Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Saham McDonald's Langsung Anjlok Gegara Burger Terinfeksi Bakteri E Coli

Achmad Fauzi

Kamis, 24 Oktober 2024 | 11:30 WIB
Saham McDonald's Langsung Anjlok Gegara Burger Terinfeksi Bakteri E Coli
Restoran makanan cepat saji McDonald's (Instagram/mcdonalds)

Suara.com - McDonald's (MCD) tengah diterpa kabar buruk, di mana salah satu menunya burger diketahui terinfeksi wabah E Coli di Amerika Serikat. Hal ini membuat pergerakan saham McDonald's turun hingga 5 persen pada perdagangan Rabu.

Seperti dilansir Yahoo Finance, Kamis (24/10/2024), saham restoran cepat saji ini turun 16,12 poin atau menjadi 298,57 pada penutupan perdagangan Rabu.

Badan POM AS atau CDC mengatakan McDonald's telah berhenti menggunakan bawang bombay segar dan roti daging sapi seberat seperempat pon di negara bagian tertentu.

CDC mencatat, satu orang meninggal dunia akibat wabah tersebut 10 orang dirawat di rumah sakit telah dilaporkan di 10 negara bagian.

"Ini adalah penyelidikan wabah yang berlangsung cepat. Kebanyakan orang sakit melaporkan memakan hamburger Quarter Pounder dari McDonald's dan para penyelidik bekerja cepat untuk memastikan bahan makanan mana yang terkontaminasi," tulis CDC dalam websitenya.

Saham MCD sebenarnya telah anjlok hingga 10 persen dalam perdagangan lanjutan segera setelah berita tersebut beredar pada hari Selasa.

Semenatara, Dalam memo internal yang dibagikan McDonald's di situs webnya kepala rantai pasokan McDonald's Amerika Utara Cesar Piña mengatakan perusahaan mengambil tindakan cepat dan tegas dan mencatat bahwa temuan awal dari penyelidikan.

"Perusahaan mengindikasikan bahwa sejumlah penyakit mungkin terkait dengan irisan bawang bombay yang digunakan dalam Quarter Pounder dan bersumber dari satu pemasok yang melayani tiga pusat distribusi," kata dia.

"Hasilnya, dan sejalan dengan protokol keselamatan kami, semua restoran lokal telah diinstruksikan untuk menghilangkan produk ini dari pasokan mereka dan kami telah menghentikan sementara distribusi semua irisan bawang bombay di wilayah yang terkena dampak," sambung dia.

McDonald's akan menghapus sementara menu tersebut dari restoran-restoran di wilayah yang terkena dampak, termasuk Colorado, Kansas, Utah, dan Wyoming, serta sebagian wilayah Idaho, Iowa, Missouri, Montana, Nebraska, Nevada, New Mexico, dan Oklahoma. Akan tetapi, semua menu lainnya tetap tersedia.

"Meskipun insiden tersebut tampak lebih terkendali dibandingkan insiden lain yang pernah kita lihat dalam industri ini, perluasan investigasi atau publisitas berkelanjutan berpotensi membebani lalu lintas konsumen," tulis analis BTIG Peter Saleh dalam catatan kepada klien pada hari Rabu.

Ia menambahkan insiden tersebut dapat menghambat penawaran Chicken Big Mac dan McRib dalam waktu terbatas yang akan dilaksanakan hingga akhir tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BEI Targetkan Transaksi Saham Harian Tembus Rp13,5 Triliun

BEI Targetkan Transaksi Saham Harian Tembus Rp13,5 Triliun

Bisnis | Rabu, 23 Oktober 2024 | 14:16 WIB

Waspada! Oktober, Bulan dengan Penuh Kejutan Buat Investor Saham

Waspada! Oktober, Bulan dengan Penuh Kejutan Buat Investor Saham

Bisnis | Selasa, 22 Oktober 2024 | 13:14 WIB

Komisarisnya Jadi Menteri Pariwisata, Saham TLDN Justru 'Kebakaran' Aksi Jual Membludak

Komisarisnya Jadi Menteri Pariwisata, Saham TLDN Justru 'Kebakaran' Aksi Jual Membludak

Bisnis | Senin, 21 Oktober 2024 | 11:34 WIB

Terkini

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:20 WIB

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:54 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:47 WIB

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:19 WIB

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:25 WIB

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:20 WIB

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:57 WIB

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:43 WIB

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:11 WIB

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:37 WIB