Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.206,349
LQ45 631,211
Srikehati 317,836
JII 386,032
USD/IDR 17.738

100 Hari Pemerintah Prabowo-Gibran Soroti Pengendalian Polusi Udara di Pusat Ekonomi Nasional

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 13 November 2024 | 14:33 WIB
100 Hari Pemerintah Prabowo-Gibran Soroti Pengendalian Polusi Udara di Pusat Ekonomi Nasional
Suasana gedung bertingkat perkantoran di Jakarta, Kamis (7-3-2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Hari Kesehatan Nasional, yang diperingati setiap 12 November, menjadi momentum bagi masyarakat dan pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan, termasuk dalam mengendalikan polusi udara yang menjadi faktor risiko utama berbagai penyakit, terutama gangguan pernapasan, penyakit kardiovaskular, dan beberapa jenis kanker.

Ketua Komite Penanggulangan Penyakit Respirasi dan Polusi Udara (PPRPU) Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Prof. Agus Dwi Susanto, mendukung penuh kebijakan pemerintah baru melalui Kementerian Lingkungan Hidup untuk menangani polusi udara di Jabodetabek sebagai pusat ekonomi nasional.

Sebelumnya, dalam rapat kerja dengan Komisi XII DPR RI, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif Faisol Nurofiq memaparkan rancangan program kerja 100 hari dan program strategis 2025, salah satu prioritasnya adalah penanganan polusi udara di Jabodetabek.

“Kami sangat mendukung kebijakan 100 hari kerja yang mengedepankan isu penanganan polusi udara. Karena kan polusi udara ini memang saat ini menjadi salah satu isu yang harus diperhatikan, bahwa polusi udara menyebabkan berbagai masalah dampak pada kesehatan dan kalo kualitas udara itu kita bisa kontrol dengan baik tentu penyakit-penyakit itu kan bisa berkurang,” ujar Prof. Agus pada Rabu (13/11/2024).

Prof. Agus mengungkapkan, dukungan tersebut sejalan dengan komitmen Komite PPRPU yang saat ini tengah menjalankan restrukturisasi tim untuk mengoptimalkan kerja komite dalam empat bidang, yaitu: pengawasan kualitas udara, manajemen klinis, edukasi masyarakat, dan riset.

Nantinya, lanjut dr Agus, Komite juga akan memiliki fokus perhatian terhadap pengendalian polusi udara yang bukan hanya di luar ruangan, melainkan di dalam ruangan.

“Misalnya, bahan bakar yang digunakan di rumah, kemudian berbagai kegiatan di dalam rumah yang meningkatkan polusi di dalam rumah termasuk alat-alat elektronik yang tidak dirawat dengan baik, sehingga ditemukan polusi di dalam ruangan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ratna Kartadjoemena, Co-Founder Bicara Udara, yang juga merupakan Anggota Bidang Edukasi, Promosi dan Advokasi Komite PPRPU, juga menyambut baik kebijakan program 100 hari pemerintah yang memprioritaskan pengendalian polusi udara sebagai langkah penting untuk mengurangi risiko beberapa penyakit. Menurutnya, dukungan lintas sektor sangat dibutuhkan untuk memperkuat dampak dari kebijakan ini.

“Menjaga kualitas udara butuh sinergi lintas sektor. Kami berharap program 100 hari ini menjadi awal untuk menciptakan roadmap jangka panjang yang akan menjamin udara bersih bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia,” ucapnya.

Lebih lanjut lagi, Ratna juga menyatakan komitmen Bicara Udara untuk terus mengadvokasi dan memberikan edukasi tentang pentingnya kualitas udara bersih bagi kesehatan masyarakat. Menurutnya, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya polusi udara merupakan langkah krusial dalam menekan dampak kesehatan yang ditimbulkan.

“Udara bersih bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga tentang kesehatan dan kualitas hidup kita semua. Peringatan Hari Kesehatan Nasional ini harus menjadi pengingat bagi kita bahwa pengendalian polusi udara adalah langkah preventif yang penting demi kesehatan generasi mendatang,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebagian Besar TPA di Indonesia Masih Open Dumping, KLH Peringatkan Kepala Daerah

Sebagian Besar TPA di Indonesia Masih Open Dumping, KLH Peringatkan Kepala Daerah

Bisnis | Selasa, 12 November 2024 | 17:42 WIB

Darurat Polusi Udara! Punjab Pakistan Lockdown, Sekolah dan Aktivitas Luar Ruangan Dilarang

Darurat Polusi Udara! Punjab Pakistan Lockdown, Sekolah dan Aktivitas Luar Ruangan Dilarang

News | Selasa, 12 November 2024 | 04:15 WIB

Prabowo Lantik Tim Ekonomi Pilihan Luhut, Target Ekonomi 8 Persen Bakal Tercapai?

Prabowo Lantik Tim Ekonomi Pilihan Luhut, Target Ekonomi 8 Persen Bakal Tercapai?

News | Selasa, 05 November 2024 | 15:35 WIB

Terkini

Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar

Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:05 WIB

ESDM Bersiap Implementasi B50 pada 1 Juni, Jamin Tak Ganggu Stabilitas Industri Sawit

ESDM Bersiap Implementasi B50 pada 1 Juni, Jamin Tak Ganggu Stabilitas Industri Sawit

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:04 WIB

ESDM Segel Perusahaan Pengolahan BBM di Banten, Gali Unsur Pidana

ESDM Segel Perusahaan Pengolahan BBM di Banten, Gali Unsur Pidana

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:57 WIB

Ekonomi Digital RI Diproyeksi Tembus Rp 5.500 Triliun, Tapi UMKM Masih Kurang Dana

Ekonomi Digital RI Diproyeksi Tembus Rp 5.500 Triliun, Tapi UMKM Masih Kurang Dana

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:51 WIB

Saham Konglomerasi Jadi Incaran Investor Asing Lakukan Aksi Jual Rp 1,88 Triliun Hari Ini

Saham Konglomerasi Jadi Incaran Investor Asing Lakukan Aksi Jual Rp 1,88 Triliun Hari Ini

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:31 WIB

Buruh Indomaret Tuntut Upah Lembur Dibayar Penuh, Begini Respon Menaker

Buruh Indomaret Tuntut Upah Lembur Dibayar Penuh, Begini Respon Menaker

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:22 WIB

Emiten MDLA Mulai Ekspansi, Cari Cuan Bisnis Healthcare di Kamboja

Emiten MDLA Mulai Ekspansi, Cari Cuan Bisnis Healthcare di Kamboja

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:01 WIB

Kuota Program Magang Nasional Ditambah Jadi 150.000, Fresh Graduated Punya Kesempatan Kerja

Kuota Program Magang Nasional Ditambah Jadi 150.000, Fresh Graduated Punya Kesempatan Kerja

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:52 WIB

Penulis Buku Dapat Insentif Pajak, Purbaya: Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Penulis Buku Dapat Insentif Pajak, Purbaya: Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:48 WIB

Purbaya Mendadak Tunda Insentif Kendaraan Listrik, Batal Berlaku Juni 2026

Purbaya Mendadak Tunda Insentif Kendaraan Listrik, Batal Berlaku Juni 2026

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:27 WIB