Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.745.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

SAMA Alliance Ekspansi ke Malaysia dan Singapura: Strategi Hiperlokalisasi Dorong Pertumbuhan Pasar Kreatif APAC

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 14 November 2024 | 15:07 WIB
SAMA Alliance Ekspansi ke Malaysia dan Singapura: Strategi Hiperlokalisasi Dorong Pertumbuhan Pasar Kreatif APAC
Strategic Asia Marketing Alliance (SAMA) menandai tonggak sejarah penting dalam industri kreatif Asia-Pasifik (APAC).

Suara.com - Strategic Asia Marketing Alliance (SAMA) menandai tonggak sejarah penting dalam industri kreatif Asia-Pasifik (APAC) dengan meluncurkan cabang Malaysia dan Singapura di Golden Screen Cinemas (GSC) Mid Valley, yang dihadiri juga oleh para anggota dari SAMA Indonesia, yaitu Arianto Bigman (CEO IDEOWORKS), Raymond Buana (CEO Omeoo), Ivosights, Krona, GLO, dan Naikkreatif.

Setelah debut sukses di Indonesia, ekspansi ini menegaskan komitmen Aliansi untuk hiperlokalisasi, strategi yang penting bagi brand yang ingin menyatu dengan beragam pasar APAC. Ekspansi Aliansi ini hadir ketika investasi korporat dalam branding meningkat secara global, dengan total pengeluaran iklan di semua format diproyeksikan mencapai USD 1 triliun pada tahun 2026.

Bisnis semakin mengakui nilai dari branding yang disesuaikan secara budaya untuk mendorong keunggulan kompetitif dan memperdalam hubungan dengan pelanggan.

Dengan basis konsumen yang dinamis melebihi 600 juta orang di 11 negara, APAC menawarkan peluang pertumbuhan yang signifikan. Forum Ekonomi Dunia melaporkan bahwa industri kreatif di kawasan ini saat ini menyumbang sekitar 5% dari PDB, angka yang akan meningkat seiring lebih banyak perusahaan berinvestasi dalam pemasaran yang disesuaikan secara lokal.

Saat brand-brand semakin beralih ke hiperlokalisasi, keahlian SAMA Alliance dan wawasan lokal yang mendalam menempatkannya sebagai mitra penting bagi mereka yang ingin memberikan dampak yang tahan lama di pasar APAC yang beragam dan kompleks.

Menggabungkan agensi marketing teratas APAC, SAMA Alliance menawarkan rangkaian layanan yang komprehensif di seluruh jaringannya, termasuk Branding, Public Relation, Search Engine Optimisation (SEO), Search Engine Marketing (SEM), Social Media Management, Content Marketing, Influencer Marketing, dan Digital Out-of-Home (DOOH).

Dengan pendekatan berbasis data yang terhiperlokalisasi, SAMA Alliance memungkinkan brand untuk terlibat secara efektif dengan pasar konsumen APAC yang terus berkembang.

"Brand menghadapi lanskap yang menarik namun menantang di APAC, di mana perbedaan antara keberhasilan dan stagnasi sering kali terletak pada pemahaman terhadap nuansa lokal," kata Teng Chan Leong, Pendiri SAMA Alliance dan CEO Skribble.

"Misi kami adalah untuk memberdayakan brand agar dapat terhubung secara otentik dengan konsumen di seluruh kawasan yang kompleks ini melalui pendekatan yang disesuaikan dan relevan secara budaya. Dengan 88% perusahaan di kawasan ini yang melihat persepsi brand sebagai inti dari strategi bisnis mereka, dan banyak yang menghubungkan peningkatan pangsa pasar secara langsung dengan kepercayaan brand dan relevansi budaya, hiperlokalisasi adalah kunci untuk membuka keterlibatan yang tulus dan pertumbuhan berkelanjutan di APAC."

Perilaku konsumen APAC sangat dipengaruhi oleh budaya, bahasa, dan nilai yang unik, sehingga pendekatan hiperlokalisasi menjadi penting untuk keberhasilan brand. Seiring dengan semakin banyaknya perusahaan regional dan multinasional yang berinvestasi dalam kampanye kreatif dan personal untuk terhubung dengan pasar lokal, SAMA Alliance menawarkan keahlian yang tak tertandingi dalam menavigasi keragaman budaya APAC, membantu brand membangun kepercayaan dan resonansi di setiap pasar.

Mr. Wan Murdani Wan Mohamad, Kepala Digital Industry Acceleration MDEC, menyampaikan komitmen MDEC terhadap visi SAMA Alliance untuk mendorong hiperlokalisasi di seluruh Malaysia dan kawasan APAC, dengan menekankan bahwa brand harus mengadopsi pendekatan local-first untuk sukses di ekonomi digital Asia Tenggara, yang diproyeksikan mencapai Gross Merchandise Value (GMV) sebesar USD 263 miliar pada 2024.

"Dengan hampir 70% konsumen APAC yang lebih memilih brand yang sesuai secara budaya, pengembangan bakat digital dan transfer teknologi sangatlah penting. Fokus ini sejalan dengan tujuan Malaysia Digital untuk mendorong ekonomi digital nasional melalui inovasi, peningkatan keterampilan digital, dan pertumbuhan yang mencerminkan kebutuhan lokal dan regional."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukung Kinerja Arsitek, Teknik dan Industri Kreatif, ET PC Desktop Workstation Resmi Rilis

Dukung Kinerja Arsitek, Teknik dan Industri Kreatif, ET PC Desktop Workstation Resmi Rilis

Bisnis | Senin, 04 November 2024 | 12:48 WIB

LDS Group Mau Ekspansi Bisnis ke Surabaya dan Bali

LDS Group Mau Ekspansi Bisnis ke Surabaya dan Bali

Bisnis | Senin, 21 Oktober 2024 | 17:04 WIB

Gandeng YLAB, Kisai Entertainment Sebut Potensi Ekspor Webtoon Tembus USD 2 Juta/Tahun

Gandeng YLAB, Kisai Entertainment Sebut Potensi Ekspor Webtoon Tembus USD 2 Juta/Tahun

Bisnis | Jum'at, 18 Oktober 2024 | 15:42 WIB

Terkini

Utang Rp 1 Juta Tak Masuk SLIK, Solusi Akses KPR atau Ancaman Kredit Macet?

Utang Rp 1 Juta Tak Masuk SLIK, Solusi Akses KPR atau Ancaman Kredit Macet?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 15:15 WIB

Dear Pak Prabowo! Utang RI Tembus Rp7.509 Triliun, Bayi Baru Lahir Langsung Menanggung Rp26 Juta

Dear Pak Prabowo! Utang RI Tembus Rp7.509 Triliun, Bayi Baru Lahir Langsung Menanggung Rp26 Juta

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 14:50 WIB

Kapal Tanker China Gagal Tembus Blokade AS di Teluk Persia

Kapal Tanker China Gagal Tembus Blokade AS di Teluk Persia

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 14:30 WIB

Kursi Panas Bos Astra: Sinyal Kuat Rudy Gantikan Djony Bunarto, Saham ASII Langsung Gaspol!

Kursi Panas Bos Astra: Sinyal Kuat Rudy Gantikan Djony Bunarto, Saham ASII Langsung Gaspol!

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 14:26 WIB

Punya Utang Pinjol di Bawah Rp1 Juta Bisa Ajukan KPR, Apa Dampaknya ke Perbankan?

Punya Utang Pinjol di Bawah Rp1 Juta Bisa Ajukan KPR, Apa Dampaknya ke Perbankan?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 14:00 WIB

Apa Itu Nafta? Yang Bikin Harga Plastik Makin Mahal

Apa Itu Nafta? Yang Bikin Harga Plastik Makin Mahal

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 13:51 WIB

Permintaan Melemah, Harga Konsentrat Tembaga dan Emas RI Anjlok

Permintaan Melemah, Harga Konsentrat Tembaga dan Emas RI Anjlok

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 13:41 WIB

Minyakita Sulit Didapat dan Mahal, Pedagang Kritik Distribusi Bulog

Minyakita Sulit Didapat dan Mahal, Pedagang Kritik Distribusi Bulog

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 13:31 WIB

IHSG Masih di Zona Hijau Pada Sesi I, 447 Saham Melesat

IHSG Masih di Zona Hijau Pada Sesi I, 447 Saham Melesat

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 13:03 WIB

Industri Gula Amburadul, Swasembada Terancam Gagal?

Industri Gula Amburadul, Swasembada Terancam Gagal?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 12:59 WIB