Temuan Baru, Pemilik SHGB dan SHM Pagar Laut Tangerang Terafiliasi PIK 2?

M Nurhadi

Senin, 20 Januari 2025 | 13:53 WIB
Temuan Baru, Pemilik SHGB dan SHM Pagar Laut Tangerang Terafiliasi PIK 2?
Sejumlah anggota Marinir dari TNI AL dan nelayan membongkar pagar laut di Pesisir Pantai Tanjung Pasir, Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (18/1/2025). [ANTARA/Azmi Samsul Maarif]

Suara.com - PT Cahaya Inti Sentosa adalah perusahaan yang tercatat sebagai salah satu pemilik Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) dan Sertifikat Hak Milik (SHM) di kawasan Pagar Laut, Tangerang.

Penelusuran Redaksi Bisnis Suara.com menemukan pemanggilan data Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang merujuk pada surat Perseroan Nomor 029/PIK2/PANI/SPE/CORSEC/VIII/2023 yang menginformasikan bahwa PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) pada 9 Agustus 2023 menyampaikan pemberitahuan RUPS di mana salah satu agendanya adalah persetujuan transaksi materal dan afiliasi terkait penggunaan dana hasil PMHETD II yang digunakan afiliasi perusahaan PIK 2, salah satunya adalah PT Cahaya Inti Sentosa.

Perusahaan PT Cahaya Inti Sentosa sendiri diketahui sebagai salah satu pihak di balik penguasaan 20 bidang di wilayah pagar laut Tangerang yang ramai diperbincangkan. Sementara sisanya, 234 bidang dikuasai oleh PT Intan Agung Makmur. Informasi ini disampaikan langsung oleh Menteri ATR, Nusron Wahid.

Selain PT Cahaya Inti Sentosa, RUPS PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), surat tersebut juga membahas persetujuan transaksi materal dan afiliasi PT Bumindo Mekar Wibawa, PT Jaya Indah Sentosa, PT Kemilau Karya Utama, PT Karunia Utama Selaras, PT Sumber Cipta Utama dan PT Sharindo Matratama.

Selain itu, surat ang ditandatangani oleh Christy Grassela selaku Corporate Secretary itu juga menyampaikan pembahasan Penyertaan Perseroan atas saham baru yang diterbitkan oleh PT Bumindo Mekar Wibawa, PT Cahaya Inti Sentosa, PT Jaya Indah Sentosa, PT Kemilau Karya Utama, PT Karunia Utama Selaras, PT Sumber Cipta Utama dan PT Sharindo Matratama.

Sayangnya, informasi mengenai profil lengkap perusahaan ini, termasuk bidang usaha, struktur organisasi, dan sejarah pendiriannya, tidak tersedia secara publik dalam sumber yang dapat diakses. Belum diketahui pula apakah perusahaan PT Cahaya Inti Sentosa dalam surat itu merujuk pada yang disampaikan oleh Menteri Nusron Wahid.

Dibantah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian

Meski demikian, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menegaskan bahwa proyek Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 merupakan bagian dari pengembangan kawasan Ekowisata Tropical Coastland dan tidak ada hubungannya dengan isu pagar laut yang belakangan ini ramai diperbincangkan.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian, Haryo Limanseto, menjelaskan bahwa luas kawasan yang akan dikembangkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) adalah sekitar 1.755 hektare.

baca juga

"Pengembangan kawasan ini tidak terkait dengan keberadaan pagar laut yang sering diberitakan. PSN di PIK 2 hanya fokus pada pengembangan ekoturisme," ujar Haryo dalam rilis resmi yang disampaikan pada Minggu (19/1).

Proyek ini dikelola oleh Agung Sedayu Group dan diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa investasi untuk proyek ini diperkirakan mencapai Rp65 triliun, dengan potensi penyerapan tenaga kerja langsung sebanyak 6.235 orang dan 13.550 orang sebagai efek pengganda.

Sementara itu, keberadaan pagar laut misterius sepanjang 30,16 kilometer di Kabupaten Tangerang telah mengganggu aktivitas masyarakat pesisir, terutama para nelayan. Ombudsman RI memperkirakan kerugian yang ditimbulkan akibat pagar tersebut mencapai Rp9 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pernyataan Menteri KKP Trenggono Dikecam, Disebut Lecehkan Militer

Pernyataan Menteri KKP Trenggono Dikecam, Disebut Lecehkan Militer

Bisnis | Senin, 20 Januari 2025 | 12:50 WIB

Intan Agung Makmur Kuasai Hampir Seluruh Lahan Pagar Laut Tangerang, Alamatnya di PIK 2

Intan Agung Makmur Kuasai Hampir Seluruh Lahan Pagar Laut Tangerang, Alamatnya di PIK 2

Bisnis | Senin, 20 Januari 2025 | 12:36 WIB

Skandal Pagar Laut Dekat PSN PIK 2 Terkuak: Sertifikat HGB Diterbitkan untuk Lahan di Tengah Laut

Skandal Pagar Laut Dekat PSN PIK 2 Terkuak: Sertifikat HGB Diterbitkan untuk Lahan di Tengah Laut

Bisnis | Senin, 20 Januari 2025 | 12:03 WIB

Legislator PDIP Pertanyakan TNI AL Bongkar Pagar Laut Tangerang: Apa Sudah Melalui Proses Hukum?

Legislator PDIP Pertanyakan TNI AL Bongkar Pagar Laut Tangerang: Apa Sudah Melalui Proses Hukum?

News | Senin, 20 Januari 2025 | 10:00 WIB

Siapa Sosok Kholid Nelayan? Lantang Bicara Soal Pagar Laut di Tangerang

Siapa Sosok Kholid Nelayan? Lantang Bicara Soal Pagar Laut di Tangerang

Lifestyle | Senin, 20 Januari 2025 | 09:59 WIB

Menteri KKP Minta Bantuan Polisi Panggil Nelayan yang Klaim Pasang Pagar Laut di Tangerang

Menteri KKP Minta Bantuan Polisi Panggil Nelayan yang Klaim Pasang Pagar Laut di Tangerang

News | Senin, 20 Januari 2025 | 09:39 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×