Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.765.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.137

Profil Indofarma Jadi Sorotan, Begini Sejarah, Produk, Hingga Gaji Pegawai Anak Perusahaan Bio Farma

Rifan Aditya | Suara.com

Kamis, 01 Agustus 2024 | 17:43 WIB
Profil Indofarma Jadi Sorotan, Begini Sejarah, Produk, Hingga Gaji Pegawai Anak Perusahaan Bio Farma
Profil Indofarma (Instagram/biofarmaid)

Suara.com - Indofarma (INAF) adalah anak perusahaan PT Bio Farma (Persero) yang merupakan bagian dari Holding BUMN Farmasi dan bergerak di bidang alat kesehatan. Profil Indofarma menarik untuk diketahui lantaran perusahaan ini sedang menjadi topik perbincangan yang hangat.

Bagaimana tidak, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Indofarma Tbk yang diadakan pada 25 Juli 2024 lalu diketahui tidak berjalan sesuai harapan. Ketidakhadiran PT Bio Farma (Persero), yang merupakan pemegang saham mayoritas, menyebabkan kekacauan dalam RUPST dan menunda beberapa keputusan penting.

Absennya Bio Farma dalam RUPST jelas saja menimbulkan banyak pertanyaan, yang diperparah dengan larangan bagi beberapa investor publik untuk masuk ke ruang rapat.

Bio Farma sendiri merupakan pemegang saham A Dwiwarna dan pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan 80,6 persen atas saham INAF. Pada RUPST tahun buku 2023, yang diadakan pada 25 Juli 2024, tidak tercapai kuorum karena hanya 425.980.005 saham atau 13,7 persen dari seluruh saham yang hadir.

Akibatnya, INAF harus kembali menggelar RUPST tahun buku 2023 paling cepat 10 hari dan paling lambat 21 hari sejak 25 Juli 2024.Penasaran, seperti apa profil perusahaan ini? Berikut ulasab selengkapnya. 

Sejarah Indofarma

Perusahaan ini didirikan pada 11 Juli 1918 sebagai pabrik salep dan kasa pembalut di kawasan Centrale Burgerlijke Ziekenhuis, yang kini disebut RS Cipto Mangunkusumo.

Pada tahun 1931, pabrik tersebut dipindahkan ke Kebon Manggis, Matraman, Jakarta Timur, dan mulai memproduksi tablet serta injeksi. Selama pendudukan Jepang di Indonesia, pabrik ini dikelola oleh Takeda Pharmaceutical Company.

Setelah Indonesia merdeka pada tahun 1950, pabrik tersebut diambil alih oleh Departemen Kesehatan dan dinamai "Pusat Produksi Farmasi," yang memproduksi obat-obatan esensial. Pada 11 Juli 1981, status pabrik diubah menjadi perusahaan umum (Perum) dengan nama "Indonesia Farma" (Indofarma).

Lalu pada tahun 1988, perusahaan ini mendirikan pabrik baru di Cibitung, Bekasi, yang mulai beroperasi pada tiga tahun berikutnya. Pada tahun 1996, status perusahaan berubah kembali menjadi persero.

Pada tahun 2000, perusahaan memperluas usahanya ke bidang distribusi dan perdagangan farmasi dengan mendirikan PT Indofarma Global Medika (IGM). Pada 17 April 2001, perusahaan ini resmi terdaftar di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya.

Kemudian pada tahun 2012, perusahaan mulai mengkomersialisasikan unit bisnis yang memproduksi alat-alat pabrik farmasi dengan nama Indomach. Pada tahun 2013, melalui IGM, perusahaan mendirikan PT Farmalab Indoutama yang bergerak di bidang laboratorium pengujian ekivalensi dan klinis.

Beberapa tahun lalu, tepatnya pada 31 Januari 2020, pemerintah menyerahkan mayoritas saham perusahaan ini kepada Bio Farma sebagai bagian dari upaya pembentukan holding BUMN di sektor farmasi.

Produk Indofarma

Indofarma Tbk (INAF) merupakan perusahaan yang beroperasi di sektor farmasi sejak tahun 1918. Seiring waktu, perusahaan ini telah memperluas bisnisnya ke bidang farmasi, diagnostik, alat kesehatan, dan industri makanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Produsen Vaksin Terbesar di Indonesia, Ini Profil Bio Farma dan Perkiraan Gaji Karyawannya

Produsen Vaksin Terbesar di Indonesia, Ini Profil Bio Farma dan Perkiraan Gaji Karyawannya

Health | Rabu, 31 Juli 2024 | 18:39 WIB

RUPST Indofarma Kacau Balau! Pemegang Saham Mayoritas Bio Farma Tak Hadir, Investor Dilarang Masuk

RUPST Indofarma Kacau Balau! Pemegang Saham Mayoritas Bio Farma Tak Hadir, Investor Dilarang Masuk

Bisnis | Senin, 29 Juli 2024 | 17:26 WIB

Mau Diselamatkan Erick Thohir dari Jurang Kebangkrutan, Rugi Usaha Indofarma Kian Bengkak Hingga Rp603 Miliar

Mau Diselamatkan Erick Thohir dari Jurang Kebangkrutan, Rugi Usaha Indofarma Kian Bengkak Hingga Rp603 Miliar

Bisnis | Senin, 08 Juli 2024 | 18:26 WIB

KB Bank Gelar RUPST, Berikut Sejumlah Pertumbuhan Kinerja dan Perubahan Susunan Pengurus Perseroan

KB Bank Gelar RUPST, Berikut Sejumlah Pertumbuhan Kinerja dan Perubahan Susunan Pengurus Perseroan

Bisnis | Selasa, 02 Juli 2024 | 14:21 WIB

JIEP Bukukan Pendapatan Rp 255 Miliar di 2023 Naik 126%

JIEP Bukukan Pendapatan Rp 255 Miliar di 2023 Naik 126%

Bisnis | Sabtu, 29 Juni 2024 | 07:23 WIB

Bos Kimia Farma Bakal Putar Otak, Siapkan Strategi Biar Untung

Bos Kimia Farma Bakal Putar Otak, Siapkan Strategi Biar Untung

Bisnis | Kamis, 27 Juni 2024 | 14:40 WIB

Terkini

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:48 WIB

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Gebrakan Ketua Komisi XII DPR Bambang Patijaya: Raih KWP Award 2026 Lewat Visi Transisi Energi

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:22 WIB

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bahlil Pastikan Stok BBM Aman: ICP Baru Naik 7 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 21:10 WIB

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 20:52 WIB

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Akan Beli Minyak dari Rusia, Bahlil Upayakan Dapat Harga Murah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:29 WIB

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Prediksi Purbaya: Defisit APBN Turun ke 2,8 Persen

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 19:11 WIB

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 18:23 WIB

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

IHSG Terus Memerah Hingga Akhir Perdagangan ke Level 7,621, Cek Saham yang Cuan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:28 WIB

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 17:21 WIB

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

S&P Sorot Rasio Utang RI, Purbaya Klaim Belum di Level Berbahaya

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 16:58 WIB