Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.458,496
LQ45 746,470
Srikehati 349,085
JII 516,664

Kebijakan Tarif Trump Picu Kekhawatiran Pasar: Wall Street Anjlok, IHSG Siap-siap Turun Lagi?

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 04 Maret 2025 | 07:27 WIB
Kebijakan Tarif Trump Picu Kekhawatiran Pasar: Wall Street Anjlok, IHSG Siap-siap Turun Lagi?
Sebagai Ilustrasi-Seorang pengunjung mengambil gambar pergerakan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (30/12/2024). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym.]

Suara.com - Indeks-indeks utama Wall Street mengalami tekanan pada Senin (3/3/2025) setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan pemberlakuan tarif impor baru terhadap beberapa mitra dagang utama Amerika Serikat.

Kebijakan ini memicu kekhawatiran investor akan dampaknya terhadap perdagangan global dan pertumbuhan ekonomi. Indeks S&P 500 melemah 1,8%, sementara Dow Jones Industrial Average turun 649,67 poin (1,5%). Indeks Nasdaq Composite juga terkoreksi 2,6%, didorong oleh penurunan saham Nvidia lebih dari 8%.

Kebijakan Tarif Baru Trump

Presiden Trump menegaskan bahwa tarif impor sebesar 25% untuk produk dari Meksiko dan Kanada akan mulai berlaku pada Selasa (4/3/2025). "Tidak ada ruang tersisa untuk Meksiko maupun Kanada. Tarif balasan mulai berlaku pada 2 April, namun yang lebih penting, besok tarif 25% untuk Kanada dan Meksiko akan mulai diberlakukan," ujar Trump di Gedung Putih, didampingi oleh Menteri Perdagangan Howard Lutnick. Selain itu, Trump juga menandatangani kebijakan baru yang menetapkan tarif tambahan 10% terhadap impor dari China.

Kebijakan ini menimbulkan ketidakpastian di pasar global, terutama di tengah upaya pemulihan ekonomi pasca-pandemi. Investor khawatir bahwa tarif ini dapat memicu perang dagang baru dan menghambat pertumbuhan ekonomi global.

Saham perusahaan teknologi, terutama yang bergerak di bidang kecerdasan buatan (AI), mengalami penurunan signifikan. Selain Nvidia, saham Broadcom dan Super Micro Computer juga terkoreksi tajam. Penurunan ini mencerminkan kekhawatiran investor terhadap dampak tarif impor pada rantai pasok global dan biaya produksi perusahaan teknologi.

Bursa Saham Asia Beragam

Sementara itu, bursa saham di kawasan Asia Pasifik menunjukkan kinerja beragam pada hari yang sama. Investor di kawasan ini menunggu kejelasan lebih lanjut mengenai rencana tarif dagang Trump. Indeks Nikkei 225 Jepang naik 1,70%, dan Indeks Topix menguat 1,77%. Di Australia, Indeks ASX 200 naik 0,90%, meskipun indeks manajer pembelian manufaktur S&P Global di Australia pada Februari sedikit menurun menjadi 50,4 dari 50,6 pada bulan sebelumnya.

Di Hong Kong, Indeks Hang Seng menguat 0,28%. Sementara itu, bursa saham Korea Selatan libur pada awal pekan ini. Investor juga menantikan rilis indeks manajer pembelian manufaktur Caixin/S&P Global China untuk Februari, yang diperkirakan akan memberikan gambaran lebih jelas mengenai kondisi ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut.

IHSG: Potensi Koreksi di Tengah Ketidakpastian Global

Di Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup menguat 3,97%, didukung oleh pembelian asing senilai Rp173 miliar.

Saham-saham yang paling banyak dibeli investor asing antara lain BBCA, ASII, BBRI, JPFA, dan TPIA. Namun, IHSG hari ini berpotensi terkoreksi seiring dengan pengenaan tarif AS terhadap China sebesar 20%.

Level Support dan Resist IHSG:
- Support: 6.350-6.450
- Resist: 6.575-6.630

Beberapa saham yang direkomendasikan pengamat untuk trading hari ini diantaranya: 

1. TLKM (Telkom Indonesia)
- Strategi: Buy on Weakness
- Area Beli: 2.370
- Cut Loss: Jika break di bawah 2.330
- Target: 2.440-2.460 (short term)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Netanyahu Sanjung Trump: "Teman Terbaik Israel, Kirim Amunisi Lawan Teror Iran"

Netanyahu Sanjung Trump: "Teman Terbaik Israel, Kirim Amunisi Lawan Teror Iran"

News | Selasa, 04 Maret 2025 | 03:25 WIB

Daryl Hannah Teriak "Slava Ukraina!" di Oscar, Selebriti Beri Tepuk Tangan Meriah

Daryl Hannah Teriak "Slava Ukraina!" di Oscar, Selebriti Beri Tepuk Tangan Meriah

News | Senin, 03 Maret 2025 | 16:26 WIB

Zelensky Tegaskan Kebebasan Ukraina Tidak untuk Dijual di Tengah Ketegangan dengan Trump

Zelensky Tegaskan Kebebasan Ukraina Tidak untuk Dijual di Tengah Ketegangan dengan Trump

News | Selasa, 04 Maret 2025 | 05:05 WIB

Trump Undang Eks Sandera Hamas yang Mengaku Alami Penyiksaan saat Ditahan

Trump Undang Eks Sandera Hamas yang Mengaku Alami Penyiksaan saat Ditahan

News | Selasa, 04 Maret 2025 | 04:05 WIB

Trump Tegaskan AS Tak Perlu Khawatir Berlebihan terhadap Putin

Trump Tegaskan AS Tak Perlu Khawatir Berlebihan terhadap Putin

News | Senin, 03 Maret 2025 | 15:22 WIB

Trump: Khawatirkan Kriminal, Bukan Putin! Pernyataan Kontroversial Picu Ketegangan Baru

Trump: Khawatirkan Kriminal, Bukan Putin! Pernyataan Kontroversial Picu Ketegangan Baru

News | Senin, 03 Maret 2025 | 15:20 WIB

Terkini

Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi

Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 22:25 WIB

Iran: Tak Ada Keistimewaan, Kapal Pertamina Bisa Bebas Jika Indonesia Negosiasi dengan IRGC

Iran: Tak Ada Keistimewaan, Kapal Pertamina Bisa Bebas Jika Indonesia Negosiasi dengan IRGC

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 20:29 WIB

Iran Mau Buka Selat Hormuz, AS Sepakat Cairkan Dana Iran yang Dibekukan Qatar

Iran Mau Buka Selat Hormuz, AS Sepakat Cairkan Dana Iran yang Dibekukan Qatar

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 18:25 WIB

Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dolar AS, SIL Festival 2026 Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dolar AS, SIL Festival 2026 Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 17:59 WIB

Peran Influencer dalam Edukasi Aset Ekonomi Digital, Indodax Soroti Regulasi

Peran Influencer dalam Edukasi Aset Ekonomi Digital, Indodax Soroti Regulasi

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 17:55 WIB

Mengapa WFH di Jumat Akan Kurang Efektif Tekan Konsumsi BBM?

Mengapa WFH di Jumat Akan Kurang Efektif Tekan Konsumsi BBM?

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 17:30 WIB

Apindo dan KSPSI Bahas RUU Ketenagakerjaan Bersama-sama

Apindo dan KSPSI Bahas RUU Ketenagakerjaan Bersama-sama

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 16:05 WIB

Negosiasi AS - Iran Hari Ini Tentukan Harga Minyak Dunia, Bisa Tembus 100 Dolar per Barel

Negosiasi AS - Iran Hari Ini Tentukan Harga Minyak Dunia, Bisa Tembus 100 Dolar per Barel

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 15:20 WIB

Pasokan Gas Jawa TimurJateng Stabil, BPH Migas Pastikan Energi Industri Aman dan Optimal

Pasokan Gas Jawa TimurJateng Stabil, BPH Migas Pastikan Energi Industri Aman dan Optimal

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 14:10 WIB

Isu Penggeledahan Kejati, Menteri Dody Tegaskan Transparansi APBN di Kementerian PU

Isu Penggeledahan Kejati, Menteri Dody Tegaskan Transparansi APBN di Kementerian PU

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 13:34 WIB