UMP DKI Jakarta Naik Jadi Rp5,3 Juta, Emang Cukup untuk Hidup Sebulan?

M Nurhadi Suara.Com
Rabu, 11 Desember 2024 | 11:46 WIB
UMP DKI Jakarta Naik Jadi Rp5,3 Juta, Emang Cukup untuk Hidup Sebulan?
Ilustrasi pekerja di DKI Jakarta [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengumumkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) untuk tahun 2025 sebesar 6,5%, menjadikan UMP Jakarta 2025 sebesar Rp 5.396.761.

Kenaikan ini merupakan langkah penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan pekerja di ibu kota, namun juga perlu dilihat dalam konteks yang lebih luas terkait serapan tenaga kerja, tren PHK, dan biaya hidup di DKI Jakarta.

Saat ini, serapan tenaga kerja di DKI Jakarta masih menunjukkan tren positif. Menurut data dari Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta, persentase penyerapan kerja di Jakarta mencapai 40-50 persen tiap tahunnya.

Biaya Hidup di DKI Jakarta

Kenaikan UMP Jakarta 2025 menjadi Rp 5.396.761 juga perlu dilihat dalam konteks biaya hidup di DKI Jakarta yang terus meningkat.

Berdasarkan Survei Biaya Hidup (SBH) 2022 yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata biaya hidup di Jakarta mencapai Rp 14,88 juta per bulan. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan UMP yang ditetapkan, menunjukkan adanya kesenjangan antara upah minimum dan biaya hidup aktual di ibu kota.

Rincian biaya hidup di Jakarta menurut BPS meliputi:

1. Perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga: Rp 3,19 juta
2. Makanan, minuman, dan tembakau: Rp 2,78 juta
3. Transportasi: Rp 2 juta
4. Informasi, komunikasi, dan jasa keuangan: Rp 1,03 juta
5. Pendidikan: Rp 959.899
6. Perawatan pribadi dan jasa lainnya: Rp 958.555

Kenaikan UMP Jakarta 2025 sebesar 6,5% diharapkan dapat membantu pekerja menghadapi tingginya biaya hidup di ibu kota. Namun, mengingat kesenjangan yang masih cukup besar antara UMP dan rata-rata biaya hidup, tantangan ekonomi bagi pekerja di Jakarta masih cukup signifikan.

Baca Juga: KPU DKI Berharap Rekapitulasi Tingkat Provinsi Tak Banyak Berubah

Pemerintah DKI Jakarta perlu terus berupaya menyeimbangkan kepentingan pekerja dan pengusaha. Upaya-upaya seperti pelatihan keterampilan, fasilitasi pencarian kerja melalui job fair, dan pengembangan sektor-sektor ekonomi yang masih stabil perlu terus ditingkatkan untuk mengatasi isu PHK dan meningkatkan serapan tenaga kerja.

Meskipun kenaikan UMP merupakan langkah positif, diperlukan strategi komprehensif untuk mengatasi kesenjangan antara upah dan biaya hidup di Jakarta. Hal ini termasuk upaya untuk mengendalikan inflasi, meningkatkan produktivitas pekerja, dan mengembangkan sektor-sektor ekonomi yang dapat menyerap tenaga kerja dengan upah yang lebih tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI