Setelah Merdeka, Indonesia Pernah Gunakan Uang Jepang dan Belanda Jadi Alat Pembayaran

Dythia Novianty | Rina Anggraeni | Suara.com

Kamis, 14 Agustus 2025 | 20:52 WIB
Setelah Merdeka, Indonesia Pernah Gunakan Uang Jepang dan Belanda Jadi Alat Pembayaran
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti dalam acara Literasi Keuangan Indonesia Terdepan di Buperta, Kamis (14/8/2025). [Suara.com/Dythia]

Suara.com - Bank Indonesia (BI) menceritakan perjalanan Indonesia akhirnya memiliki mata uang sendiri dalam bertransaksi.

Hal ini dikarenakan, saat Indonesia merdeka ternyata masih menggunakan mata uang asing.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengungkapkan bahwa Indonesia baru menggunakan mata uang rupiah saat 2 November 1949.

Sebelumnya, selama empat tahun menggunakan mata uang Jepang dan Belanda sebagai alat pembayaran resmi.

"Rupiah itu berlaku 2 November 1949. Saat itu belum pakai uang rupiah kita masih pake uang Jepang dan Belanda. Kita harus bangga dan pahalwan itulah kita bisa merayakan kemerdekaan," kata Destry dalam acara Literasi Keuangan Indonesia Terdepan di Buperta, Kamis (14/8/2025).

Untuk itu, BI meminta anak muda dan generasi lainnya untuk menghormati mata uang rupiah.

Ilustrasi rupiah (Pixabay/Iqbal Nuril Anwar )
Ilustrasi rupiah (Pixabay/Iqbal Nuril Anwar )

Salah satunya tidak merusak rupiah yang satu-satunya alat pembayaran sah di Indonesia.

"Jangan dibakar, jangan disetreples lalu jangan dirusak karena itu mata uang rupiah," katanya.

Dia pun mencontohkan warga negara Jepang yang menghormati mata uangnya dengan tidak merusaknya.

Bahkan, yen yang sebagai mata uang resmi mereka selalu terlihat bersih.

"Kalau dinegara lain contoh di Jepang, uang itu kaisar bagaimana mereka merawat Jepang. Uang-uang Jepang itu bersih-bersih karena mereka menyimpan uang itu sangat baik,"jelas Destry Damayanti.

"Mereka bangga kaisar ada di uang tersebut. Mereka bangga dan menghormati kaisar ada di uangnya," tambah dia.

Dia menyarankan agar rupiah dijaga dengan baik serta memanfaatkannya dengan tepat.

Salah satunya ditabung sebagian untuk bisa membantu finansial nantinya.

"Paham, kita jangan foya-foya yang enggak dibutuhkan. Kita harus paham kita tabung sebagian," ungkap dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei BI Laporkan Kinerja Penjualan Eceran Merosot, Apa Penyebabnya?

Survei BI Laporkan Kinerja Penjualan Eceran Merosot, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Senin, 11 Agustus 2025 | 12:04 WIB

961 Perusahaan Sudah Bangkrut, Ekonomi Jepang Diramal hanya 0,7 Persen

961 Perusahaan Sudah Bangkrut, Ekonomi Jepang Diramal hanya 0,7 Persen

Bisnis | Senin, 11 Agustus 2025 | 12:00 WIB

Bisa Ciptakan Lapangan Kerja, BI Salurkan Pembiayaan Hijau Tembus Rp 33,7 Triliun

Bisa Ciptakan Lapangan Kerja, BI Salurkan Pembiayaan Hijau Tembus Rp 33,7 Triliun

Bisnis | Senin, 11 Agustus 2025 | 09:19 WIB

BI : Perubahan Iklim Picu 40 Persen Dunia Alami Kerugian Ekonomi

BI : Perubahan Iklim Picu 40 Persen Dunia Alami Kerugian Ekonomi

Bisnis | Senin, 11 Agustus 2025 | 08:53 WIB

Sepekan, Aliran Modal Asing Masuk ke Indonesia Tembus Rp9,24 Triliun

Sepekan, Aliran Modal Asing Masuk ke Indonesia Tembus Rp9,24 Triliun

Bisnis | Senin, 11 Agustus 2025 | 07:16 WIB

CEK FAKTA: Foto Viral Tsunami Jepang Usai Gempa Rusia

CEK FAKTA: Foto Viral Tsunami Jepang Usai Gempa Rusia

News | Minggu, 10 Agustus 2025 | 19:09 WIB

Terkini

Isu Harga BBM Tembus Rp17 Ribu, Pengendara: Mending Full Tank Sekarang!

Isu Harga BBM Tembus Rp17 Ribu, Pengendara: Mending Full Tank Sekarang!

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:50 WIB

Purbaya Bertemu Dubes Tiongkok Usai Wacanakan Pajak Tambahan Produk China di E-commerce

Purbaya Bertemu Dubes Tiongkok Usai Wacanakan Pajak Tambahan Produk China di E-commerce

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:45 WIB

Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya

Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:39 WIB

Bisnis Properti 2026 Diprediksi Tumbuh 8 Persen, Hunian Konsep 'Resort' Jadi Incaran Kaum Urban

Bisnis Properti 2026 Diprediksi Tumbuh 8 Persen, Hunian Konsep 'Resort' Jadi Incaran Kaum Urban

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:32 WIB

Pertamina Patra Niaga Jaga Energi dengan Dukungan Armada Logistik Laut di Tengah Dinamika Global

Pertamina Patra Niaga Jaga Energi dengan Dukungan Armada Logistik Laut di Tengah Dinamika Global

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:30 WIB

MoU Indonesia-Jepang: 10 Proyek Kerja Sama Investasi dengan Nilai Rp 392,7 Triliun

MoU Indonesia-Jepang: 10 Proyek Kerja Sama Investasi dengan Nilai Rp 392,7 Triliun

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:28 WIB

97 Persen Mesin Tambang Bitcoin AS Ternyata Buatan China

97 Persen Mesin Tambang Bitcoin AS Ternyata Buatan China

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:26 WIB

Ramai Pengendara Isi Bensin Full Tank Jelang Pengumuman Kenaikan BBM

Ramai Pengendara Isi Bensin Full Tank Jelang Pengumuman Kenaikan BBM

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:24 WIB

Ramai Isu Kenaikan Harga BBM, Pertamina Buka Suara

Ramai Isu Kenaikan Harga BBM, Pertamina Buka Suara

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:11 WIB

Harga Minyak Makin Mendidih: Iran Serang Tanker, Israel Intens Serbu Lebanon

Harga Minyak Makin Mendidih: Iran Serang Tanker, Israel Intens Serbu Lebanon

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:32 WIB