Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Harga Bitcoin Capai Harga Tertinggi, Akankah Terus Naik di Era Trump?

M Nurhadi

Minggu, 17 November 2024 | 15:34 WIB
Harga Bitcoin Capai Harga Tertinggi, Akankah Terus Naik di Era Trump?
Ilustrasi Bitcoin [Envato]

Suara.com - Kemenangan Donald Trump dalam Pemilu Amerika Serikat 2024 telah mendorong harga Bitcoin mencapai rekor tertingginya. Apa hubungan antara pencapaian harga Bitcoin yang tinggi dengan kemenangan politisi Partai Republik ini? Mari kita simak penjelasannya di sini.

Donald Trump meraih 312 suara electoral, melampaui batas minimum yang ditetapkan yaitu 270 suara. Ia mengumumkan kemenangannya pada 6 November 2024.

Kemenangan ini memberikan dampak positif bagi pasar cryptocurrency, sehingga harga Bitcoin melonjak hingga mencapai rekor tertinggi.

Setelah Trump mengumumkan kemenangannya, harga Bitcoin pada Rabu, 13 November 2024, menembus angka 93.000 dolar AS per keping. Ini merupakan kali pertama dalam sejarah Bitcoin melampaui level 80.000 dolar. Sebelumnya, rekor tertinggi Bitcoin berada di angka 73.797 dolar AS pada Maret 2024.

Faktor Penyebab Rekor Tertinggi Bitcoin

Salah satu faktor yang mendorong harga Bitcoin ke rekor tertinggi adalah harapan investor bahwa Trump akan membawa perubahan regulasi yang lebih mendukung untuk pasar kripto. Dulu, Trump dikenal sebagai penentang kripto, namun kini ia beralih untuk mendukung industri tersebut. Dalam kampanyenya, Trump berjanji akan menciptakan cadangan Bitcoin yang strategis dan menunjuk regulator keuangan yang pro-kripto.

Agenda lebih luas dari Trump mencakup pemotongan pajak dan pengurangan regulasi bagi bisnis. Ia juga mendorong peningkatan investasi lainnya setelah memenangkan pemilu.

Di Indonesia, Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka (Bappeti) telah melegalkan Bitcoin dan beberapa cryptocurrency lainnya sejak tahun 2019. Regulasi mengenai legalitas Bitcoin dan cryptocurrency di Indonesia tercantum dalam Peraturan Bappeti Nomor 5 Tahun 2019 tentang Ketentuan Teknis Penyelenggaraan Pasar Fisik Aset Kripto di Bursa Berjangka.

Para pelaku pasar Bitcoin di Indonesia, seperti CEO Indodax, percaya bahwa pencapaian rekor harga Bitcoin ini menandakan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Bitcoin sebagai aset digital.

baca juga

Pencapaian ini juga membuka peluang bagi Bitcoin untuk mencapai harga yang lebih tinggi jika didukung oleh berbagai faktor, termasuk realisasi janji kebijakan Donald Trump saat menjabat sebagai Presiden AS.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bitcoin Kalahkan Perak, Jadi Aset Terbesar ke-8 Dunia

Bitcoin Kalahkan Perak, Jadi Aset Terbesar ke-8 Dunia

Bisnis | Sabtu, 16 November 2024 | 14:34 WIB

Harga Bitcoin Capai US$90.000, Pengamat Prediksi Masih Bisa Menguat

Harga Bitcoin Capai US$90.000, Pengamat Prediksi Masih Bisa Menguat

Bisnis | Kamis, 14 November 2024 | 16:30 WIB

Bullish, Harga Bitcoin dan Aset Kripto Lain Naik Signifikan

Bullish, Harga Bitcoin dan Aset Kripto Lain Naik Signifikan

Bisnis | Kamis, 14 November 2024 | 12:13 WIB

Terkini

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:34 WIB

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:08 WIB

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:50 WIB

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:46 WIB

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:41 WIB

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:32 WIB

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:29 WIB

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:23 WIB

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:14 WIB

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:11 WIB