Jadi Ancaman Serius Bagi Lingkungan, Ini Langkah Mengolah Sampah Plastik Jadi Produk Bernilai Tambah

Vania Rossa

Selasa, 01 Oktober 2024 | 17:52 WIB
Jadi Ancaman Serius Bagi Lingkungan, Ini Langkah Mengolah Sampah Plastik Jadi Produk Bernilai Tambah
Ilustrasi sampah plastik (pexels.com/mali maeder)

Suara.com - Sampah plastik masih menjadi permasalahan serius di Indonesia. Menurut Pusat Riset Oseanografi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Indonesia merupakan penyumbang sampah plastik terbesar kedua di dunia. Dan saat ini, masalah sampah plastik di Indonesia telah mencapai titik kritis. Setiap tahun, jutaan ton sampah plastik dihasilkan dan berakhir di lingkungan, mencemari laut, sungai, dan daratan. Tidak hanya merusak keindahan alam, kondisi ini juga mengancam keberlangsungan hidup berbagai makhluk hidup dan kesehatan manusia. Itu sebabnya, diperlukan langkah untuk mengolah sampah plastik menjadi produk lain yang

Beberapa faktor penyebab di atas adalah tingginya konsumsi produk plastik sekali pakai di kalangan masyarakat. Selain itu, sistem pengelolaan sampah yang belum optimal dan kesadaran masyarakat yang rendah mengenai pentingnya pengelolaan sampah turut memperparah masalah. Kemudian ditambah dengan fasilitas pengolahan sampah yang memadai masih terbatas, terutama di daerah-daerah terpencil.

Masalah sampah plastik di Indonesia ini merupakan tantangan besar yang membutuhkan solusi komprehensif dan kolaborasi dari berbagai pihak. Dan hal ini mendorong Holywings Peduli untuk terlibat aktif dalam penanganan masalah ini dengan memberikan mesin pencacah plastik. Dengan adanya mesin tersebut, masyarakat Karet Kuningan diharapkan dapat mengolah sampah plastik menjadi produk bernilai tambah yang pada akhirnya bisa meningkatkan pendapatan keluarga.

Ya, meski masalah sampah plastik ini menjadi isu global yang serius, ada peluang besar untuk menciptakan nilai tambah dari limbah plastik. Dengan sedikit kreativitas dan teknologi yang tepat, sampah plastik dapat diubah menjadi produk yang bermanfaat.

“Harapannya dengan mesin pencacah plastik yang diberikan oleh Holywings Peduli, dapat mengurangi penyebaran sampah plastik. Mesin ini juga diharapkan mampu mengembangkan pengolahan sampah plastik menjadi produk yang bernilai tambah sehingga bisa menambah pendapatan masyarakat,” kata Karis, Team Leader Holywings Peduli.

Inisiatif pengelolaan sampah plastik ini adalah langkah nyata yang dilakukan untuk membantu masyarakat menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Pemberian mesin pencacah plastik ini juga diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang dalam mengurangi sampah plastik di lingkungan setempat.

Beberapa produk yang dapat dibuat dari sampah plastik di antaranya aneka perabot rumah tangga seperti meja, kursi, ember, dan tempat sampah, hingga produk fashion seperti aksesori.

 program CSR Holywings Peduli (dok. Holywings)
program CSR Holywings Peduli (dok. Holywings)

Bantuan mesin pencacah plastik ini diberikan bersamaan dengan peresmian Gedung PAUD Teratai Putih dan penataan kawasan Taman Ciplak, yang juga menjadi bagian dari upaya bersama antara Holywings Peduli dan Pemerintah Kota Jakarta Selatan. Taman Ciplak, yang sebelumnya kurang terawat, kini menjadi area yang lebih hijau dan bermanfaat bagi masyarakat.

Holywings Peduli berkomitmen untuk terus mendukung berbagai inisiatif yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Dengan langkah-langkah ini, Holywings Peduli berusaha menciptakan dampak berkelanjutan, baik dalam dunia pendidikan maupun lingkungan, sekaligus menunjukkan bagaimana sektor swasta dapat berperan dalam mengatasi berbagai tantangan sosial di Indonesia.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berkolaborasi untuk Mengurangi Limbah Plastik

Berkolaborasi untuk Mengurangi Limbah Plastik

Lifestyle | Kamis, 12 September 2024 | 17:00 WIB

Begini Cara ASDP Kurangi Kerusakan Lingkungan dari Sampah Plastik

Begini Cara ASDP Kurangi Kerusakan Lingkungan dari Sampah Plastik

Bisnis | Selasa, 10 September 2024 | 20:14 WIB

Sampah Plastik Masih Jadi Momok RI, Bisnis Daur Ulang Menjanjikan

Sampah Plastik Masih Jadi Momok RI, Bisnis Daur Ulang Menjanjikan

Bisnis | Jum'at, 06 September 2024 | 23:19 WIB

Terkini

Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas  Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor

Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 15:57 WIB

Mengurangi Limbah Styrofoam dengan Jamur, Bisakah Mushfoam Jadi Alternatif Kemasan?

Mengurangi Limbah Styrofoam dengan Jamur, Bisakah Mushfoam Jadi Alternatif Kemasan?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 15:55 WIB

Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya

Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 15:54 WIB

Karier dan Rekam Jejak Suahasil Nazara Sang Menteri Keuangan Baru

Karier dan Rekam Jejak Suahasil Nazara Sang Menteri Keuangan Baru

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 15:53 WIB

Hotel Inhumans Rilis Lagu Tema untuk Musim Kedua, Tayang Perdana 4 Oktober

Hotel Inhumans Rilis Lagu Tema untuk Musim Kedua, Tayang Perdana 4 Oktober

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 15:50 WIB

Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699

Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 15:49 WIB

Kapal Kargo Iran Diserang Rudal Misterius di Selat Hormuz, Dekat Pulau Qeshm

Kapal Kargo Iran Diserang Rudal Misterius di Selat Hormuz, Dekat Pulau Qeshm

News | Senin, 14 September 2026 | 15:49 WIB

Said Abdullah Nilai Prabowo Sudah Waktunya Reshuffle Kabinet

Said Abdullah Nilai Prabowo Sudah Waktunya Reshuffle Kabinet

News | Senin, 14 September 2026 | 15:48 WIB

Trik Nonton Bioskop Lebih Murah Bulan Ini Pakai QRIS BRImo

Trik Nonton Bioskop Lebih Murah Bulan Ini Pakai QRIS BRImo

Bri | Senin, 14 September 2026 | 15:46 WIB

Anggaran Minim, BPBD DIY Geser Alokasi Atasi Bencana di Jogja

Anggaran Minim, BPBD DIY Geser Alokasi Atasi Bencana di Jogja

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 15:46 WIB

×