Konstruksi Indonesia 2024: Siap Hadapi Tantangan dan Beradaptasi terhadap Perkembangan Industri Konstruksi Tanah Air

Iwan Supriyatna | Suara.com

Senin, 04 November 2024 | 13:08 WIB
Konstruksi Indonesia 2024: Siap Hadapi Tantangan dan Beradaptasi terhadap Perkembangan Industri Konstruksi Tanah Air
Ilustrasi konstruksi bangunan. [Istimewa]

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Konstruksi kembali menyelenggarakan Konstruksi Indonesia (KI) 2024, dengan puncak acaranya yang akan diselenggarakan pada 6-8 November 2024 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD Tangerang.

Kegiatan ini menjadi ajang pertemuan dan pertukaran informasi dunia konstruksi di Indonesia, dengan menghadirkan kegiatan-kegiatan menarik seperti Pameran Konstruksi, Konferensi bidang Konstruksi, Kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi Nasional, dan lain sebagainya.

“Mendorong kemajuan sektor konstruksi adalah tujuan utama diselenggarakannya Konstruksi Indonesia dari tahun ke tahun. Konstruksi Indonesia 2024 Tahun ini akan membawakan tema "Agility dan Adaptability Sektor Konstruksi yang Berdaya Saing. Kami mengundang seluruh pelaku sektor jasa konstruksi untuk turut berpartisipasi, sekaligus mengundang masyarakat untuk hadir menyaksikan kemeriahannya," kata Indro Pantja Pramodo, Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Konstruksi, Kementerian Pekerjaan Umum selaku ketua pelaksana KI 2024.

Menurut Sekretaris Ditjen Bina Konstruksi, Pameran KI 2024 akan menghadirkan sembilan kategori produk unggulan, termasuk Building Material & Construction, Heavy Machinery, Giant-Scale Infrastructure, Intelligent Building & Digital Architecture, HVACR & Solar Technologies, Building Interior & Finishes, Ceramic & Marbles, Construction & Building Management, dan Tools, Equipment & Machinery, yang semuanya dirancang untuk memenuhi kebutuhan industri konstruksi kedepannya.

Selain pameran konstruksi kegiatan ini juga akan diisi dengan berbagai acara menarik yang dirancang untuk memperkaya pengalaman para peserta, yang sayang untuk dilewatkan.

Kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan dalam Konstruksi Indonesia 2024 lebih lanjut lagi antara lain:

1. Konferensi dan Penyusunan Buku Konstruksi Indonesia 2024, dengan topik-topik terkini yang diisi oleh para ahli nasional dan internasional. Para kontributor buku KI 2024 merupakan para ahli yang terus memberikan inovasi dalam perkembangan dunia konstruksi di Indonesia.

2. Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) kegiatan yang dirancang untuk memberikan kesempatan kepada para usaha mikro kecil an menengah (UMKM) jasa konstruksi nasional untuk bersaing dengan berbagai produk lainnya sehingga mempunya kesempatan dalam mengembangkan dan memasarkan produk-produknya melalui acara ini.

3. Kompetisi Tenaga Kerja Konstruksi Tingkat Nasional yang akan mengasah kemampuan para tukang dari seluruh daerah di Indonesia. Kompetensi Tenaga kerja konstruksi menjadi garda terdepan dalam pembangunan infrastruktur di Daerah.

4. Lomba Foto & Video
Kegiatan ini mengajak masyarakat umum dan pelajar untuk ikut serta dalam lomba foto dan video Konstruksi Indonesia 2024 yang memiliki total hadiah Rp87 juta. Dengan tema karya “1 dekade pembangunan infrastruktur Pekerjaan Umum”. Lomba Ini merupakan ajang untuk memperlihatkan keindahan, keunikan, dan kemajuan industri konstruksi Indonesia yang berkelanjutan melalui lensa kreativitas dan foto dan video terpilih akan ditampilkan dalam Pameran Konstruksi Indonesia 2024.

5. Pameran Konstruksi dan Penghargaan Konstruksi Indonesia 2024
Target lebih dari 15 ribu peserta dan pengunjung, serta melibatkan lebih dari 150 exhibitor, acara ini akan menjadi arena penting bagi para pemangku kepentingan dalam industri konstruksi untuk bertemu, berkolaborasi, dan berinovasi.

Penghargaan Konstruksi Konstruksi Indonesia 2024 merupakan apresiasi Kementerian PUPR kepada Pemerintah Daerah dan penyedia jasa yang turut serta berperan melakukan pemerataan pembangunan infrastruktur di daerah.

Sehingga memberikan peluang investasi yang cukup besar untuk melakukan business matching dengan para investor atau pun para pengusaha rantai pasok untuk berkontribusi dan mencari peluang investasi di pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Alat Berat Identik dengan Warna Kuning? Ini Alasannya

Kenapa Alat Berat Identik dengan Warna Kuning? Ini Alasannya

Your Say | Minggu, 06 Oktober 2024 | 21:30 WIB

Perusahaan Alat Berat China, Zoomlion: Pasar Indonesia Sangat Penting

Perusahaan Alat Berat China, Zoomlion: Pasar Indonesia Sangat Penting

Bisnis | Selasa, 17 September 2024 | 07:25 WIB

Gapensi NTB Sebut Pilkada Berdampak Negatif terhadap Laju Konstruksi Daerah

Gapensi NTB Sebut Pilkada Berdampak Negatif terhadap Laju Konstruksi Daerah

Bisnis | Kamis, 12 September 2024 | 14:56 WIB

Terkini

DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran

DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:41 WIB

Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta

Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:29 WIB

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:51 WIB

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:29 WIB

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:24 WIB

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:21 WIB

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:01 WIB

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:48 WIB

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:31 WIB

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 17:26 WIB