Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.905,620
LQ45 668,634
Srikehati 330,295
JII 446,889
USD/IDR 17.410

Emiten Kemasan Kertas Ini Raup Pendapatan Rp106 M di Kuartal III 2024

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 15 November 2024 | 15:46 WIB
Emiten Kemasan Kertas Ini Raup Pendapatan Rp106 M di Kuartal III 2024
Paparan publik PT Paperocks Indonesia Tbk

Suara.com - Emiten kemasan kertas PT Paperocks Indonesia Tbk. (PPRI) mencatat pendapatan sebesar Rp106,46 miliar di kuartal III-2024, naik 41,17% dibanding periode sama di tahun sebelumnya sebesar Rp75,41 miliar.

PPRI juga memperoleh laba tahun berjalan sebesar Rp2,9 miliar atau naik sebesar 120,55% dibanding periode sama di tahun 2023 yang hanya sejumlah Rp1,32 miliar.

“Alhamdulillah, semua ini membuktikan bahwa kepercayaan yang diberikan para pemegang saham PPRI dapat manajemen wujudkan dalam bentuk kinerja yang bagus. Sebagai pemain baru di bursa saham Indonesia, pencapaian ini sungguh membanggakan,” kata Direktur Keuangan PPRI Dillon Sutandar dalam paparan publiknya secara virtual, Jumat (15/11/2024).

Asal tahu saja PPRI resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Agustus tahun lalu.

Dillon menambahkan, naiknya revenue Perseroan tidak terlepas dari strategi bisnis yang dilakukan. Salah satu strategi Penjualan yang dilakukan Perseroan untuk meningkatkan penjualan di tahun 2024 adalah dengan lebih agresif dalam merambah pasar baru.

“Perusahaan juga terus berinovasi untuk menciptakan produk baru dengan tetap menjaga kualitas dan juga pelayanan kepada semua pelanggan,” katanya.

Menurut Dillon, Perseroan optimis pendapatan di kuartal IV 2024 akan semakin kinclong. Dengan penjualan di kuartal -III 2024 sebesar Rp 106,46 miliar, Dillon optimis pendapatan Perseroan di kuartal-IV 2024 akan mampu mencapai angka sebesar Rp 144 miliar.

“Pada Tahun 2025 Perseroan optimis mampu mencapai kenaikan penjualan (YoY) sebesar 40%,” terangnya.

Dillon mengatakan, perusahaannya menitikberatkan usahanya pada industri pengemasan dengan menggunakan bahan utama dari kertas, yang merupakan sumber daya terbarukan. Selain itu, PPRI aktif memperkenalkan produk-produk ramah lingkungan untuk memberikan dampak positif bagi pelanggan, karyawan, dan lingkungan sekitar.

“Ini memang menjadi komitmen kami sejak awal, untuk berkontribusi secara positif menjaga keberlanjutan lingkungan serta memberikan manfaat yang berkesinambungan bagi semua pihak,” kata Dillon lagi.

Sementara itu Direktur Utama PPRI Catur Jatiwaluyo mengatakan pihaknya meyakini bahwa perkembangan industri makanan dan minuman di Indonesia terus meningkat dan terus tumbuh di 2024 ini terbukti hingga kuartal I-2024. Struktur Produk Domestik Bruto (PDB) industri non-migas di dominasi oleh industri makanan dan minuman sebesar 39,91% atau 6,47% dari total PDB Nasional.

“Sejalan dengan itu, laju perkembangan industri pengemasan makanan (food packaging industry) ditaksir mencapai 6% atau melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang ditargetkan 5% pada 2024,” jelas Dillon.

Dillon mengatakan, tantangan dalam industri kemasan adalah inovasi dalam menciptakan kemasan yang bisa didaur ulang, mudah terurai, atau menggunakan bahan baku terbarukan. Hal ini menjadi fokus utama untuk memastikan bahwa industri ini terus berkembang tanpa merusak lingkungan.

Dengan perkembangan e-commerce dan meningkatnya jumlah startup di bidang produk konsumen cepat saji (fast moving consumer goods/FMCG), industri kemasan Indonesia diprediksi akan terus berkembang. “Konsumen modern menginginkan kenyamanan dan kecepatan, dan kemasan berperan penting dalam memenuhi ekspektasi ini,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emiten Leasing Boy Thohir PHK Ribuan Pekerja dan Tutup Kantor

Emiten Leasing Boy Thohir PHK Ribuan Pekerja dan Tutup Kantor

Bisnis | Jum'at, 15 November 2024 | 11:33 WIB

Raih Sertifikasi, Emiten CNMA Jamin Makanan-Minuman di XXI Halal

Raih Sertifikasi, Emiten CNMA Jamin Makanan-Minuman di XXI Halal

Bisnis | Kamis, 14 November 2024 | 19:24 WIB

Sikap Bos BNI soal Kredit Macet Rp375 Miliar "Nyangkut" di Sritex: Kami Nurut Aja!

Sikap Bos BNI soal Kredit Macet Rp375 Miliar "Nyangkut" di Sritex: Kami Nurut Aja!

Bisnis | Kamis, 14 November 2024 | 16:18 WIB

Terkini

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:40 WIB

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:10 WIB

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:53 WIB

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:35 WIB

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:02 WIB

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:00 WIB

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:24 WIB

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58 WIB

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:32 WIB