Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Wiralodra, Cara Warga Balongan Jadikan Sampah Bernilai Ekonomi

Iwan Supriyatna

Rabu, 02 Oktober 2024 | 08:59 WIB
Wiralodra, Cara Warga Balongan Jadikan Sampah Bernilai Ekonomi
PT Kilang Pertamina Internasional Unit Balongan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) berencana mendirikan bank sampah di sekitar Desa Balongan.

Kelompok Wiralodra didampingi tim CSR KPI Unit Balongan terus melakukan sosialisasi dan mengedukasi masyarakat yang masih ragu untuk terlibat dalam pengelolaan sampah. Kemampuan kelompok mendaur ulang sampah ditingkatkan lewat berbagai pelatihan.

Berbagai program kelompok, seperti Semur Tumpah (Sembako Murah Tukar Sampah) mulai menarik perhatian warga. Sampah-sampah bernilai ekonomi seperti botol plastik, kertas, besi, perabot bekas, dan minyak jelantah ditukarkan dengan sembako murah seperti beras, telur, kopi, teh, minyak goreng, mie, dan gula.

“Kegiatan ini telah menjadi favorit ibu-ibu rumah tangga karena menjadi tambahan pemenuhan kebutuhan dapur dan keluarga,” kata Mamat.

Saat pandemi COVID-19 yang melanda di awal 2020, fasilitas aula bank sampah menjadi tempat Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi siswa sekolah. Kelompok Wiralodra menggagas layanan ‘Sampah Tukar Wi-Fi sepanjang masa pandemi. Tidak kurang 50 anak setiap harinya memanfaatkan layanan Internet gratis ini dengan hanya bermodalkan sampah.

Pada pertengahan 2020, Mamat dan Kelompok Wiralodra telah mampu mengolah sampah sebanyak 100 kilogram setiap bulannya. Sampah yang diperoleh adalah hasil dari setoran warga sekitar RT 04/RW 02 Desa Balongan saja.

Namun, setahun kemudian terjadi peningkatan pendapatan sampah dan dimulailah pemindahan lokasi pengelolaan sampah terpadu ke tempat yang lebih luas yang disponsori oleh kilang Balongan. Bangunan yang dimiliki oleh Kelompok Wiralodra sekarang seluas 5x10 m2 dan mampu mengolah sampah 240 kg/bulan yang dikumpulkan dari seluruh wilayah RW 02 serta beberapa warung di pasar terdekat.

Pada 2022-2023, setelah mencapai target pengolahan sampah organik, Mamat dan kelompok berinovasi dengan menambah ekonomi sirkular dari budidaya maggot dengan beternak ayam petelur. Pakan tambahanya diambil dari hasil budidaya maggot tersebut.

Untuk meningkatkan nilai ekonomi, perusahaan bersama kelompok melakukan inovasi dengan mengoptimalkan pengolahan sampah plastik menjadi plakat, souvenir, atau furnitur untuk perusahaan maupun masyarakat yang memiliki nilai jual yang lebih tinggi dibandingkan hanya dengan menjual cacahan atau plastik secara langsung ke pengepul.

Untuk meningkatkan efektivitas produksi pengolahan sampah plastik menjadi plakat, pada 2023 kelompok Wiralodra dan tim CSR KPI Unit Balongan terus melakukan inovasi menciptakan kompor berbahan dasar minyak jelantah yang di desain khusus untuk mempermudah kegiatan kelompok.

baca juga

“Selain menghemat biaya produksi kompor ini membantu pedagang dan UMKM sekitar untuk mendapatkan keuntungan ekonomi dan turut membantu menjaga lingkungan,” ungkap Mamat.

Upaya mengelola sampah semakin berkembang dengan keterlibatan kelompok lokal Masyarakat Forum Rembug Balongan (Forbal). Forum masyarakat ini merupakan kelompok yang juga fokus pada permasalahan lingkungan dan mitigasi bencana. Kelompok Wiralodra dan Forbal bekerja sama menanam pohon cemara laut di sekitar Pantai Balongan untuk mencegah dan meminimalisasi abrasi pantai.

“Penanaman pohon cemara laut merupakan bukti KPI Unit Balongan yang memiliki komitmen kuat dalam upaya melindungi lingkungan dari potensi perubahan iklim dan cuaca di masa depan. Penanaman Cemara Laut ini sangat tepat sebab ketika tumbuh besar selain memperindah lingkungan juga dapat menghambat laju abrasi dan terjangan ombak,” kata Sumarto, Ketua Forbal

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikenal Sebagai Negara Terbersih, Jepang Kenalkan Kompetisi Supogomi di Indonesia: Apa Itu?

Dikenal Sebagai Negara Terbersih, Jepang Kenalkan Kompetisi Supogomi di Indonesia: Apa Itu?

Lifestyle | Selasa, 01 Oktober 2024 | 20:58 WIB

Jadi Ancaman Serius Bagi Lingkungan, Ini Langkah Mengolah Sampah Plastik Jadi Produk Bernilai Tambah

Jadi Ancaman Serius Bagi Lingkungan, Ini Langkah Mengolah Sampah Plastik Jadi Produk Bernilai Tambah

Lifestyle | Selasa, 01 Oktober 2024 | 17:52 WIB

Indosat Ajak Masyarakat Lestarikan Lingkungan lewat Sampah Jadi Pulsa

Indosat Ajak Masyarakat Lestarikan Lingkungan lewat Sampah Jadi Pulsa

Tekno | Selasa, 01 Oktober 2024 | 08:18 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×