Kebakaran Los Angeles Panggang Saham Asuransi di AS, Potensi Bangkrut Massal Meningkat

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 11 Januari 2025 | 15:08 WIB
Kebakaran Los Angeles Panggang Saham Asuransi di AS, Potensi Bangkrut Massal Meningkat
Kebakaran Los Angeles. [Tangkapan Layar/Youtube Inside Edition]

Suara.com - Kebakaran hutan yang melanda Los Angeles (LA) tak hanya menghanguskan ribuan hektar lahan, namun juga menghancurkan portofolio investor.

Saham-saham perusahaan asuransi di Amerika Serikat mengalami penurunan drastis menyusul kebakaran dahsyat yang melanda wilayah tersebut.

Beban klaim yang begitu besar memicu kekhawatiran akan potensi kebangkrutan massal di sektor asuransi. Analis memperkirakan kerugian akibat klaim asuransi akan mencapai puluhan miliar dolar.

Analis JP Morgan memperkirakan kerugian yang diasuransikan sebesar USD20 miliar dan memperkirakan kerugian yang tidak diasuransikan dapat melonjak hingga lebih dari USD100 miliar.

"Itu akan menjadikan kebakaran di LA sebagai yang termahal dalam sejarah AS, setara dengan hampir 4% dari PDB tahunan California. "Ini mungkin akan menjadi jumlah terbesar orang yang tidak diasuransikan atau kurang diasuransikan selama bencana besar seperti ini," ujar Diane Delaney, direktur eksekutif Private Risk Management Association, kepada The Post.

"Tujuan asuransi adalah untuk hadir pada saat klaim diajukan, dan jika itu akan membuat mereka bangkrut, mereka akan menarik diri dari negara bagian tersebut," papar Delaney.

Saham perusahaan asuransi yang memiliki eksposur ke California, termasuk Allstate, Travelers Companies, Chubb, Mercury, dan American International Group, anjlok pada hari Jumat. Mercury mengalami kerugian terburuk dengan saham anjlok lebih dari 20% pada Jumat sore.

California, tidak seperti kebanyakan negara bagian lainnya, selama bertahun-tahun tidak mengizinkan perusahaan asuransi untuk memperhitungkan risiko cuaca saat menetapkan tarif mereka, sehingga sangat berisiko bagi perusahaan asuransi.

Sementara itu, Golden State semakin rentan terhadap kebakaran hutan, gempa bumi, banjir, dan kekeringan dari waktu ke waktu, yang menyebabkan banyak perusahaan asuransi tutup.

baca juga

Pada tahun 2023, State Farm mengatakan tidak akan lagi menerima aplikasi baru untuk asuransi pemilik rumah karena risiko bencana. Tahun lalu, perusahaan mengatakan akan mengakhiri pertanggungan untuk 72.000 rumah dan apartemen di negara bagian tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta-Fakta Mencengangkan di Balik Kebakaran Hebat Los Angeles: Contoh Langsung Dampak Perubahan Iklim!

Fakta-Fakta Mencengangkan di Balik Kebakaran Hebat Los Angeles: Contoh Langsung Dampak Perubahan Iklim!

News | Sabtu, 11 Januari 2025 | 14:33 WIB

Paris Hilton Bagikan Kondisi Rumahnya yang Terdampak Kebakaran LA, Netizen Singgung soal Gaza

Paris Hilton Bagikan Kondisi Rumahnya yang Terdampak Kebakaran LA, Netizen Singgung soal Gaza

Lifestyle | Sabtu, 11 Januari 2025 | 14:07 WIB

Profil Insight Investments Management Yang Nikmati Cuan Haram dari Investasi Fiktif Taspen

Profil Insight Investments Management Yang Nikmati Cuan Haram dari Investasi Fiktif Taspen

Bisnis | Sabtu, 11 Januari 2025 | 11:47 WIB

Terkini

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

×