Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.765.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.137

Tunjangan Profesi Guru (TPG) Cair Maret 2025, Cek Syarat untuk ASN dan Non-ASN

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 14 Maret 2025 | 11:21 WIB
Tunjangan Profesi Guru (TPG) Cair Maret 2025, Cek Syarat untuk ASN dan Non-ASN
Ilustrasi ASN [kaltimtoday.co]

Suara.com - Tunjangan Profesi Guru (TPG) merupakan salah satu bentuk apresiasi pemerintah terhadap profesionalisme para pendidik di Indonesia. Pada tanggal 21 Maret 2025, TPG akan dicairkan untuk guru ASN, PPPK, dan non-ASN. Namun, untuk menerima tunjangan ini, ada sejumlah kriteria dan persyaratan yang harus dipenuhi oleh masing-masing kategori guru.

Kriteria untuk Guru ASN dan PPPK

Bagi guru ASN (Aparatur Sipil Negara) dan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja), beberapa persyaratan utama yang harus dipenuhi antara lain:

1. Sertifikat Pendidik: Guru harus memiliki sertifikat pendidik yang sah dan terdaftar di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Sertifikat ini menjadi bukti kompetensi dan kualifikasi seorang guru.
2. Terdaftar di Dapodik: Guru harus tercatat sebagai guru aktif dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
3. Nomor Registrasi Guru (NRG): Guru harus memiliki NRG yang diterbitkan oleh Kemendikbudristek.
4. Beban Kerja Minimal: Guru harus memenuhi beban kerja minimal 24 jam tatap muka per minggu.
5. Mengajar di Satuan Pendidikan Terdaftar: Guru harus mengajar di satuan pendidikan yang terdaftar di Dapodik.

Kriteria ini dirancang untuk memastikan bahwa TPG diberikan kepada guru yang benar-benar aktif dan memenuhi standar profesionalisme yang ditetapkan.

Kriteria untuk Guru Non-ASN

Guru non-ASN juga memiliki persyaratan serupa, namun dengan beberapa tambahan. Beberapa kriteria yang harus dipenuhi antara lain:

1. Sertifikat Pendidik dan Dapodik: Guru non-ASN harus memiliki sertifikat pendidik dan terdaftar di Dapodik.
2. NRG: Guru non-ASN juga harus memiliki Nomor Registrasi Guru (NRG).
3. Penghasilan Tetap: Guru non-ASN harus memiliki penghasilan tetap dari pemerintah daerah atau yayasan.
4. Aktif Mengajar: Guru non-ASN harus aktif mengajar dan tercatat di Dapodik sesuai dengan rasio kebutuhan guru.
5. Tidak Merangkap Pekerjaan: Guru non-ASN tidak boleh merangkap pekerjaan sebagai pegawai tetap di lembaga atau satuan pendidikan lain.
6. SK Inpassing: Bagi guru non-ASN yang belum memiliki SK Inpassing (Penyetaraan), tunjangan yang diberikan sebesar Rp2 juta per bulan. Namun, bagi yang telah memiliki SK Inpassing, tunjangan yang diberikan setara dengan gaji pokok PNS sesuai dengan golongan dan masa kerja yang diakui.

Dapodik memegang peranan krusial sebagai basis data utama yang digunakan untuk memverifikasi kelayakan penerima TPG. Oleh karena itu, penting bagi para guru untuk memastikan bahwa data mereka di Dapodik sudah benar dan lengkap. Ketidaksesuaian data dapat menghambat proses pencairan TPG, sehingga ketelitian dalam pengelolaan data menjadi sangat penting.

Pencairan TPG ini diatur dalam Permendikbudristek Nomor 4 Tahun 2025, yang menjadi landasan hukum bagi pemberian tunjangan ini. Peraturan ini memberikan kepastian hukum dan transparansi dalam proses pencairan TPG.

Guru diharapkan untuk aktif mencari informasi dan memahami persyaratan yang berlaku agar dapat memenuhi kriteria yang ditetapkan dan menerima hak mereka. Dengan memastikan semua persyaratan terpenuhi, guru dapat menghindari kendala dalam proses pencairan TPG.

TPG tidak hanya memberikan manfaat finansial bagi guru, tetapi juga menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Dengan memberikan apresiasi yang layak kepada para pendidik, diharapkan dapat mendorong peningkatan kinerja dan profesionalisme guru dalam menjalankan tugasnya.

Dengan adanya pencairan TPG ini, pemerintah menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan guru dan mendukung kemajuan dunia pendidikan di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanda Tangan Digital Bisa jadi Pilihan Pegawai ASN dan BUMN saat WFA

Tanda Tangan Digital Bisa jadi Pilihan Pegawai ASN dan BUMN saat WFA

Bisnis | Jum'at, 14 Maret 2025 | 08:48 WIB

Gus Ipul Ungkap Konsep Sekolah Rakyat: Targetkan 2.500 Siswa Per Sekolah, Butuh Berapa Guru?

Gus Ipul Ungkap Konsep Sekolah Rakyat: Targetkan 2.500 Siswa Per Sekolah, Butuh Berapa Guru?

News | Kamis, 13 Maret 2025 | 22:06 WIB

Kabar Baik dari Apindo untuk Karyawan Swasta! Cek Jadwal Pencairan THR Lebaran 2025

Kabar Baik dari Apindo untuk Karyawan Swasta! Cek Jadwal Pencairan THR Lebaran 2025

News | Kamis, 13 Maret 2025 | 22:00 WIB

Revisi UU Sisdiknas, Waka Ketua Komisi X Usul Pemerintah Pusat Ambil Alih Tata Kelola Guru Nasional

Revisi UU Sisdiknas, Waka Ketua Komisi X Usul Pemerintah Pusat Ambil Alih Tata Kelola Guru Nasional

News | Kamis, 13 Maret 2025 | 20:45 WIB

Gegara Semua Mau jadi ASN Biar Hidup Enak, Prabowo Bakal Evaluasi Para Birokrat yang Susahkan Rakyat

Gegara Semua Mau jadi ASN Biar Hidup Enak, Prabowo Bakal Evaluasi Para Birokrat yang Susahkan Rakyat

News | Kamis, 13 Maret 2025 | 17:33 WIB

Cara Perhitungan THR 2025: Ketahui Hak Karyawan Sesuai UU Cipta Kerja

Cara Perhitungan THR 2025: Ketahui Hak Karyawan Sesuai UU Cipta Kerja

News | Kamis, 13 Maret 2025 | 17:00 WIB

Terkini

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 23:04 WIB

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 22:11 WIB

Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026

Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 20:05 WIB

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:52 WIB

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:47 WIB

Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM

Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:44 WIB

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:37 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:36 WIB

Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak

Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:30 WIB

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:00 WIB