Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.835.000
Beli Rp2.707.000
IHSG 7.106,520
LQ45 686,739
Srikehati 332,564
JII 477,320
USD/IDR 17.222

Badai PHK Terbanyak Menerjang Jakarta, Heru Budi Buka Suara

Iwan Supriyatna | Kevino Dwi Velrahga | Suara.com

Rabu, 07 Agustus 2024 | 10:39 WIB
Badai PHK Terbanyak Menerjang Jakarta, Heru Budi Buka Suara
Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta Pusat, Rabu (3/5/2023). [ANTARA/Siti Nurhaliza]

Suara.com - Jakarta menjadi kota dengan kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terbanyak di Indonesia sepanjang Januari hingga Juni 2024. Tercatat, ada 7.469 pekerja yang menjadi korban dari berbagai sektor industri.

Merespons hal ini, Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono mengaku memang benar kasus PHK di Jakarta tinggi. Namun, menurutnya, jumlah warga yang terkena PHK itu tak semuanya warga asli yang telah lama tinggal di Jakarta.

“Gini, berdasarkan data memang PHK tinggi. (Namun) Berdasarkan data yang ada, tidak murni itu adalah warga Jakarta yang sudah lama tinggal," ujar Heru, dikutip Selasa (6/8/2024).

"Jadi, ada beberapa warga yang memang datang ke Jakarta, langsung dia kan kalau ke Jakarta tinggal dengan saudaranya, dengan temannya, dengan jaminan lainnya sesuai dengan aturan kependudukan. Kan dia boleh pindah. Ada sebagian yang belum dapat pekerjaan. Nah itu yang termasuk di dalam data itu, ini menjadi perhatian," lanjutnya.

Meski merupakan warga pindahan dari daerah lain, Heru menjamin akan tetap memfasilitasi para korban PHK yang bermukim di daerah yang ia kelola.

"Iya kami fasilitasi (korban PHK)," ungkapnya.

Sebelumnya, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) merilis data terbaru terkait kasus PHK sepanjang Semester I 2024 atau Januari-Juni 2024. Pada periode itu, total pekerja yang terdampak PHK di seluruh Indonesia ialah 32.064 orang.

Dari data tersebut, jumlah PHK terbanyak berlokasi di Jakarta dengan angkat 7.469 pekerja, mencakup 23,29% dari keseluruhan PHK. Angka kasus ini juga naik signifikan sebesar 6.786 orang atau 994% dibandingkan periode yang sama tahun 2023 dimana ada 683 orang terkena PHK.

Kemudian, daerah kedua dengan kasus PHK terbanyak ialah Banten yang secara total ada 6.135 orang terkena PHK sepanjang Semester I 2024. Jumlah ini naik 994 orang atau 19,33% dari periode yang sama tahun 2023 dimana ada 5.141 orang terkena PHK.

Jika diurut dari jumlahnya, lima provinsi dengan kenaikan kasus PHK terbanyak ialah Jakarta (6.786 orang), Bangka Belitung (1.489 orang), Banten (994 orang), dan Sumatera Utara (465 orang).

Dari peningkatan persentase, provinsi yang mengalami kenaikan terbesar adalah Bangka Belitung (3.918%), Aceh (1.745%), Jakarta (994%), Sumatera Utara (628%), dan Sulawesi Tenggara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heru Budi Pastikan Bansos Tepat Sasaran, Hanya untuk Warga Tak Mampu

Heru Budi Pastikan Bansos Tepat Sasaran, Hanya untuk Warga Tak Mampu

News | Selasa, 06 Agustus 2024 | 10:46 WIB

Fenomena Anak Cuci Darah, Heru Budi: Kebanyakan Main Gadget Terus Minum Minuman Kemasan

Fenomena Anak Cuci Darah, Heru Budi: Kebanyakan Main Gadget Terus Minum Minuman Kemasan

News | Senin, 05 Agustus 2024 | 22:09 WIB

Istana Tak Masalah 500 Projo Ke IKN Bareng Jokowi, Heru Budi: Namanya Relawan Sah Saja

Istana Tak Masalah 500 Projo Ke IKN Bareng Jokowi, Heru Budi: Namanya Relawan Sah Saja

News | Senin, 05 Agustus 2024 | 19:22 WIB

Terkini

Geger! Selat Malaka Terancam Sepi? Thailand Nekat Bangun Proyek Rp480 Triliun!

Geger! Selat Malaka Terancam Sepi? Thailand Nekat Bangun Proyek Rp480 Triliun!

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:06 WIB

Airlangga Klaim Risiko Resesi Indonesia Cuma 5 Persen, Lebih Aman dari AS-Kanada-Jepang

Airlangga Klaim Risiko Resesi Indonesia Cuma 5 Persen, Lebih Aman dari AS-Kanada-Jepang

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 11:58 WIB

Dear Gen Z, Ini Tips dari Menkeu Purbaya untuk Investasi ke Pasar Saham

Dear Gen Z, Ini Tips dari Menkeu Purbaya untuk Investasi ke Pasar Saham

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 10:58 WIB

Harga Emas Diprediksi Menguat ke US$ 5.000, Pantau Logam Mulia Antam Terkini

Harga Emas Diprediksi Menguat ke US$ 5.000, Pantau Logam Mulia Antam Terkini

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 10:56 WIB

Resmi Diluncurkan, Program PINISI 2026 Jadi Senjata Bank Indonesia dan Pemerintah Genjot Ekonomi

Resmi Diluncurkan, Program PINISI 2026 Jadi Senjata Bank Indonesia dan Pemerintah Genjot Ekonomi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 10:25 WIB

Pasokan Terhambat Blokade, Harga Minyak Terus Merangkak Naik, Tembus 108 Dolar AS

Pasokan Terhambat Blokade, Harga Minyak Terus Merangkak Naik, Tembus 108 Dolar AS

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 10:10 WIB

Tiga Korban Selamat Sudah Dievakuasi, Basarnas Lanjut Sisir Seluruh Gerbong Kereta

Tiga Korban Selamat Sudah Dievakuasi, Basarnas Lanjut Sisir Seluruh Gerbong Kereta

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:44 WIB

Rupiah Berbalik Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.246

Rupiah Berbalik Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.246

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:39 WIB

Terus Bertambah, Korban Tewas Tabrakan KA Bromo Anggrek dengan KRL Jadi 14 Orang

Terus Bertambah, Korban Tewas Tabrakan KA Bromo Anggrek dengan KRL Jadi 14 Orang

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:38 WIB

IHSG Bergerak Dua Arah Selasa Pagi, Tapi Kecenderungan Melemah

IHSG Bergerak Dua Arah Selasa Pagi, Tapi Kecenderungan Melemah

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:20 WIB