Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Jelang Pelantikan Prabowo-Gibran, Fenomena Window Dressing Bakal Meriah?

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 24 September 2024 | 17:26 WIB
Jelang Pelantikan Prabowo-Gibran, Fenomena Window Dressing Bakal Meriah?
Layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (16/4/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Head of Investment Information Mirae Asset Sekuritas Martha Christina menjelaskan terkait potensi terjadinya fenomena window dressing di pasar modal Indonesia pada November tahun ini.

Ia menjelaskan, apabila pasar modal domestik bergerak volatile pada saat transisi pemerintahan baru Indonesia dan Pemilihan Umum (Pemilu) Amerika Serikat (AS) pada November 2024 mendatang, maka ada potensi kemunculan fenonema window dressing.

"Sebab Oktober sampai November (2024) masih ada kabinet yang baru dan November ada pemilihan presiden AS. Dan jika market itu bergejolak, potensi window dressing ada," ujar Martha di Gedung BEI Jakarta seperti dikutip Antara, Selasa (24/9/2024).

Di sisi lain, Martha mengatakan potensi terjadinya window dressing di pasar saham domestik cukup rendah di tengah pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang cenderung menguat sepanjang Agustus dan September 2024.

“Jadi kalau kita lihat potensi window dressing, kalau dalam dua bulan ini IHSG masih kencang, mungkin window dressing nya tidak terlalu banyak sebab kenaikan (IHSG) juga sudah cukup besar," ujar Martha.

Lebih lanjut, Ia memperkirakan pasar saham Indonesia pada tahun depan akan lebih baik, sehingga akan mendorong nasabah untuk terus melakukan investasi pada bulan-bulan ini.

Ia mengungkapkan sejumlah sektor yang menarik untuk dikoleksi para pelaku pasar, diantaranya sektor perbankan, telekomunikasi, properti, serta konsumer.

Sebelumnya, Mirae Asset Sekuritas menargetkan IHSG pada akhir 2024 akan mencapai level 7.915 dari sebelumnya 7.585, yang akan ditopang oleh masuknya dana asing dan pemangkasan suku bunga acuan.

Head of Research & Chief Economist Mirae Asset, Rully Arya Wisnubroto meyakini bahwa arus modal asing dan penurunan suku bunga The Fed akan mendukung enam sektor utama, diantaranya sektor perbankan, barang konsumsi nonsiklikal, barang konsumsi siklikal, farmasi, industri, dan telekomunikasi.

Sementara itu, window dressing merupakan aksi yang biasa dilakukan manajer investasi (MI) dan emiten untuk mempercantik portofolio atau performa laporan keuangan.

Melalui strategi ini, tampilan portofolio dana yang dikelola atau laporan keuangan emiten akan menjadi semakin menarik di mata investor atau pemegang saham, yang mana fenomena window dressing berhubungan erat dengan dua momen lainnya, diantaranya Santa Claus Rally dan January Effect.

“Nah kalau kapasitas tuh outputnya kita bisa naikin sampai 100 ribu per second,” ujar Sunandar.

Ia melanjutkan, kemampuan untuk pertemuan harga atau match trade akan meningkat empat kali lipat dari 15 juta per detik saat ini.

“Nantinya (kemampuan) order-nya lebih naik lagi nanti, lebih tinggi lagi dari itu,”ujar Sunandar.

Ia mengatakan sistem perdagangan baru ini sebagai bentuk penyelarasan dengan strategis bisnis terkait peningkatan jumlah permintaan dengan peningkatan jumlah investor dan penawaran dengan peningkatan jumlah emiten BEI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gibran Disebut Tetap jadi Wapres, Prabowo Cuek Meski Dihina-hina Akun Fufufafa?

Gibran Disebut Tetap jadi Wapres, Prabowo Cuek Meski Dihina-hina Akun Fufufafa?

News | Selasa, 24 September 2024 | 16:24 WIB

Gara-gara Aksi Korporasi, Saham Miniso Tiba-tiba Anjlok

Gara-gara Aksi Korporasi, Saham Miniso Tiba-tiba Anjlok

Bisnis | Selasa, 24 September 2024 | 16:20 WIB

DPR Punya Wacana Tambah Komisi Imbas Prabowo Bakal Tambah Kementerian, Pimpinan Bilang Begini

DPR Punya Wacana Tambah Komisi Imbas Prabowo Bakal Tambah Kementerian, Pimpinan Bilang Begini

News | Selasa, 24 September 2024 | 14:32 WIB

Terkini

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:40 WIB

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:10 WIB

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:53 WIB

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:35 WIB

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:02 WIB

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:00 WIB

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:24 WIB

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58 WIB

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:32 WIB