Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Alasan Bos Pertamina Harus Impor Minyak Mentah dan Produk BBM

Achmad Fauzi

Senin, 03 Maret 2025 | 15:25 WIB
Alasan Bos Pertamina Harus Impor Minyak Mentah dan Produk BBM
Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri (tengah) bersama jajaran direksi dalam konferensi pers/ist

Suara.com - Direktur PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri membeberkan, alasan perusahaan impor minyak mentah maupun produk BBM. Dirinya mengakui, produksi minyak mentah dalam negeri memang belum cukup untuk memenuhi permintaan.

Alhasil, sebagian kebutuhan ditutupi dari impor dari luar negeri.

"Dengan demikian kurang lebih ada sekitar 40 persen kebutuhan kita untuk menambah sumber dari luar Indonesia untuk minyak mentah dan sekitar 42 persen untuk sumber produk dari luar Indonesia," ujarnya dalam Konferensi Pers di Grha Pertamina, Jakarta, Senin (3/3/2025).

Namun demikian, lanjut Simon, untuk menghindari terjadi kembali kasus korupsi dalam pengadaan impor minyak mentah, dirinya menjamin akan melakukan transparansi di seluruh proses.

"Proses yang tentunya sudah berjalan baik, sesuai GCG yang baik, kita pertahankan dan celah-celah yang kemarin sempat kita dengar dari temuan atau fakta hukum kita perbaiki. Dan tentunya semakin mendapat cara agar supaya pengelolaan ini tidak memberikan dampak yang negatif terhadap perusahaan ataupun keuangan negara," ucap dia.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Direktur Utama Wiko Migantoro menambahkan, memang dalam pemerintahan baru, Pertamina didorong meningkat kapasitas dari sektor hulu. Hal ini agar kinerja perminyakan Indonesia tidak begitu jauh dengan negara-negara produsen minyak mentah.

Apalagi kekinian, pemerintah telah mengeluarkan aturan, di mana minyak mentah yang didapat dari dalam negeri harus diolah di Kilang milik Pertamina.

"Kemudian dari sisi kilang tadi benar, kita telah melakukan grading, saat ini kilang kita beroperasi cukup baik ya. Di evaluasi produknya meningkat dari sebelumnya 75 sekarang sudah mencapai 82. Artinya range minyak yang bisa menghasilkan produk yang bernilai ketika diolah di kilang kita memingkat, tentu saja ini menambah kemampuan kita menghasilkan produk," jelas dia.

Wiko menegaskan, jika memang kebutuhan dalam negeri belum cukup dari produksi, maka memang harus impor minyak mentah.

baca juga

"Nah ini apabila kemudian kita masih memerlukan report dari luar negeri, pengadaan dari luar negeri. Jadi seperti dikatakan tadi kita akan memperbaiki tata perolehannya termasukkan proses yang berjalan saat ini," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasih Kontak Pribadi, Bos Pertamina Bilang Masyarakat Bisa Langsung Lapor Jika Ada Kecurangan

Kasih Kontak Pribadi, Bos Pertamina Bilang Masyarakat Bisa Langsung Lapor Jika Ada Kecurangan

Bisnis | Senin, 03 Maret 2025 | 15:21 WIB

Soal Pertamax Oplosan, Bos Pertamina: Kami Mohon Maaf dan Memperbaiki Diri!

Soal Pertamax Oplosan, Bos Pertamina: Kami Mohon Maaf dan Memperbaiki Diri!

Bisnis | Senin, 03 Maret 2025 | 12:36 WIB

Ramai Dihujat, Pertamina Langsung Bentuk Tim Crisis Center

Ramai Dihujat, Pertamina Langsung Bentuk Tim Crisis Center

Bisnis | Senin, 03 Maret 2025 | 12:22 WIB

Terkini

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB