Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Pabrik Tepung Terkemuka Kebakaran, PT Kobe Boga Utama Punya Siapa?

Rifan Aditya

Selasa, 09 Juli 2024 | 15:38 WIB
Pabrik Tepung Terkemuka Kebakaran, PT Kobe Boga Utama Punya Siapa?
pabrik PT Kobe Boga Utama kebakaran (Instagram/abouttng)

Suara.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Banten, melaporkan bahwa sebuah pabrik makaroni milik PT Kobe Boga Utama di Kawasan Industri Jatake, Kecamatan Cikupa, terbakar pada Minggu sekitar pukul 13.45 WIB. Lantas seperti apa profil PT Kobe Boga Utama ini?

Dikutip dari berbagai sumber, kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat, di Tangerang pada hari Minggu mengatakan bahwa untuk mengatasi kebakaran tersebut, mereka mengerahkan enam unit mobil pemadam kebakaran dengan belasan personel. Dari laporan yang diterima, kebakaran pabrik PT Kobe Boga Utama terjadi pada pukul 13.45 WIB.

Kebakaran terjadi di pabrik makaroni milik PT Kobe Boga Utama. Dikatakan pula bahwa segera setelah peristiwa tersebut terjadi, pihaknya langsung mengirimkan petugas gabungan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Menurut Ujat, api yang membakar sebagian bangunan pabrik makaroni tersebut dengan cepat menyebar ke seluruh area karena terdapat banyak bahan yang mudah terbakar di dalam pabrik.

Ujat juga mengatakan bahwa saat ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, karena kami masih fokus pada pemadaman. Lebih lanjut, Ujat menyatakan bahwa api berhasil dipadamkan dan seluruh pegawai di dalam pabrik telah dievakuasi dengan aman.

Profil PT Kobe Boga

PT Kobe Boga Utama didirikan oleh pasangan Hestia Utomo dan Sarwo Utomo pada tahun 1979. Kobe memulai usaha sebagai industri rumahan di Semarang dengan produk pertama berupa Tepung Bumbu, yang merupakan tepung bumbu siap pakai pertama di Indonesia.

Sebagai pionir dalam tepung bumbu siap pakai, perusahaan terus berinovasi untuk mengembangkan bisnisnya. Dengan fokus pada kualitas produk terbaik bagi konsumen ritel di Indonesia, PT Kobe Boga Utama telah berhasil berkembang pesat.

Pada tahun 1995, pabrik Kobe dipindahkan ke kawasan industri di Tangerang untuk mendukung pengembangan bisnis. Di tahun yang sama, merek ekspor Bali Kitchen diluncurkan, menyediakan produk dengan konsep kuliner tradisional Indonesia seperti rempah-rempah, bumbu, saus, mie, acar, dan makanan pelengkap lainnya.

Pada tahun 2006, Kobe membuka divisi Food Service untuk melayani pelanggan industri makanan dan ritel, menawarkan produk dan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Pelanggan industri Kobe mencakup beberapa perusahaan multinasional di sektor makanan dan ritel. Perusahaan terus melakukan diversifikasi produk untuk memenuhi kebutuhan konsumen, memperkuat eksistensi merek KOBE di pasar ritel Indonesia. 

baca juga

Pada tahun 2012, Kobe meluncurkan salah satu produk sambal tabur pertama di Indonesia, BonCabe Sambal Tabur, yang mendapat sambutan pasar yang luar biasa. Produk ini menawarkan rasa pedas yang aman dikonsumsi karena terbuat dari cabe asli pilihan.

Kobe terus berinovasi dengan mengembangkan varian rasa baru dan berbagai tingkat kepedasan pada produk BonCabe Sambal Tabur, seperti BonCabe Bumbu Rujak Buah Level 10, BonCabe rasa Nori level 2, BonCabe Original level 50 Max End, BonCabe Original level 30, BonCabe Ikan Roa level 15, BonCabe Bawang Goreng level 10, BonCabe Teri level 3, dan BonCabe Ebi Kriuk level 2.

Sambutan pasar yang baik terhadap produk BonCabe mendorong perusahaan untuk memperluas produk BonCabe, yang kini juga mencakup mie instan dan cemilan.

Produk PT Kobe Boga

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, PT Kobe Boga Utama memulai usahanya sebagai produsen tepung bumbu siap pakai untuk konsumen. Saat ini, Kobe memiliki empat sektor bisnis utama yang mencakup produksi makanan dan minuman untuk ritel, ekspor, layanan makanan, serta kerjasama manufaktur.

Merek dagang unggulan yang dimiliki PT Kobe Boga Utama, seperti Kobe, BonCabe, dan Selera Saus Tiram, mampu memimpin pasar ritel Indonesia. Varian produk yang dihasilkan mencakup berbagai kategori, seperti berbagai jenis tepung bumbu, saus, bumbu, dan sambal tabur. Jaringan distribusi perusahaan telah mencakup seluruh wilayah penjualan secara nasional, baik di pasar tradisional maupun modern.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Permendag 8/2024 Buat Industri Petrokimia Nasional Ketar-ketir

Permendag 8/2024 Buat Industri Petrokimia Nasional Ketar-ketir

Bisnis | Selasa, 09 Juli 2024 | 06:32 WIB

Pabrik BYD di Thailand Resmi Beroperasi, Akan Ekspor ke ASEAN

Pabrik BYD di Thailand Resmi Beroperasi, Akan Ekspor ke ASEAN

Otomotif | Senin, 08 Juli 2024 | 20:36 WIB

Ribut-ribut Kemenperin dan Kemendag Soal Permendag Impor

Ribut-ribut Kemenperin dan Kemendag Soal Permendag Impor

Bisnis | Senin, 08 Juli 2024 | 17:23 WIB

Pabrik Tekstil Raksasa Sai Apparel di Jawa Tengah Bangkrut, PHK Massal 8.000 Pekerja

Pabrik Tekstil Raksasa Sai Apparel di Jawa Tengah Bangkrut, PHK Massal 8.000 Pekerja

Bisnis | Senin, 08 Juli 2024 | 14:48 WIB

BonCabe Gelar Nonton Bareng Pertandingan MPL Alter Ego

BonCabe Gelar Nonton Bareng Pertandingan MPL Alter Ego

Press Release | Kamis, 23 Maret 2023 | 09:00 WIB

Terkini

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:08 WIB

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:50 WIB

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:46 WIB

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:41 WIB

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:32 WIB

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:29 WIB

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:23 WIB

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:14 WIB

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:11 WIB

Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya

Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:44 WIB