Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.482,878
LQ45 745,920
Srikehati 348,189
JII 516,980
USD/IDR 17.107

Begini Strategi ASDP Kurangi Emisi Karbon

Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 21 Agustus 2024 | 10:37 WIB
Begini Strategi ASDP Kurangi Emisi Karbon
Kapal ASDP di Pelabuhan Labuan Bajo.

Suara.com - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bekerja sama dengan Jejakin dan Perkumpulan Pemberdayaan Masyarakat dan Pendidikan Konservasi Alam (YAPEKA) melakukan penanaman 2.000 pohon di wilayah Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat pada Sabtu (17/8).

Kegiatan ini sebagai wujud komitmen ASDP dalam mengakselerasi penerapan kebijakan dekarbonisasi dan aksi nyata mencapai target National Dedicated Contribution (NDC) 2030.

Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin mengatakan kegiatan ini adalah bagian dari upaya ASDP untuk berkontribusi kepada negeri dan mengambil peran dalam menjaga lingkungan terutama dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, menyerap emisi karbon, serta memperkaya keanekaragaman hayati di wilayah kerja ASDP.

"Apresiasi pada karyawan dan stakeholder ASDP yang turut berperan aktif dalam menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan. Tepat pada perayaan HUT ke-79 RI, 350 peserta yang terdiri dari jajaran manajemen dan karyawan ASDP cabang Kayangan dan regional 3, perwakilan dinas setempat, mitra perusahaan, aparatur desa, hingga warga lokal di sekitar pelabuhan berkumpul untuk menanam 2000 pohon," ujarnya yang dikutip Rabu (21/8/2024).

Kegiatan peduli lingkungan ini sesuai dengan SDG's 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dalam mengambil tindakan cepat untuk mengatasi perubahan iklim dan dampaknya, dan SDG's 14 (Penanganan Perubahan Iklim) untuk melestarikan dan memanfaatkan secara berkelanjutan sumber daya kelautan dan samudera.

Adapun jenis pohon yang ditanam di sekitar Pelabuhan Kayangan terdiri dari beragam jenis pohon yang memiliki nilai ekologis tinggi, antara lain sengon laut, waru laut, mangrove, banten (pohon kuda), kayu putih, dan kelapa yang sesuai dengan jenis tanah sehingga dapat memberikan manfaat optimal bagi ekosistem pesisir.

"Kami berharap, dengan penanaman 2000 pohon dapat memberikan manfaat, seperti menyerap emisi karbon sebesar 415,31 ton CO2e (karbondioksida) dengan asumsi _life span_ 8 tahun yang dapat mengurangi dampak perubahan iklim. Pohon-pohon ini juga nantinya dapat menahan laju angin sehingga memudahkan kapal bersandar di pelabuhan," ujarnya.

Kegiatan ini juga turut meningkatkan kesadaran lingkungan dimana ASDP bersama dengan YAPEKA akan melibatkan warga setempat dalam kegiatan pemeliharaan pohon, seperti penyiraman, pemangkasan, dan pengawasan secara berkala. YAPEKA, dengan pengalaman dan dedikasinya dalam pemberdayaan masyarakat dan konservasi alam, akan memastikan bahwa penanaman dilakukan dengan metode yang tepat dan sesuai dengan kondisi lokal.

Bersama Jejakin sebagai penyedia teknologi digital untuk monitoring, reporting, dan verifikasi (DMRV), ASDP dapat memonitor pertumbuhan dan perkembangan pohon-pohon yang ditanam.

Hal ini memungkinkan pengukuran yang akurat terhadap dampak positif dari kegiatan penanaman ini, termasuk jumlah emisi karbon yang berhasil diserap oleh pohon-pohon tersebut.

Sebelumnya, dalam usaha mengurangi emisi karbon, ASDP juga telah mengumpulkan total lebih dari 70 ribu botol dengan berat 1,3 ton sejak Januari 2023 hingga Juli 2024 sehingga setara dengan lebih dari 7 juta jejak karbon yang berhasil dikurangi.

ASDP memahami bahwa keberlanjutan lingkungan adalah kunci untuk masa depan yang lebih baik. Dengan menjadikan kegiatan penanaman pohon ini sebagai komitmen jangka panjang, ASDP dapat berkontribusi nyata dalam upayanya menjalankan operasional pelabuhan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan sekaligus merayakan HUT RI yang ke-79 dengan cara yang lebih bermakna.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mulai Besok, Beli Tiket Kapal Feri di Batam Lewat Online

Mulai Besok, Beli Tiket Kapal Feri di Batam Lewat Online

Bisnis | Selasa, 20 Agustus 2024 | 15:28 WIB

Bakauheni Harbour City Katalisator Pertumbuhan Pariwisata dan Ekonomi Lampung

Bakauheni Harbour City Katalisator Pertumbuhan Pariwisata dan Ekonomi Lampung

Bisnis | Selasa, 20 Agustus 2024 | 09:26 WIB

ASDP Terus Tambah Armada dan Tingkatkan Pelayanan Hingga ke Pelosok

ASDP Terus Tambah Armada dan Tingkatkan Pelayanan Hingga ke Pelosok

Bisnis | Selasa, 06 Agustus 2024 | 19:54 WIB

Terkini

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 19:27 WIB

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:55 WIB

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:36 WIB

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:25 WIB

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:22 WIB

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:02 WIB

Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul

Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:56 WIB

Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen

Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:54 WIB

Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?

Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 17:50 WIB