Saham McDonald's Langsung Anjlok Gegara Burger Terinfeksi Bakteri E Coli

Achmad Fauzi

Kamis, 24 Oktober 2024 | 11:30 WIB
Saham McDonald's Langsung Anjlok Gegara Burger Terinfeksi Bakteri E Coli
Restoran makanan cepat saji McDonald's (Instagram/mcdonalds)

Suara.com - McDonald's (MCD) tengah diterpa kabar buruk, di mana salah satu menunya burger diketahui terinfeksi wabah E Coli di Amerika Serikat. Hal ini membuat pergerakan saham McDonald's turun hingga 5 persen pada perdagangan Rabu.

Seperti dilansir Yahoo Finance, Kamis (24/10/2024), saham restoran cepat saji ini turun 16,12 poin atau menjadi 298,57 pada penutupan perdagangan Rabu.

Badan POM AS atau CDC mengatakan McDonald's telah berhenti menggunakan bawang bombay segar dan roti daging sapi seberat seperempat pon di negara bagian tertentu.

CDC mencatat, satu orang meninggal dunia akibat wabah tersebut 10 orang dirawat di rumah sakit telah dilaporkan di 10 negara bagian.

"Ini adalah penyelidikan wabah yang berlangsung cepat. Kebanyakan orang sakit melaporkan memakan hamburger Quarter Pounder dari McDonald's dan para penyelidik bekerja cepat untuk memastikan bahan makanan mana yang terkontaminasi," tulis CDC dalam websitenya.

Saham MCD sebenarnya telah anjlok hingga 10 persen dalam perdagangan lanjutan segera setelah berita tersebut beredar pada hari Selasa.

Semenatara, Dalam memo internal yang dibagikan McDonald's di situs webnya kepala rantai pasokan McDonald's Amerika Utara Cesar Piña mengatakan perusahaan mengambil tindakan cepat dan tegas dan mencatat bahwa temuan awal dari penyelidikan.

"Perusahaan mengindikasikan bahwa sejumlah penyakit mungkin terkait dengan irisan bawang bombay yang digunakan dalam Quarter Pounder dan bersumber dari satu pemasok yang melayani tiga pusat distribusi," kata dia.

"Hasilnya, dan sejalan dengan protokol keselamatan kami, semua restoran lokal telah diinstruksikan untuk menghilangkan produk ini dari pasokan mereka dan kami telah menghentikan sementara distribusi semua irisan bawang bombay di wilayah yang terkena dampak," sambung dia.

baca juga

McDonald's akan menghapus sementara menu tersebut dari restoran-restoran di wilayah yang terkena dampak, termasuk Colorado, Kansas, Utah, dan Wyoming, serta sebagian wilayah Idaho, Iowa, Missouri, Montana, Nebraska, Nevada, New Mexico, dan Oklahoma. Akan tetapi, semua menu lainnya tetap tersedia.

"Meskipun insiden tersebut tampak lebih terkendali dibandingkan insiden lain yang pernah kita lihat dalam industri ini, perluasan investigasi atau publisitas berkelanjutan berpotensi membebani lalu lintas konsumen," tulis analis BTIG Peter Saleh dalam catatan kepada klien pada hari Rabu.

Ia menambahkan insiden tersebut dapat menghambat penawaran Chicken Big Mac dan McRib dalam waktu terbatas yang akan dilaksanakan hingga akhir tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BEI Targetkan Transaksi Saham Harian Tembus Rp13,5 Triliun

BEI Targetkan Transaksi Saham Harian Tembus Rp13,5 Triliun

Bisnis | Rabu, 23 Oktober 2024 | 14:16 WIB

Waspada! Oktober, Bulan dengan Penuh Kejutan Buat Investor Saham

Waspada! Oktober, Bulan dengan Penuh Kejutan Buat Investor Saham

Bisnis | Selasa, 22 Oktober 2024 | 13:14 WIB

Komisarisnya Jadi Menteri Pariwisata, Saham TLDN Justru 'Kebakaran' Aksi Jual Membludak

Komisarisnya Jadi Menteri Pariwisata, Saham TLDN Justru 'Kebakaran' Aksi Jual Membludak

Bisnis | Senin, 21 Oktober 2024 | 11:34 WIB

Terkini

Review Drama Spooky In Love, Mengungkap Kejahatan dari Cerita Para Arwah

Review Drama Spooky In Love, Mengungkap Kejahatan dari Cerita Para Arwah

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Kemenkeu Sebut AI Bisa Cari Potensi Pajak Baru hingga Endus Warga yang Tak Patuh

Kemenkeu Sebut AI Bisa Cari Potensi Pajak Baru hingga Endus Warga yang Tak Patuh

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:16 WIB

Daftar HP RAM 16 GB untuk Multitasking dan Gaming Berat, Ini Harga Terbarunya

Daftar HP RAM 16 GB untuk Multitasking dan Gaming Berat, Ini Harga Terbarunya

Tekno | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:13 WIB

Polisi Bakar 23 Rakit Tambang Emas Ilegal di Kuansing, Tak Ada Pelaku yang Ditangkap

Polisi Bakar 23 Rakit Tambang Emas Ilegal di Kuansing, Tak Ada Pelaku yang Ditangkap

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Ulasan Novel Good Wives: Perjalanan Empat Saudari March Menuju Kedewasaan

Ulasan Novel Good Wives: Perjalanan Empat Saudari March Menuju Kedewasaan

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Industri F&B RI Terus Naik, Tapi UMKM Masih Minim Adopsi ke Digital

Industri F&B RI Terus Naik, Tapi UMKM Masih Minim Adopsi ke Digital

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:58 WIB

6 Trik Meningkatkan Kecerdasan Emosional agar Lebih Tenang Menghadapi Tekanan Hidup

6 Trik Meningkatkan Kecerdasan Emosional agar Lebih Tenang Menghadapi Tekanan Hidup

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:57 WIB

Kembangkan Kasus Pembakaran Warung Mi Babi, Polisi Gerebek Ponpes di Karanganyar

Kembangkan Kasus Pembakaran Warung Mi Babi, Polisi Gerebek Ponpes di Karanganyar

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:56 WIB

5 Sabun Cuci Muka dengan Ekstrak Semangka, Ampuh Cerahkan Wajah Kusam

5 Sabun Cuci Muka dengan Ekstrak Semangka, Ampuh Cerahkan Wajah Kusam

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:55 WIB

Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam

Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam

Kaltim | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:52 WIB

×