Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.855.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.195,229
LQ45 726,150
Srikehati 345,455
JII 489,856
USD/IDR 17.090

Ekonomi Babel Makin Terpuruk, Tata Niaga Timah Jadi Biang Kerok

Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 21 November 2024 | 18:40 WIB
Ekonomi Babel Makin Terpuruk, Tata Niaga Timah Jadi Biang Kerok
Penampakan Tambang Timah di Bangka Belitung (dok. PT Timah)

Suara.com - Sidang kasus korupsi tata niaga timah dengan terdakwa Helena Liem dan Mochtar Riza Pahlevi kembali digelar di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta pada Rabu, 20 November 2024.

Salah satu saksi yang memberikan keterangan adalah Elly Rebuin, seorang aktivis lingkungan dan tokoh Bangka Belitung (Babel).

Dalam kesaksiannya, Elly menyoroti dampak kerugian ekonomi yang dialami Babel akibat konflik tata niaga timah.

Elly menyoroti ketimpangan besar antara pendapatan yang diperoleh PT Timah Tbk dengan perhitungan kerusakan lingkungan yang disampaikan oleh saksi ahli sebelumnya. Berdasarkan data yang dipaparkannya, produksi logam timah PT Timah Tbk dari 2015 hingga 2022 mencapai 283.257 ton, dengan total pendapatan sebesar Rp82,7 triliun.

Namun, angka kerusakan lingkungan yang dihitung oleh ahli disebut mencapai Rp271 triliun.

"Angka ini sangat tidak masuk akal. Perhitungan kerugian lingkungan yang disajikan tidak jelas metodenya, mencampurkan biaya reklamasi dan kerusakan, serta tidak sesuai dengan objek tambang atau izin yang dihitung," ujar Elly seperti dikutip, Kamis (21/11/2024).

Elly mengungkapkan dampak besar kasus tata niaga timah terhadap ekonomi Babel. Timah, yang selama ini menjadi penggerak utama ekonomi Babel dengan kontribusi pertumbuhan ekonomi 6,85% sejak 2001, kini tidak lagi memberikan dampak positif.

Akibat kasus ini, pertumbuhan ekonomi Babel anjlok menjadi kurang dari 1% dan provinsi tersebut menjadi salah satu yang termiskin di Indonesia.

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Babel, pertumbuhan ekonomi diproyeksikan hanya mencapai 0,2% pada 2025. Selain itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Agustus 2024 meningkat menjadi 4,63%, naik 0,07 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Bahkan, pekerja paruh waktu mengalami penurunan, mencerminkan kondisi pasar tenaga kerja yang semakin lesu.

Elly juga menyatakan bahwa konflik dalam tata niaga timah telah membuat masyarakat Bangka Belitung menjadi penonton di rumah sendiri. Banyak warga yang kehilangan akses terhadap sumber daya ekonomi mereka, sementara pertambangan ilegal semakin menambah kerusakan lingkungan tanpa solusi konkret dari pemerintah daerah dan pemangku kebijakan terkait.

"Masyarakat sudah tahu harga timah di pasar dunia, dan mereka tidak bisa lagi dibohongi. Mereka ingin hidup makmur dan rukun, tapi apa yang terjadi sekarang justru sebaliknya," kata

Elly meminta pemerintah dan pihak terkait untuk segera mengambil langkah konkret, termasuk memperbaiki tata kelola timah, menegakkan hukum secara adil, dan memulihkan ekonomi Babel. Ia menegaskan bahwa Babel membutuhkan kebijakan yang mengutamakan kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

"Timah adalah panglima ekonomi Babel. Jika ini tidak segera diselesaikan, Babel hanya akan terus terpuruk, kehilangan identitas sebagai provinsi yang dulu tumbuh paling cepat di Sumatera," pungkas dia.

Dampak kasus tata niaga timah ini tidak hanya merugikan lingkungan, tetapi juga membawa provinsi Babel ke ambang krisis ekonomi dan sosial yang serius. Kini, harapan masyarakat Babel bertumpu pada solusi yang segera dan terintegrasi dari pemerintah serta pemangku kepentingan lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengangguran Meningkat, Menaker Mau Buat Job Fair Setiap Minggu

Pengangguran Meningkat, Menaker Mau Buat Job Fair Setiap Minggu

Bisnis | Kamis, 21 November 2024 | 15:26 WIB

Kasus Timah, Transaksi Bisnis BUMN Rentan Disalahartikan sebagai Korupsi

Kasus Timah, Transaksi Bisnis BUMN Rentan Disalahartikan sebagai Korupsi

Bisnis | Kamis, 21 November 2024 | 12:10 WIB

Heboh! Ahli Pertambangan Bantah Kerugian Lingkungan Bisa Dipidana

Heboh! Ahli Pertambangan Bantah Kerugian Lingkungan Bisa Dipidana

Bisnis | Kamis, 21 November 2024 | 11:58 WIB

Terkini

Anomali Saham BBCA Jadi Peluang Emas Investor?

Anomali Saham BBCA Jadi Peluang Emas Investor?

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 14:25 WIB

Kronologi Kurs Rupiah Kembali ke Level Rp16.900 Setelah Sempat Tembus Rp17.100

Kronologi Kurs Rupiah Kembali ke Level Rp16.900 Setelah Sempat Tembus Rp17.100

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 14:20 WIB

Dikuras untuk Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Menciut ke Titik Terendah

Dikuras untuk Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Menciut ke Titik Terendah

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 14:14 WIB

Masalah Komersialisasi Disebut Jadi Tantangan Utama Panas Bumi di Indonesia

Masalah Komersialisasi Disebut Jadi Tantangan Utama Panas Bumi di Indonesia

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 14:06 WIB

Harga Tiket Pesawat Domestik Garuda Indonesia Resmi Naik!

Harga Tiket Pesawat Domestik Garuda Indonesia Resmi Naik!

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 13:57 WIB

Jelang RUPS, BBRI Dikabarkan Bakal Bagi Dividen Lebih Besar

Jelang RUPS, BBRI Dikabarkan Bakal Bagi Dividen Lebih Besar

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 13:47 WIB

Proyek Tol Gilimanuk-Mengwi 'Gantung', Wayan Koster: Kami Malu Ditanya Masyarakat Terus!

Proyek Tol Gilimanuk-Mengwi 'Gantung', Wayan Koster: Kami Malu Ditanya Masyarakat Terus!

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 13:43 WIB

6 Fakta Sepeda Motor Listrik untuk Pengadaan Program MBG, Jumlahnya 21 Ribu

6 Fakta Sepeda Motor Listrik untuk Pengadaan Program MBG, Jumlahnya 21 Ribu

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 13:29 WIB

Urai Macet Horor Bali, Menhub Siapkan Water Taxi hingga Pelabuhan Logistik Baru

Urai Macet Horor Bali, Menhub Siapkan Water Taxi hingga Pelabuhan Logistik Baru

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 13:23 WIB

IHSG Terbang 3% ke Level 7.207 di Sesi I, 592 Saham Naik

IHSG Terbang 3% ke Level 7.207 di Sesi I, 592 Saham Naik

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 12:47 WIB