Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.575.000
Beli Rp2.447.000
IHSG 5.643,194
LQ45 553,105
Srikehati 276,229
JII 331,154
USD/IDR 17.957

Adik Prabowo Bongkar Rencana Ambisius Soal Utang Negara

Achmad Fauzi

Jum'at, 12 Juli 2024 | 10:37 WIB
Adik Prabowo Bongkar Rencana Ambisius Soal Utang Negara
Tepis Soal Dinasti Keluarga, Hashim Djojohadikusumo: Ngaca Dong, Dulu Pas Mas Gibran Jadi Wali Kota Gak Disebut Itu (Suara.com/Mae Harsa)

Suara.com - Presiden terpilih Prabowo Subianto sepertinya akan membiarkan rasio utang negara membengkak hingga 50 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Hal ini untuk membiayai program ambisiusnya selama menjabat menjadi kepala negara.

Hal ini diungkapkan oleh adik kandung Prabowo Hashim Djojohadikusumo yang berbicara kepada media asing Financial Times. Dalam wawancara itu, pemerintahan yang baru akan meningkatkan rasio utang terhadap PDB naik menjadi 50 persen, dari 39 persen saat ini. 

"Idenya adalah untuk meningkatkan pendapatan dan meningkatkan tingkat utang. Saya telah berbicara dengan Bank Dunia dan mereka berpendapat bahwa 50 persen adalah angka yang bijaksana," ujar Hashim seperti yang dikutip, Jumat (12/7/2024).

Adapun, berdasarkan Undang-undang (UU) APBN, batas rasio utang terhadap PDB mencapai 60 persen. Namun, Menurut Hashim, meskipun rasio utang naik, pemerintahan Prabowo tetap menggenjot pendapatan dari pajak dan lain-lain.

"Kami tidak ingin meningkatkan tingkat utang tanpa meningkatkan pendapatan. Pajak, pajak cukai, royalti dari pertambangan, dan bea masuk," ucap dia.

Perubahan nilai utang pemerintahan Prabowo ini berbeda dengan sikap konservatif Joko Widodo yang justru komoditas jadi andalan utama ekonomi.

Hashim adalah salah satu penasihat terdekat Prabowo dan akan memainkan peran yang berpengaruh saat pemerintahan baru mulai menjabat pada bulan Oktober.

Dengan adanya komentar ini membuktikan benar bahwa adanya rencana Prabowo yang memang ingin menambah utang.

Sebelumnya, Para ekonom telah memperingatkan bahwa rasio utang sebesar 50 persen akan mendorong defisit anggaran melampaui batas yang diizinkan sebesar 3 persen. Hal ini juga dapat membebani rupiah, yang telah jatuh lebih dari 5 persen terhadap dolar AS tahun ini.

baca juga

Program besar Prabowo adalah program makan bergizi gratis untuk anak sekolah dan ibu hamil, yang menurut perkiraan para pembantunya akan menelan biaya USD 28 miliar .

Hashim mengatakan program pangan tersebut akan berperan sebagai stimulus bagi perekonomian dan menambah setidaknya 1,2 poin persentase terhadap PDB. Namun, ia menekankan bahwa rasio utang hanya akan dibiarkan naik jika pendapatan pemerintah juga meningkat.

Akan tetapi, Data IMF mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki salah satu rasio pendapatan terhadap PDB terendah di Asia Tenggara, sekitar 14 persen.

Hashim, menambahkan bahwa beberapa inisiatif lain akan mendukung target Prabowo sebesar 8 persen pertumbuhan tahunan, termasuk membangun lebih banyak pembangkit listrik, kilang minyak, dan rumah, serta memperluas produksi pangan. 

Prabowo berencana mendirikan badan pendapatan negara untuk meningkatkan penerimaan pajak, meskipun para ekonom telah memperingatkan bahwa hal itu tidak akan mudah. Ia juga mempertimbangkan pemotongan subsidi dan penjualan aset negara untuk menopang penerimaan negara. 

"Kami akan tetap membuat peringkat layak investasi pada tingkat itu," kata Hashim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Faisal Basri Semprot Prabowo Soal Rencana Kerek Rasio Utang: Arogan Generasi Sekarang!

Faisal Basri Semprot Prabowo Soal Rencana Kerek Rasio Utang: Arogan Generasi Sekarang!

Bisnis | Kamis, 11 Juli 2024 | 20:21 WIB

Ambisi Prabowo Muluskan Program Makan Bergizi Gratis, Gali Utang Hingga 50% dari PDB

Ambisi Prabowo Muluskan Program Makan Bergizi Gratis, Gali Utang Hingga 50% dari PDB

Bisnis | Kamis, 11 Juli 2024 | 19:20 WIB

Soal Isu Prabowo Tak Mau Pindah ke IKN, Bahlil Marah Besar

Soal Isu Prabowo Tak Mau Pindah ke IKN, Bahlil Marah Besar

Bisnis | Kamis, 11 Juli 2024 | 15:04 WIB

Terkini

Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell

Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:28 WIB

Iran Tolak Temui Utusan AS, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

Iran Tolak Temui Utusan AS, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:10 WIB

Awal Bulan Juli, Rupiah Tertekan Lawan Dolar AS ke Level Rp17.980

Awal Bulan Juli, Rupiah Tertekan Lawan Dolar AS ke Level Rp17.980

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:32 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai dan Telur Kompak Turun, Minyak Goreng Kemasan Masih Merangkak Naik

Harga Pangan Hari Ini: Cabai dan Telur Kompak Turun, Minyak Goreng Kemasan Masih Merangkak Naik

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:24 WIB

Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian Hari Ini, 1 Juli 2026

Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian Hari Ini, 1 Juli 2026

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:23 WIB

IHSG Sempat Dibuka Melemah Tapi Langsung Hijau, BBCA Masih Dijual Asing

IHSG Sempat Dibuka Melemah Tapi Langsung Hijau, BBCA Masih Dijual Asing

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:19 WIB

Misbakhun Sebut Sentimen Negatif Jadi Penyebab IHSG Anjlok Meski Fundamental Ekonomi Kuat

Misbakhun Sebut Sentimen Negatif Jadi Penyebab IHSG Anjlok Meski Fundamental Ekonomi Kuat

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:17 WIB

Tok! Tarif Listrik Juli - September 2026 Tidak Naik!

Tok! Tarif Listrik Juli - September 2026 Tidak Naik!

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:10 WIB

Kinerja Emiten Tak Jelek, Misbakhun Heran IHSG Terus Anjlok

Kinerja Emiten Tak Jelek, Misbakhun Heran IHSG Terus Anjlok

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:57 WIB

Tarif Listrik PLN Tak Naik Juli-September, Simak Rincian Harganya per Kw

Tarif Listrik PLN Tak Naik Juli-September, Simak Rincian Harganya per Kw

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:38 WIB

×