Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.091,386
LQ45 606,516
Srikehati 297,102
JII 361,308
USD/IDR 18.082

Airlangga Klaim Risiko Resesi Indonesia Cuma 5 Persen, Lebih Aman dari AS-Kanada-Jepang

Dicky Prastya

Selasa, 28 April 2026 | 11:58 WIB
Airlangga Klaim Risiko Resesi Indonesia Cuma 5 Persen, Lebih Aman dari AS-Kanada-Jepang
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. [Dok. Kemenko Perekonomian]
baca 10 detik
  • Airlangga Hartarto menyebut peluang resesi Indonesia di tengah ketidakpastian global kurang dari 5% dan lebih rendah dibanding negara maju.
  • Fundamental ekonomi Indonesia dinilai kuat dengan pertumbuhan stabil, inflasi terkendali, konsumsi tinggi, serta neraca perdagangan surplus.
  • Lembaga internasional seperti International Monetary Fund dan Asian Development Bank juga menilai ekonomi Indonesia tetap tangguh dan prospektif.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan kalau di tengah ketidakpastian global akibat perang Amerika Serikat vs Iran saat ini, peluang resesi Indonesia berada di bawah 5 persen.

Menko Perekonomian bahkan mengklaim kalau risiko resesi ekonomi RI bahkan masih aman ketimbang negara maju seperti AS, Kanada, dan Jepang.

“Probability resesi Indonesia di bawah 5 persen. Ini lebih rendah dari negara lain seperti Amerika Serikat, Jepang, atau Kanada,” katanya dalam Kick Off Percepatan Intermediasi Indonesia (PINISI) Tahun 2026 di Jakarta, Senin (27/4/2026). 

Airlangga menuturkan, fundamental ekonomi RI saat ini terjaga. Pertumbuhan ekonomi Indonesia di 2025 tercatat mencapai 5,11 persen.

Sedangkan di tahun 2026, Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 5,4 persen. Bahkan di triwulan pertama (Q1) 2026, ia meyakini ekonomi RI bisa 5,5 persen.

Kemudian inflasi juga terkendali di angka 3,48 persen. Sementara Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) masih tinggi di level 122,9.

Airlangga melanjutkan, neraca perdagangan RI juga surplus dalam 70 bulan beruntun sebesar 148,2 miliar Dolar AS.

Bukti lain, ia menuturkan konsumsi dalam negeri masih kuat dengan kontribusi sebesar 54 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). 

Rasio utang luar negeri Indonesia juga masih aman di level 29,9 persen terhadap PDB. Selain itu, kepemilikan surat berharga negara (SBN) didominasi investor domestik hingga 87,4 persen, sementara porsi asing 12,6 persen.

baca juga

Airlangga turut mengatakan sejumlah lembaga pemeringkat internasional masih memandang ekonomi Indonesia cukup kuat.

Contohnya Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) menilai Indonesia sebagai salah satu bright spot di Asia. Sedangkan Asian Development Bank (ADB) memperkirakan pertumbuhan PDB Indonesia pada 2026 mencapai 5,2 persen.

Airlangga lalu menyinggung laporan JP Morgan Asset Management yang menempatkan Indonesia di peringkat kedua sebagai negara paling resilien terhadap gejolak energi.

Lebih lanjut ia menjelaskan, ketergantungan sejumlah negara Asia terhadap pasokan energi dari Timur Tengah dan Selat Hormuz bisa mencapai sekitar 70%. Sementara Indonesia hanya sekitar 20% karena bauran energi listrik masih didominasi batu bara dan gas.

“Dunia masih melihat Indonesia sebagai salah satu ekonomi yang cukup kuat,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi Diluncurkan, Program PINISI 2026 Jadi Senjata Bank Indonesia dan Pemerintah Genjot Ekonomi

Resmi Diluncurkan, Program PINISI 2026 Jadi Senjata Bank Indonesia dan Pemerintah Genjot Ekonomi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 10:25 WIB

Abbas Araghchi Jumpa Putin, Rusia Buka Peluang Jadi Mediator Iran-AS

Abbas Araghchi Jumpa Putin, Rusia Buka Peluang Jadi Mediator Iran-AS

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:46 WIB

Bahrain Cabut Kewarganegaraan 69 Orang karena Dukung Iran

Bahrain Cabut Kewarganegaraan 69 Orang karena Dukung Iran

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:31 WIB

Pojokkan AS, Iran Tawarkan Barter Selat Hormuz demi Akhiri Perang

Pojokkan AS, Iran Tawarkan Barter Selat Hormuz demi Akhiri Perang

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:06 WIB

Trauma dan Beban Mental yang Ditularkan Lewat Film Grave of the Fireflies

Trauma dan Beban Mental yang Ditularkan Lewat Film Grave of the Fireflies

Your Say | Selasa, 28 April 2026 | 08:35 WIB

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:23 WIB

Terkini

Wujud Kasih Sayang yang Berbeda dari Dua Ayah di Agent Kim Reactivated

Wujud Kasih Sayang yang Berbeda dari Dua Ayah di Agent Kim Reactivated

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:38 WIB

Jadwal Puasa Sunah Agustus 2026, Lengkap dengan Tanggal dan Bacaan Niatnya

Jadwal Puasa Sunah Agustus 2026, Lengkap dengan Tanggal dan Bacaan Niatnya

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:35 WIB

Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen

Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:21 WIB

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:14 WIB

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:00 WIB

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 05:51 WIB

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

×