Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

BPS Ungkap Fakta Ekonomi Indonesia: Jangan Abaikan Kelas Menengah!

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 30 Agustus 2024 | 19:03 WIB
BPS Ungkap Fakta Ekonomi Indonesia: Jangan Abaikan Kelas Menengah!
Ilustrasi kelas menengah (Unsplash/Andy Al Mesura)

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mengusulkan agar Pemerintah menyusun kebijakan untuk memperkuat daya beli kelompok kelas menengah, karena kelompok ini memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian.

“Penguatan daya beli tidak hanya diperlukan bagi kelompok miskin, tetapi juga bagi kelas menengah serta kelompok yang sedang menuju kelas menengah (aspiring middle class),” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (30/8/2024)

Menurut data BPS, kelompok kelas menengah dan yang menuju kelas menengah mencakup 66,35 persen dari total populasi Indonesia, dengan porsi konsumsi pengeluaran mencapai 81,49 persen dari total konsumsi nasional.

Namun, sejak pandemi COVID-19 pada 2019, jumlah kelas menengah mengalami penurunan, dari 57,33 juta orang (21,45 persen) pada 2019 menjadi 47,85 juta orang (17,13 persen) pada 2024.

Di sisi lain, jumlah kelompok yang menuju kelas menengah meningkat dari 128,85 juta orang (48,20 persen) pada 2019 menjadi 137,50 juta orang (49,22 persen) pada 2024.

Sebagian besar pengeluaran kelompok kelas menengah dan yang menuju kelas menengah dialokasikan untuk makanan dan perumahan. Pengeluaran untuk perumahan meliputi biaya sewa dan perabotan rumah tangga, tidak termasuk cicilan rumah atau Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Secara umum, proporsi pengeluaran kelas menengah untuk makanan mengalami peningkatan, sementara pengeluaran untuk hiburan dan kendaraan justru menurun.

“Kelompok kelas menengah memiliki peran yang sangat penting sebagai penyangga ekonomi suatu negara. Jika proporsi kelas menengah terlalu kecil, perekonomian menjadi kurang tangguh terhadap guncangan. Oleh karena itu, keberadaan kelas menengah sangat penting untuk menjaga stabilitas ekonomi,” jelas Amalia, dikutip dari Antara.

Kelompok kelas menengah terdiri dari individu dengan pengeluaran bulanan antara Rp2.040.262 hingga Rp9.909.844 per kapita pada 2024. Jumlah ini dihitung berdasarkan standar Bank Dunia untuk kelas menengah, yaitu 3,5 hingga 17 kali garis kemiskinan di suatu negara.

Standar pengeluaran untuk kelas menengah ini meningkat dibandingkan 2019, yang berada pada kisaran Rp1.488.375 hingga Rp7.229.250.

Sementara itu, kelompok yang menuju kelas menengah mencakup individu dengan pengeluaran 1,5 hingga 3,5 kali garis kemiskinan, yaitu antara Rp874.398 hingga Rp2.040.262 pada 2024, dan Rp637.875 hingga Rp1.488.375 pada 2019.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dear AQUA dan Le Minerale! Harga Air Galon Kalian Buat Kelas Menengah Jatuh Miskin

Dear AQUA dan Le Minerale! Harga Air Galon Kalian Buat Kelas Menengah Jatuh Miskin

Bisnis | Jum'at, 30 Agustus 2024 | 15:02 WIB

Nasib Kelas Menengah yang Ekonominya Empot-empotan

Nasib Kelas Menengah yang Ekonominya Empot-empotan

Bisnis | Kamis, 29 Agustus 2024 | 13:45 WIB

Ampun! Kondisi Ekonomi Kelas Menengah di RI Empot-empotan

Ampun! Kondisi Ekonomi Kelas Menengah di RI Empot-empotan

Bisnis | Selasa, 27 Agustus 2024 | 17:54 WIB

Masyarakat Miskin Ekstrem di Indonesia Didominasi Lulusan SD dan Petani

Masyarakat Miskin Ekstrem di Indonesia Didominasi Lulusan SD dan Petani

News | Senin, 26 Agustus 2024 | 21:10 WIB

Balada Kelas Menengah: Maju Kena, Mundur Kena, Tak Tahu Mengadu ke Mana

Balada Kelas Menengah: Maju Kena, Mundur Kena, Tak Tahu Mengadu ke Mana

Your Say | Sabtu, 24 Agustus 2024 | 09:00 WIB

Xiaomi Konfirmasi Redmi Note 14 Pro 5G Pakai Snapdragon 7s Gen 3, Siap Bersaing di Kelas Menengah!

Xiaomi Konfirmasi Redmi Note 14 Pro 5G Pakai Snapdragon 7s Gen 3, Siap Bersaing di Kelas Menengah!

Tekno | Rabu, 21 Agustus 2024 | 13:42 WIB

Terkini

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:40 WIB

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:10 WIB

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:53 WIB

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:35 WIB

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:02 WIB

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:00 WIB

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:24 WIB

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58 WIB

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:32 WIB