129 Juta Orang Indonesia 'Ngutang' Pinjol, Solusi Keuangan atau Bom Waktu?

M Nurhadi

Selasa, 13 Agustus 2024 | 12:13 WIB
129 Juta Orang Indonesia 'Ngutang' Pinjol, Solusi Keuangan atau Bom Waktu?
Ilustrasi Pinjol (Unsplash)

Suara.com - Hingga Mei 2024, sekitar 129 juta orang di Indonesia telah memanfaatkan layanan pinjaman dari fintech lending, dengan total penyaluran dana mencapai Rp 874,5 triliun.

Data ini diungkapkan oleh Asosiasi Fintech Pendanaan Indonesia (AFPI), yang menunjukkan besarnya ketergantungan masyarakat terhadap platform pinjaman online (pinjol) di tengah pesatnya perkembangan teknologi finansial.

Sektor produktif menjadi penerima terbesar dari dana pinjaman ini, dengan porsi mencapai 30,61%. Ketua Umum AFPI, Entjik S. Djafar, menegaskan bahwa meski jumlah pinjaman terus meningkat, pihaknya berkomitmen untuk memerangi praktik pinjaman online ilegal.

Upaya ini juga diiringi dengan peningkatan literasi keuangan di masyarakat, yang sering disoroti dalam berbagai forum, termasuk acara AFPI CEO Forum 2024.

“Kami berkomitmen untuk terus memerangi pinjol ilegal dan mendorong akses pendanaan yang lebih luas di Indonesia,” ungkap Entjik S. Djafar dalam keterangan tertulisnya pada Rabu (7/8/2024) lalu.

Sementara itu, menurut riset dari EY MSME Market Study & Policy Advocacy, diperkirakan kebutuhan pembiayaan sektor usaha kecil menengah (UKM) di Indonesia akan mencapai Rp 4.300 triliun pada tahun 2026.

Namun, kemampuan pendanaan yang tersedia di dalam negeri hanya sekitar Rp 1.900 triliun. Dengan demikian, terdapat kesenjangan sebesar Rp 2.400 triliun yang menjadi target untuk dipenuhi oleh perusahaan fintech lending.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Agusman, mengungkapkan bahwa potensi penggunaan pinjaman online di Indonesia terus meningkat. Pertumbuhan pembiayaan dari perusahaan fintech lending mencapai 26% secara tahunan, menjadikannya salah satu sektor dengan pertumbuhan tertinggi di industri keuangan nasional.

Yang lebih menggembirakan, kualitas kredit macet atau non-performing loan (NPL) dari kredit fintech lending masih cukup rendah, yaitu di angka 2,7%. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun industri pinjol berkembang pesat, risiko gagal bayar masih terjaga dengan baik.

baca juga

“Pertumbuhan fintech lending mencapai 26% (YoY), ini adalah institusi keuangan dengan pertumbuhan tertinggi di negeri ini. Dengan NPL yang terjaga di 2,7%, kami yakin industri ini dapat bertahan dalam jangka panjang,” jelas Agusman.

Yusril Ihza Mahendra, seorang ahli hukum tata negara yang juga hadir dalam acara yang sama, memberikan pandangannya mengenai tantangan regulasi yang dihadapi oleh industri fintech. Menurutnya, pemerintah perlu mempercepat respons terhadap perkembangan teknologi yang sangat cepat, terutama dalam hal penyesuaian norma-norma hukum yang mendukung pertumbuhan industri fintech.

“Kemajuan teknologi yang begitu pesat mempengaruhi berbagai aktivitas ekonomi. Namun, kecepatan kita dalam mengatur dan mengantisipasi perkembangan tersebut melalui regulasi sering kali tertinggal. Proses pembentukan undang-undang pun cenderung lama dan berlarut-larut,” ujar Yusril.

Dengan tantangan dan potensi yang dihadapi, industri fintech lending di Indonesia berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ada peluang besar untuk memperluas akses pendanaan, terutama bagi sektor UKM yang membutuhkan dukungan finansial.

Di sisi lain, ada kebutuhan mendesak untuk meningkatkan regulasi dan literasi keuangan guna memastikan bahwa pertumbuhan ini berkelanjutan dan tidak merugikan masyarakat. Pemerintah, regulator, dan pelaku industri harus bekerja sama untuk menjaga keseimbangan antara inovasi dan perlindungan konsumen, demi menciptakan ekosistem fintech yang sehat dan inklusif di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OJK Terbitkan Aturan Yang Mudahkan Daerah Terbitkan Surat Utang di Pasar Modal

OJK Terbitkan Aturan Yang Mudahkan Daerah Terbitkan Surat Utang di Pasar Modal

Bisnis | Minggu, 11 Agustus 2024 | 17:55 WIB

Perusahan Pinjol Hingga Asuransi Kini Bisa Lihat Data Kredit Calon Nasabah di SLIK

Perusahan Pinjol Hingga Asuransi Kini Bisa Lihat Data Kredit Calon Nasabah di SLIK

Bisnis | Jum'at, 09 Agustus 2024 | 09:10 WIB

Syarat Mengajukan KUR BRI 2024 Tanpa Agunan dan Rincian Angsuran Rp100 Juta

Syarat Mengajukan KUR BRI 2024 Tanpa Agunan dan Rincian Angsuran Rp100 Juta

Bri | Kamis, 08 Agustus 2024 | 17:03 WIB

Terkini

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:30 WIB

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Batam | Minggu, 01 November 2026 | 07:07 WIB

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:00 WIB

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 06:51 WIB

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:38 WIB

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:17 WIB

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Health | Minggu, 01 November 2026 | 06:10 WIB

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

×