Pupuk Kaltim Komitmen Jalankan Program TJSL Secara Optimal Guna Mencapai Indikator SDGs

Iwan Supriyatna

Minggu, 28 Juli 2024 | 07:36 WIB
Pupuk Kaltim Komitmen Jalankan Program TJSL Secara Optimal Guna Mencapai Indikator SDGs
Pupuk Kaltim meraih tiga kategori penghargaan dalam ajang Nusantara CSR Award 2024, dari La Tofi School Of Social Responsibility.

Suara.com - Pengembangan sasaran program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang direalisasikan PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) dalam mendorong pemberdayaan masyarakat, meraih tiga kategori penghargaan dalam ajang Nusantara CSR Award 2024, dari La Tofi School Of Social Responsibility.

Hal ini melihat peran Pupuk Kaltim yang dinilai mampu menjalankan program TJSL secara optimal, utamanya keselarasan inisiatif terhadap pencapaian indikator SDGs.

VP TJSL Pupuk Kaltim Sugeng Suedi, menjelaskan tiga penghargaan tersebut masing-masing Kategori Kemiskinan melalui gagasan Pertanian Terpadu untuk Babadan Inovatif dan Sejahtera (PKT BISA), lalu Kategori Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi pada inisiasif Pujasera NPK Pelangi, serta penghargaan khusus berupa Trofi Keris Kehormatan bagi Direktur Utama Pupuk Kaltim, yang dinilai berhasil mendorong optimalisasi sasaran TJSL sebagai perwujudan pemimpin transformasi bisnis berkelanjutan.

"Aspek pemberdayaan merupakan salah satu fokus implementasi TJSL Pupuk Kaltim, yang sengaja diinisiasi untuk memaksimalkan potensi serta peluang dalam mendorong kesejahteraan dengan dampak yang lebih luas di masyarakat," ujar Sugeng, ditulis Sabtu (28/7/2024).

Menurut dia, dengan menekankan pembinaan pada aspek pemberdayaan, Pupuk Kaltim tidak hanya melakukan perbaikan sosial dari sisi kesejahteraan, tapi juga menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat dalam mewujudkan kemandirian, seiring makin bertumbuhnya sektor usaha.

Pembinaan pun disasar mulai tahap awal di taraf usaha mikro, yang terus didorong agar usaha binaan semakin berkembang dan naik kelas melalui pendampingan intensif.

Seperti program PKT BISA, yang awalnya dirancang untuk mendorong perbaikan kualitas lahan secara berkelanjutan di Dusun Babadan, Desa Kepuh Rejo, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Program ini kemudian dikembangkan untuk mewujudkan ekonomi sirkular di sektor pertanian dengan menggiatkan pemanfaatan kompos, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.

Masyarakat Babadan dibekali keterampilan mengolah kompos dari limbah peternakan dengan pendampingan bertahap. Hal ini memungkinkan mereka memproduksi kompos bernilai tinggi yang dapat digunakan pada lahan garapan masing-masing, sehingga dapat memberikan nilai tambah yang signifikan.

baca juga

Seiring waktu, lahan pertanian di Dusun Babadan yang sebelumnya kurang produktif mulai menunjukkan perubahan positif. Dengan luas lahan produktif mencapai 40 hektare, komoditas utama seperti kacang tanah, padi, dan jagung dapat digarap optimal.

"Seiring perubahan pola pertanian dan kondisi lahan, pengetahuan serta keterampilan warga mengenai sektor agrikultur juga semakin pesat. Potensi kompos dikembangkan melalui unit usaha masyarakat agar berdampak positif pada kesejahteraan petani," terang Sugeng.

Program ini kini telah berkembang menjadi kelompok besar bernama "Babadan Makmur," yang terdiri dari beberapa kelompok binaan seperti Koperasi Mandiri Lintas Generasi, Kelompok Pertanian Dusun Babadan, Kelompok Peternakan Muda Mandiri, Kelompok Perikanan Tirto Wening, Kelompok UMKM Ibu-Ibu Milenial, dan Kelompok Kompos Tabur Makmur.

Kerjasama strategis antar kelompok menciptakan rantai nilai yang berkesinambungan, dengan lebih dari 100 anggota aktif berpartisipasi.

"Program ini juga mendapatkan pengakuan internasional melalui penghargaan AREA 2024. Hal ini pun diharap mendorong terciptanya swasembada pangan secara berkelanjutan, sebagai bentuk nilai tambah dalam mewujudkan ekonomi sirkular di bidang pertanian," lanjut Sugeng Suedi.

Selanjutnya program Pujasera NPK Pelangi, digagas Pupuk Kaltim untuk memberdayakan masyarakat sekitar perusahaan melalui pembinaan UMKM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pupuk Kaltim Komitmen Dukung Pertanian Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan

Pupuk Kaltim Komitmen Dukung Pertanian Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan

Bisnis | Selasa, 09 Juli 2024 | 11:26 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pupuk Kaltim Pertahankan Properda Emas ke-9

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pupuk Kaltim Pertahankan Properda Emas ke-9

Bisnis | Jum'at, 21 Juni 2024 | 19:42 WIB

Jalankan Bisnis Sesuai Regulasi, Pupuk Kaltim Boyong Dua Penghargaan IRCA 2024

Jalankan Bisnis Sesuai Regulasi, Pupuk Kaltim Boyong Dua Penghargaan IRCA 2024

Bisnis | Senin, 10 Juni 2024 | 16:47 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×