Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.465.000
IHSG 5.912,442
LQ45 587,370
Srikehati 290,628
JII 345,613
USD/IDR 18.085

PT Sumitomo Forestry Perusahaan Apa? Diminta Prabowo Mengembangkan Food Estate di Indonesia

Baehaqi Almutoif

Minggu, 08 Desember 2024 | 18:11 WIB
PT Sumitomo Forestry Perusahaan Apa? Diminta Prabowo Mengembangkan Food Estate di Indonesia
Presiden RI Prabowo Subianto bertemu dengan perwakilan pengusaha Jepang dari Japan-Indonesia Association (JAPINDA) di Istana Negara, Kamis (5/12/2024). (ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - Baru-baru ini Presiden Prabowo Subianto bertemu sejumlah pengusaha dalam dan luar negeri untuk membahas pengembangan lahan pertanian di Indonesia.

Prabowo mengundang mengundang pengusaha asal Kalimantan Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam dan perusahaan asal Jepang, PT Sumitomo Forestry Indonesia di Istana Negara pada Jumat (6/12/2024).

Menko bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pertamuan itu membahas mengenai pengembangan food estate.

PT Sumitomo Forestry Indonesia disebutkan Airlangga akan mengembangkan lahan-lahan pertanian Indonesia. "Haji Isam kan salah satu yang mengembangkan food estate dan salah satu juga yang mengembangkan food estate dari Jepang Sumitomo Forestry," kata Airlangga dikutip.

Lantas bergerak di bidang apakah Sumitomo Forestry Indonesia? Berikut ini profil singkatnya.

PT Sumitomo Forestry Indonesia

Melansir dari laman resminya, PT Sumitomo Forestry Indonesia merupakan perusahaan asal Jepang yang bergerak di bidang kehutanan.

Perusahaan ini telah berdiri sejak lama, kurang lebih sekitar 330 tahun. PT Sumitomo Forestry Indonesia memiliki mengelola kayu menjadi bahan untuk bangunan dengan tetap menerapkan prinsip-prinsip berkelanjutan pada pengelolaan hutan.

PT Sumitomo Forestry Indonesia anak perusahaan, di antaranya Kutai Timber Indonesia, Rimba Partikel Indonesia, AST Indonesia, dan Sinar Rimba Pasifik yang semuanya bergerak di bidang manufaktur kayu lapis, papan partikel, dan furnitur.

baca juga

Kemudian memiliki anak perusahaan perkebunan Wana Subur Lestari. Mengutip dari Antara, pada 2021 perusahaan ini merupakan pemegang konsesi hutan tanaman industri seluas 40.000 hektare di Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Sedangkan Sumitomo Forestry mengelola sekitar 145.000 hektare lahan hutan di Indonesia.

Perusahaan asal Jepang tersebut juga mengembangkan bisnisnya di bidang real estate, dengan membangun perumahan di Kota Bandung, Makassar, Depok, dan Bogor. Kemudian proyek CBD Jakarta kerja sama dengan Sinarmas Land.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rahasia di Balik Pujian Prabowo: Pakar Gestur Ungkap Kemarahan & Kekecewaan pada Gus Miftah

Rahasia di Balik Pujian Prabowo: Pakar Gestur Ungkap Kemarahan & Kekecewaan pada Gus Miftah

Tekno | Minggu, 08 Desember 2024 | 17:47 WIB

Haji Isam Orang Terkaya Nomor Berapa? Crazy Rich yang Dampingi Prabowo Ketemu Investor Jepang

Haji Isam Orang Terkaya Nomor Berapa? Crazy Rich yang Dampingi Prabowo Ketemu Investor Jepang

News | Minggu, 08 Desember 2024 | 15:58 WIB

Abu Janda Bantah Incar Jabatan Gus Miftah: Gaji Saya 3 Kali Lipat Lebih Besar

Abu Janda Bantah Incar Jabatan Gus Miftah: Gaji Saya 3 Kali Lipat Lebih Besar

Lifestyle | Sabtu, 07 Desember 2024 | 21:31 WIB

Terkini

Rupiah Menguat pada Jumat Sore, Waspadai Risiko Tertekan Pekan Depan

Rupiah Menguat pada Jumat Sore, Waspadai Risiko Tertekan Pekan Depan

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:08 WIB

Dukung Liburan Sekolah Makin Seru, Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi

Dukung Liburan Sekolah Makin Seru, Gojek Hadirkan Kurasi Jalan Jajan di Aplikasi

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:02 WIB

BRI Hadirkan ORI030 untuk Investasi ORI dengan Kupon Tetap Bulanan

BRI Hadirkan ORI030 untuk Investasi ORI dengan Kupon Tetap Bulanan

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:13 WIB

Jembatan Enang-enang Hasil Patungan Rakyat Aceh Rp1 M Ditutup, Menteri PU Nilai Struktur Belum Kuat

Jembatan Enang-enang Hasil Patungan Rakyat Aceh Rp1 M Ditutup, Menteri PU Nilai Struktur Belum Kuat

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:59 WIB

Purbaya Akan Minta Penjelasan Kemenhan soal Anggaran Rudal Brahmos India

Purbaya Akan Minta Penjelasan Kemenhan soal Anggaran Rudal Brahmos India

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:42 WIB

LNG Murah Industri hanya Berlaku hingga 31 Desember

LNG Murah Industri hanya Berlaku hingga 31 Desember

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:38 WIB

BBM Shell Masih Kosong Hingga Saat Ini, Anak Buah Bahlil: Cerita Lama!

BBM Shell Masih Kosong Hingga Saat Ini, Anak Buah Bahlil: Cerita Lama!

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:33 WIB

Mitra Binaan Batik BNI Meriahkan Pameran Puspa Nuswantara 2026

Mitra Binaan Batik BNI Meriahkan Pameran Puspa Nuswantara 2026

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:12 WIB

Airlangga Ungkap Biang Kerok Neraca Dagang Sempat Defisit, Impor BBM Jadi Pemicu

Airlangga Ungkap Biang Kerok Neraca Dagang Sempat Defisit, Impor BBM Jadi Pemicu

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:38 WIB

Emas Anjlok, Dolar Perkasa! Investor Disarankan Pantau Rasio Emas Sebelum Ambil Keputusan

Emas Anjlok, Dolar Perkasa! Investor Disarankan Pantau Rasio Emas Sebelum Ambil Keputusan

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:04 WIB

×