Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Bukan Dirinya! Sri Mulyani Ungkap Pemikiran Orang-orang Ini Bisa Tentukan Nasib Ekonomi RI Kedepan

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 11 Juli 2024 | 19:54 WIB
Bukan Dirinya! Sri Mulyani Ungkap Pemikiran Orang-orang Ini Bisa Tentukan Nasib Ekonomi RI Kedepan
“Cara Anda berpikir, menganalisa, membuat rekomendasi kebijakan, Anda bisa mengubah nasib bangsa Indonesia," kata Sri Mulyani.

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani berharap kepada seluruh jajaran Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan untuk terus belajar, berpikir, dan melihat fenomena Indonesia untuk menjawab berbagai tantangan hari ini dan ke depan.

“BKF adalah unit yang memang didesain untuk selalu berpikir. Karena di tangan Anda, di dalam cara Anda berpikir dan di dalam Anda menggunakan waktu Anda, sesungguhnya Indonesia merugi, kecuali kalau orang-orang BKF selalu berpikir dan berikhtiar untuk bisa menjawab tantangan hari ini dan ke depan dengan keikhlasan,” kata Menkeu dalam Townhall BKF ke-18 seperti dikutip dari laman kemenkeu pada Kamis (11/7/2024).

Menkeu meminta agar jajaran BKF menjadi pegawai yang terus menerus dan tidak pernah berhenti belajar, membaca, dan melihat fenomena, tak hanya masalah ekonomi, tetapi juga politik, sosial, dan budaya, hingga teknologi.

“Cara Anda berpikir, menganalisa, membuat rekomendasi kebijakan, Anda bisa mengubah nasib bangsa Indonesia. Anda punya privilege untuk dibolehkan berpikir dan kemudian merekomendasikan (kebijakan). Kita memikirkan bangsa Indonesia untuk bisa terus maju ke depan,” ujar Menkeu.

Untuk menjawab tantangan negara, BKF harus melihat semua data dan informasi, berpikir kreatif dan inovatif, serta melakukan kolaborasi untuk menghasilkan kerja tim yang baik.

“Saya minta teman-teman BKF menjadi manusia yang bisa mengelola hubungan manusia dengan baik. BKF adalah tempat kolaborasi, tempat untuk mengukir prestasi, berkompetisi secara sehat. Kalau Anda punya kemampuan untuk bisa kontribusi dan menciptakan hubungan yang baik, maka Anda adalah aset bagi tidak hanya BKF, tidak hanya untuk Kementerian Keuangan, tapi aset Republik Indonesia,” kata Menkeu.

Selain itu, Menkeu juga meminta BKF untuk menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan menjadi pribadi yang rendah hati sehingga dapat menghasilkan pekerjaan yang baik.

“Karena hanya orang yang humble, dia punya open mindedness. Humility, kerendahan hati, dan humbleness adalah necessary condition untuk kalian bisa menyerap ilmu baru, informasi baru, membuat analisa yang baru. Anda akan bisa terus belajar,” ujar Menkeu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Happy Sri Mulyani Terganggu, Kini Was-was Jelang Pelantikan Prabowo

Happy Sri Mulyani Terganggu, Kini Was-was Jelang Pelantikan Prabowo

Bisnis | Rabu, 10 Juli 2024 | 14:24 WIB

Anggaran Bansos 2024 Terpakai Rp 75,8 Triliun, Begini Rinciannya

Anggaran Bansos 2024 Terpakai Rp 75,8 Triliun, Begini Rinciannya

Bisnis | Selasa, 09 Juli 2024 | 14:19 WIB

Ekonomi Sulit, Penerimaan Duit Pajak Mulai Seret

Ekonomi Sulit, Penerimaan Duit Pajak Mulai Seret

Bisnis | Selasa, 09 Juli 2024 | 13:10 WIB

Terkini

Harga Emas Antam Meroket, Hari Ini Dipatok Rp 2.789.000 per Gram

Harga Emas Antam Meroket, Hari Ini Dipatok Rp 2.789.000 per Gram

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:06 WIB

Pertamina Operasikan Kapal Raksasa Pengangkut BBM, Bisa Angkut 160 Ribu KL

Pertamina Operasikan Kapal Raksasa Pengangkut BBM, Bisa Angkut 160 Ribu KL

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:01 WIB

Harga Minyak Dunia Jatuh Usai Trump Buka Ruang Negosiasi dengan Iran

Harga Minyak Dunia Jatuh Usai Trump Buka Ruang Negosiasi dengan Iran

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:57 WIB

IHSG Bisa Rebound Hari Ini, Saham BUMI dan PTRO Masuk Rekomendasi

IHSG Bisa Rebound Hari Ini, Saham BUMI dan PTRO Masuk Rekomendasi

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:53 WIB

Rupiah Terpuruk, DPR Desak Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur

Rupiah Terpuruk, DPR Desak Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:18 WIB

Industri Herbal RI Mulai Hilirisasi, Tak Mau Lagi Jual Bahan Mentah

Industri Herbal RI Mulai Hilirisasi, Tak Mau Lagi Jual Bahan Mentah

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:06 WIB

Jualan Digital, Begini Strategi UMKM Biar Makin Cuan

Jualan Digital, Begini Strategi UMKM Biar Makin Cuan

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:03 WIB

Wall Street Ditutup Bervariasi di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia

Wall Street Ditutup Bervariasi di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:55 WIB

Mark Dynamics (MARK) Tebar Dividen Rp90 per Saham, Berikut Jadwalnya

Mark Dynamics (MARK) Tebar Dividen Rp90 per Saham, Berikut Jadwalnya

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:36 WIB

IHSG Anjlok 4 Persen, BEI Minta Investor Tetap Tenang

IHSG Anjlok 4 Persen, BEI Minta Investor Tetap Tenang

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:18 WIB