

Lifestyle | Minggu, 03 Mei 2026 | 22:18 WIB

Produksi Rumput Laut Naik, Kenapa Nilainya Masih Rendah?

Produksi Rumput Laut Naik, Kenapa Nilainya Masih Rendah?

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 14:26 WIB

Industri Kendaraan Komersial Masih Hadapi Tantangan Meski GIICOMVEC 2026 Diklaim Sukses Besar

Industri Kendaraan Komersial Masih Hadapi Tantangan Meski GIICOMVEC 2026 Diklaim Sukses Besar

Otomotif | Senin, 13 April 2026 | 21:20 WIB

GIICOMVEC 2026 Jadi Kiblat Solusi Transportasi dan Logistik Indonesia

GIICOMVEC 2026 Jadi Kiblat Solusi Transportasi dan Logistik Indonesia

Otomotif | Rabu, 08 April 2026 | 13:49 WIB

Inovasi Mobil Niaga Listrik Siap Ramaikan Pameran Giicomvec 2026 di Jakarta

Inovasi Mobil Niaga Listrik Siap Ramaikan Pameran Giicomvec 2026 di Jakarta

Otomotif | Senin, 30 Maret 2026 | 17:55 WIB

Pilihan Kendaraan Komersial Ringan di Tengah Isu Impor Pemerintah

Pilihan Kendaraan Komersial Ringan di Tengah Isu Impor Pemerintah

Otomotif | Jum'at, 13 Maret 2026 | 18:10 WIB

Masjid Raya Baiturrahman Resmi Ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional

Masjid Raya Baiturrahman Resmi Ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional

Foto | Senin, 09 Maret 2026 | 19:25 WIB

Ambisi Ekspor Kendaraan Komersial Indonesia Melambung di GIICOMVEC 2026

Ambisi Ekspor Kendaraan Komersial Indonesia Melambung di GIICOMVEC 2026

Otomotif | Senin, 23 Februari 2026 | 21:47 WIB

Perlancar Distribusi Bantuan, Kementerian PU Buka Fungsional Tol SigliBanda Aceh 24 Jam

Perlancar Distribusi Bantuan, Kementerian PU Buka Fungsional Tol SigliBanda Aceh 24 Jam

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 17:39 WIB

Bandara IKN Kini Tak Hanya Layani VVIP, Tapi Bisa Penerbangan Komersial

Bandara IKN Kini Tak Hanya Layani VVIP, Tapi Bisa Penerbangan Komersial

Bisnis | Senin, 05 Januari 2026 | 16:15 WIB

Terkini

Finex: Kepatuhan dan Edukasi Lebih Penting daripada Janji Untung Trading

Finex: Kepatuhan dan Edukasi Lebih Penting daripada Janji Untung Trading

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:23 WIB

Purbaya Sepakat Polisi Hukum Pelaku Impor Pakaian Bekas Ilegal Pakai UU Pengelolaan Sampah

Purbaya Sepakat Polisi Hukum Pelaku Impor Pakaian Bekas Ilegal Pakai UU Pengelolaan Sampah

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:09 WIB

Profil PT Prodia Diagnostic Line: Saham IPO, Benarkah Ada 'Peran' Prajogo Pangestu?

Profil PT Prodia Diagnostic Line: Saham IPO, Benarkah Ada 'Peran' Prajogo Pangestu?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:59 WIB

IHSG Kembali Terperosok 1,29% di Sesi I, ANTM hingga INCO Jadi Pemberat

IHSG Kembali Terperosok 1,29% di Sesi I, ANTM hingga INCO Jadi Pemberat

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:41 WIB

Daftar Pemegang Saham RANS Entertainmen, Ini Gurita Bisnis yang Mau IPO

Daftar Pemegang Saham RANS Entertainmen, Ini Gurita Bisnis yang Mau IPO

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:28 WIB

Purbaya Sita 43 Kontainer Pakaian Impor Bekas dari Bea Cukai, Nilainya Rp 53,9 M

Purbaya Sita 43 Kontainer Pakaian Impor Bekas dari Bea Cukai, Nilainya Rp 53,9 M

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:27 WIB

DSI Diam-diam Bertemu ke Sekuritas, Ini Dampaknya ke Saham Komoditas

DSI Diam-diam Bertemu ke Sekuritas, Ini Dampaknya ke Saham Komoditas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:27 WIB

RANS Entertaiment Mau IPO, Nama Kaesang Pangarep dan Kepala BP BUMN Jadi Pemegang Saham

RANS Entertaiment Mau IPO, Nama Kaesang Pangarep dan Kepala BP BUMN Jadi Pemegang Saham

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 11:39 WIB

IPO RANS, Perusahaan Akui Risiko Besar di Balik Ketergantungan pada Raffi Ahmad-Nagita Slavina

IPO RANS, Perusahaan Akui Risiko Besar di Balik Ketergantungan pada Raffi Ahmad-Nagita Slavina

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:56 WIB

Haris Rusly Moti: Ada Kaum Oligarki Serakahnomic di Balik Narasi 1998 Redux

Haris Rusly Moti: Ada Kaum Oligarki Serakahnomic di Balik Narasi 1998 Redux

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:55 WIB