Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.835.000
Beli Rp2.707.000
IHSG 7.106,520
LQ45 686,739
Srikehati 332,564
JII 477,320
USD/IDR 17.222

Pasokan Terhambat Blokade, Harga Minyak Terus Merangkak Naik, Tembus 108 Dolar AS

Dythia Novianty | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Selasa, 28 April 2026 | 10:10 WIB
Pasokan Terhambat Blokade, Harga Minyak Terus Merangkak Naik, Tembus 108 Dolar AS
Ilustrasi harga minyak dunia tembus 108 dolar AS per barrel. [Suara.com/Rochmat]
  • Konflik Amerika Serikat dan Iran menyebabkan kenaikan harga minyak dunia secara signifikan pada 28 April 2026.
  • Penutupan akses Selat Hormuz akibat blokade menghambat distribusi minyak global dan memicu lonjakan harga komoditas tersebut.
  • Gangguan logistik yang kompleks di Selat Hormuz diprediksi akan terus berdampak negatif pada pasokan energi internasional.

Suara.com - Harga minyak dunia terus merangkak naik pada hari Selasa, 28 April 2026, akibat buntunya upaya penghentian konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

Penutupan akses di Selat Hormuz, yang merupakan jalur distribusi energi vital di Timur Tengah, menyebabkan pasokan global terhambat secara signifikan.

Mengutip dari Reuters, kenaikan harga minyak mentah dunia berlanjut dengan kenaikan pada kontrak bulan Juni.

Harga Brent meningkat sebesar 0,4 persen menjadi 108,68 dolar AS per barel, menandai reli kenaikan selama tujuh hari berturut-turut sekaligus mencapai level penutupan tertinggi dalam tiga pekan terakhir.

Sementara itu, minyak mentah Amerika Serikat, WTI, juga menguat 0,6 persen ke angka 96,96 dolar AS per barel, melanjutkan momentum penguatan dari sesi sebelumnya.

Belum tercapainya kesepakatan antara AS dan Iran, diperparah oleh penolakan Presiden AS Donald Trump terhadap proposal terbaru Iran untuk mengakhiri perang.

Donald Trump [The White House]
Penolakan Presiden AS Donald Trump terhadap proposal terbaru Iran untuk mengakhiri perang, berdampak pada harga minya dunia. [The White House]

Pihak Iran enggan membahas program nuklir mereka sebelum gencatan senjata tercapai dan sengketa jalur pelayaran di Teluk tuntas.

Kebuntuan diplomatik ini menyebabkan aktivitas ekspor di Selat Hormuz, yang biasanya memasok 20 persen kebutuhan minyak dan gas dunia, tetap lumpuh, sementara AS terus memblokade pelabuhan-pelabuhan Iran.

Upaya diplomasi antara AS dan Iran menemui jalan buntu pada pekan lalu setelah pertemuan langsung gagal mencapai kesepakatan.

Menurut analis pasar Fawad Razaqzada, para pelaku pasar minyak kini tidak lagi mempedulikan pernyataan politik, melainkan fokus pada kenyataan di lapangan.

Fokus utama mereka adalah terhambatnya distribusi minyak secara fisik di Selat Hormuz yang hingga kini masih mengalami gangguan pasokan.

Razaqzada juga menambahkan bahwa sekalipun kesepakatan tercapai, pemulihan pasar tidak akan terjadi dalam sekejap.

Adanya penghentian produksi serta hambatan logistik yang kompleks diperkirakan bakal membuat proses pemulihan pasokan memakan waktu hingga berbulan-bulan.

Data pelacakan kapal menunjukkan gangguan besar di kawasan tersebut, di mana blokade Amerika Serikat memaksa enam kapal tanker minyak Iran untuk putar balik.

Di sisi lain, sebuah kapal tanker gas alam cair (LNG) milik perusahaan Uni Emirat Arab, ADNOC, dilaporkan berhasil melewati Selat Hormuz dan terpantau mendekati India pada hari Senin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahlil Beri Sinyal Harga BBM Nonsubsidi Naik Bulan Depan?

Bahlil Beri Sinyal Harga BBM Nonsubsidi Naik Bulan Depan?

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 15:46 WIB

Kebijakan DMO Jaga Harga Minyak Goreng Tetap Stabil

Kebijakan DMO Jaga Harga Minyak Goreng Tetap Stabil

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 15:39 WIB

Trump Isyaratkan Damai dengan Iran, Harga Minyak Kini di Bawah 100 Dolar AS

Trump Isyaratkan Damai dengan Iran, Harga Minyak Kini di Bawah 100 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 10:06 WIB

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 20:52 WIB

Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah

Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 09:25 WIB

Harga BBM Terancam Naik dan Ganggu Distribusi Obat, Dampak Geopolitik Memanas

Harga BBM Terancam Naik dan Ganggu Distribusi Obat, Dampak Geopolitik Memanas

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 06:42 WIB

Terkini

Tiga Korban Selamat Sudah Dievakuasi, Basarnas Lanjut Sisir Seluruh Gerbong Kereta

Tiga Korban Selamat Sudah Dievakuasi, Basarnas Lanjut Sisir Seluruh Gerbong Kereta

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:44 WIB

Rupiah Berbalik Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.246

Rupiah Berbalik Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.246

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:39 WIB

Terus Bertambah, Korban Tewas Tabrakan KA Bromo Anggrek dengan KRL Jadi 14 Orang

Terus Bertambah, Korban Tewas Tabrakan KA Bromo Anggrek dengan KRL Jadi 14 Orang

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:38 WIB

IHSG Bergerak Dua Arah Selasa Pagi, Tapi Kecenderungan Melemah

IHSG Bergerak Dua Arah Selasa Pagi, Tapi Kecenderungan Melemah

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:20 WIB

Harga Pangan Hari Ini 28 April: Cabai Rawit Merah Meroket Rp165 Ribu Per Kilogram

Harga Pangan Hari Ini 28 April: Cabai Rawit Merah Meroket Rp165 Ribu Per Kilogram

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:17 WIB

Detik-detik Evakuasi Tiga Korban Selamat Terjepit Gerbong KA di Bekasi Timur

Detik-detik Evakuasi Tiga Korban Selamat Terjepit Gerbong KA di Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:05 WIB

Emas Antam Naik Tipis Hari Ini, Harganya jadi Rp 2.815.000/Gram

Emas Antam Naik Tipis Hari Ini, Harganya jadi Rp 2.815.000/Gram

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:00 WIB

Buntut Debt Collector Bermasalah di Semarang, OJK Panggil Indosaku dan Ancam Sanksi Berat

Buntut Debt Collector Bermasalah di Semarang, OJK Panggil Indosaku dan Ancam Sanksi Berat

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 08:56 WIB

Riset UI: Pengguna Pindar AdaKami Melek Keuangan, Tapi Masih Rentan Terjebak Utang

Riset UI: Pengguna Pindar AdaKami Melek Keuangan, Tapi Masih Rentan Terjebak Utang

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 08:55 WIB

Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi, Prabowo Intruksikan Ini

Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi, Prabowo Intruksikan Ini

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 08:36 WIB