Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Bukan Dirinya! Sri Mulyani Ungkap Pemikiran Orang-orang Ini Bisa Tentukan Nasib Ekonomi RI Kedepan

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 11 Juli 2024 | 19:54 WIB
Bukan Dirinya! Sri Mulyani Ungkap Pemikiran Orang-orang Ini Bisa Tentukan Nasib Ekonomi RI Kedepan
“Cara Anda berpikir, menganalisa, membuat rekomendasi kebijakan, Anda bisa mengubah nasib bangsa Indonesia," kata Sri Mulyani.

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani berharap kepada seluruh jajaran Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan untuk terus belajar, berpikir, dan melihat fenomena Indonesia untuk menjawab berbagai tantangan hari ini dan ke depan.

“BKF adalah unit yang memang didesain untuk selalu berpikir. Karena di tangan Anda, di dalam cara Anda berpikir dan di dalam Anda menggunakan waktu Anda, sesungguhnya Indonesia merugi, kecuali kalau orang-orang BKF selalu berpikir dan berikhtiar untuk bisa menjawab tantangan hari ini dan ke depan dengan keikhlasan,” kata Menkeu dalam Townhall BKF ke-18 seperti dikutip dari laman kemenkeu pada Kamis (11/7/2024).

Menkeu meminta agar jajaran BKF menjadi pegawai yang terus menerus dan tidak pernah berhenti belajar, membaca, dan melihat fenomena, tak hanya masalah ekonomi, tetapi juga politik, sosial, dan budaya, hingga teknologi.

“Cara Anda berpikir, menganalisa, membuat rekomendasi kebijakan, Anda bisa mengubah nasib bangsa Indonesia. Anda punya privilege untuk dibolehkan berpikir dan kemudian merekomendasikan (kebijakan). Kita memikirkan bangsa Indonesia untuk bisa terus maju ke depan,” ujar Menkeu.

Untuk menjawab tantangan negara, BKF harus melihat semua data dan informasi, berpikir kreatif dan inovatif, serta melakukan kolaborasi untuk menghasilkan kerja tim yang baik.

“Saya minta teman-teman BKF menjadi manusia yang bisa mengelola hubungan manusia dengan baik. BKF adalah tempat kolaborasi, tempat untuk mengukir prestasi, berkompetisi secara sehat. Kalau Anda punya kemampuan untuk bisa kontribusi dan menciptakan hubungan yang baik, maka Anda adalah aset bagi tidak hanya BKF, tidak hanya untuk Kementerian Keuangan, tapi aset Republik Indonesia,” kata Menkeu.

Selain itu, Menkeu juga meminta BKF untuk menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan menjadi pribadi yang rendah hati sehingga dapat menghasilkan pekerjaan yang baik.

“Karena hanya orang yang humble, dia punya open mindedness. Humility, kerendahan hati, dan humbleness adalah necessary condition untuk kalian bisa menyerap ilmu baru, informasi baru, membuat analisa yang baru. Anda akan bisa terus belajar,” ujar Menkeu.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Happy Sri Mulyani Terganggu, Kini Was-was Jelang Pelantikan Prabowo

Happy Sri Mulyani Terganggu, Kini Was-was Jelang Pelantikan Prabowo

Bisnis | Rabu, 10 Juli 2024 | 14:24 WIB

Anggaran Bansos 2024 Terpakai Rp 75,8 Triliun, Begini Rinciannya

Anggaran Bansos 2024 Terpakai Rp 75,8 Triliun, Begini Rinciannya

Bisnis | Selasa, 09 Juli 2024 | 14:19 WIB

Ekonomi Sulit, Penerimaan Duit Pajak Mulai Seret

Ekonomi Sulit, Penerimaan Duit Pajak Mulai Seret

Bisnis | Selasa, 09 Juli 2024 | 13:10 WIB

Terkini

Kapan WIKA, WSKT, dan INAF Delisting? Ini Penjelasan BEI

Kapan WIKA, WSKT, dan INAF Delisting? Ini Penjelasan BEI

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 17:21 WIB

Impor Garam Naik 13,1%, Target Swasembada 2027 Terancam

Impor Garam Naik 13,1%, Target Swasembada 2027 Terancam

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 17:16 WIB

Emiten TUGU Andalkan GCG untuk Dongkrak Daya Saing Bisnis

Emiten TUGU Andalkan GCG untuk Dongkrak Daya Saing Bisnis

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 17:10 WIB

IHSG Tembus Level 6.000, BBCA dan BRI Jadi Jagoannya

IHSG Tembus Level 6.000, BBCA dan BRI Jadi Jagoannya

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 16:48 WIB

Sosok 'Pemilik' ENHYPEN, Punya Harta Tiga Kali Lipat LHKPN Menteri Terkaya RI

Sosok 'Pemilik' ENHYPEN, Punya Harta Tiga Kali Lipat LHKPN Menteri Terkaya RI

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 16:31 WIB

Rupiah Masih Terpuruk, Betah di Level Rp18.000

Rupiah Masih Terpuruk, Betah di Level Rp18.000

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 16:12 WIB

Jadwal Stock Split Saham RMKE

Jadwal Stock Split Saham RMKE

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 16:03 WIB

Sosok Pemilik Ryanair, Maskapai yang Viral Jendela Copot saat Pesawat Terbang

Sosok Pemilik Ryanair, Maskapai yang Viral Jendela Copot saat Pesawat Terbang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 15:50 WIB

BEI Jawab Isu Dana Asing Banyak Kabur dari Pasar Modal Gara-gara Pidato Prabowo

BEI Jawab Isu Dana Asing Banyak Kabur dari Pasar Modal Gara-gara Pidato Prabowo

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 15:22 WIB

Danantara Baru Mau Jalankan 26 Proyek Hilirisasi Rp225 Triliun

Danantara Baru Mau Jalankan 26 Proyek Hilirisasi Rp225 Triliun

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 15:13 WIB

×