Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pengusaha Hotel Optimis Industri Pariwisata RI Bangkit, Kelas Menengah jadi Harapan

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 16 Juli 2024 | 19:34 WIB
Pengusaha Hotel Optimis Industri Pariwisata RI Bangkit, Kelas Menengah jadi Harapan
Sejumlah wisatawan mancanegara menikmati suasana Pantai Double Six, Seminyak, Badung, Bali.

Suara.com - Para pengusaha hotel di Indonesia menyatakan optimismenya bahwa industri pariwisata akan bangkit kembali dalam waktu dekat setelah dihantam pandemi Covid-19.

Kelas menengah yang mengalami pertumbuhan signifikan menjadi harapan sektor ini.

"Negara ini sangat menarik baik untuk rekreasi maupun bisnis. Pertumbuhan kelas menengah dan peningkatan disposable income berpotensi memperkuat market domestik wisata di Indonesia," kata General Manager Umana Bali Serpil Guney dikutip Selasa (16/7/2024).

Menurut dia Bali yang menjadi salah satu destinasi wisata kelas dunia sekarang ini terus menarik wisatawan dari penjuru dunia. Hal ini juga didukung dengan berkembangnya beberapa destinasi di berbagai daerah yang semakin populer, menawarkan berbagai pengalaman menarik bagi wisatawan.

"Selain itu, maraknya tren ecotourism dan sustainable travel sejalan dengan keindahan alam dan komitmen Indonesia untuk melestarikan lingkungannya,"katanya.

Meski demikian salah satu aspek penting yang perlu dibenahi dalam industri pariwisata RI adalah kesadaran dan penerapan praktik pariwisata yang lebih berkelanjutan. Oleh karena itu, dirinya mengajak setiap pelaku pariwisata untuk menjalankan pariwisata berkelanjutan dan bertanggung jawab.

"Di Umana sendiri, kami memiliki campaign Travel with Purpose, di mana kami bekerja sama dengan komunitas perajin untuk menyediakan amenities hotel berkualitas tinggi seperti perlengkapan rias yang terbuat dari lembar daun pisang yang didaur ulang, kotak dari tempurung kelapa, dan sandal alami yang terbuat dari serat pandan dan mendong," paparnya.

Selain itu Umana turut membantu kesejahteraan masyarakat sekitar melalui pengadaan lapangan pekerjaan bagi mereka. Tercatat, sekitar 40% anggota tim di Umana Bali merupakan penduduk Ungasan yang bekerja secara full time dan harian.

Asal tahu saja Indonesia memiliki potensi besar untuk tumbuh dan berkembang karena jumlah masyarakat kelas menengah di negeri ini sangat besar, bahkan terbesar di Asia Tenggara.

Bank Dunia dalam laporannya bertajuk “Aspiring Indonesia – Expanding the Middle Class” menyebutkan hampir separuh masyarakat Indonesia menuju kelas menengah. Jumlahnya mencapai 114,7 juta orang.

Jumlah tersebut porsinya mencapai 44% dari total penduduk Indonesia yang mencapai 261 juta jiwa pada 2016. Jumlah ini merupakan yang terbanyak dibandingkan dengan kelompok lainnya.

Dalam 20 tahun terakhir (hingga 2014), mayoritas orang miskin dan rentan miskin telah keluar dari kemiskinan dan ingin masuk ke kelas menengah. Jumlahnya hampir mencapai 115 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ARTOTEL Yogyakarta Manjakan Lidah dengan Kreasi Rasa Nusantara, Ada Apa Saja?

ARTOTEL Yogyakarta Manjakan Lidah dengan Kreasi Rasa Nusantara, Ada Apa Saja?

Your Say | Selasa, 16 Juli 2024 | 15:40 WIB

Kenapa Donald Trump Ingin Bangun Resor Ultra Mewah Lido? Ini Alasannya

Kenapa Donald Trump Ingin Bangun Resor Ultra Mewah Lido? Ini Alasannya

News | Selasa, 16 Juli 2024 | 02:00 WIB

Misi Balas Dendam Bali United di Piala Presiden 2024

Misi Balas Dendam Bali United di Piala Presiden 2024

Bola | Senin, 15 Juli 2024 | 20:58 WIB

Terkini

Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan

Narasi Pemerintah soal Harga Tiket Pesawat Naik 13 Persen Dinilai Menyesatkan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 22:10 WIB

Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026

Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 20:38 WIB

Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi

Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 19:03 WIB

BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa

BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 18:09 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 18:01 WIB

Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan

Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 17:14 WIB

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 16:36 WIB

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:37 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:32 WIB

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 11:36 WIB