Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Pupuk Indonesia Gandeng TNI AD dan PTPN Optimalisasi Lahan Tidur dan Cegah Kerusakan Lingkungan

Iwan Supriyatna | Suara.com

Senin, 17 Maret 2025 | 08:58 WIB
Pupuk Indonesia Gandeng TNI AD dan PTPN Optimalisasi Lahan Tidur dan Cegah Kerusakan Lingkungan
PT Pupuk Indonesia (Persero) menggandeng TNI Angkatan Darat (AD) dan PT Perkebunan Nusantara I untuk mengoptimalkan lahan.

Suara.com - Sebagai strategi optimalisasi lahan dan pencegahan kerusakan lingkungan, PT Pupuk Indonesia (Persero) menggandeng TNI Angkatan Darat (AD) dan PT Perkebunan Nusantara I untuk mengoptimalkan lahan untuk mengimplementasikan program Agro Forestry di Jawa Barat (Jabar) dan Jawa Timur (Jatim) di atas lahan seluas 1.000 hektar.

Kolaborasi ini dimulai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pupuk Indonesia dengan TNI AD yang dilakukan oleh Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi dengan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengenai Program Environment Sosial Governance (Esg) Dalam Rangka Mendukung Upaya Penguatan Binter Melalui Kegiatan Ketahanan Pangan Dan Bersatu Dengan Alam.

Selanjutnya penandatanganan kerjasama yang ditandatangani oleh Direktur Portofolio & Pengembangan Usaha Pupuk Indonesia, Jamsaton Nababan dengan Aster Kasad, Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, dan Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara I, Teddy Yunirman Danas.

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi mengungkapkan kolaborasi bersama TNI AD dan PT Perkebunan Nusantara I ini menjadi wujud nyata Pupuk Indonesia dalam menjalankan operasional usahanya selalu memperhatikan aspek lingkungan dan menerapkan prinsip-prinsip Sustainable Development Goals (SDGs).

"Pupuk Indonesia bersama stakeholder mengoptimalkan lahan yang belum dimanfaatkan, baik itu lahan milik TNI AD maupun milik PT Perkebunan Nusantara I dalam rangka mitigasi perubahan iklim. Program ini sekaligus menjadi strategi Pupuk Indonesia untuk penyerapan karbon atau dekarbonisasi, dalam rangka mewujudkan Net Zero Emission (NZE) yang ditarget Pemerintah tahun 2060," kata Rahmad ditulis Senin (17/3/2025).

Dalam kerja sama ini total ada 1.000 Ha lahan yang akan menjadi sasaran program penanaman pohon Agro Forestry.

Lahan-lahan tersebut tersebar di berbagai wilayah di Jawa Barat dan Jawa Timur, antara lain di Kabupaten Bandung, Purwakarta, Cianjur dan Sukabumi untuk wilayah Jawa Barat. Selanjutnya, kerja sama serupa akan dilaksanakan di wilayah Malang, Jawa Timur.

Lebih lanjut Rahmad mengatakan bahwa, ribuan hektar lahan tersebut akan banyak ditanami pohon jenis buah-buahan sehingga program ini memberikan dampak positif dalam program swasembada pangan nasional yang terus dipercepat oleh Pemerintah.

Sebagai contoh, Rahmad mengatakan di wilayah Purwakarta, Jawa Barat, Pupuk Indonesia bersama dengan TNI AD dan PT Perkebunan Nusantara I menanam sebanyak 56.220 bibit pohon dengan berbagai jenis, khususnya buah-buahan di atas lahan 200 hektar.

Di sini, Pupuk Indonesia juga melibatkan masyarakat, sehingga pohon-pohon yang ditanam memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat yang terlibat dalam pengelolaan.

Program Agro Forestry Pupuk Indonesia Grup merupakan inovasi sosial yang saat ini menjadi program andalan di Pupuk Indonesia. Melalui program ini Pupuk Indonesia bisa membantu penghijauan dan mewujudkan Indonesia lebih sehat di masa depan.

Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menjelaskan bahwa, program ini berjalan step by step dan mampu memberikan manfaat nyata.

Program ini dulu diawali di atas lahan seluas 10 hektar, kemudian meningkat menjadi 200 hektar, dan sekarang tembus 1.000 hektar.

"Jawa Barat menjadi contoh, saya ajak lagi wilayah lain, saya yakin program penanaman pohon Agro Forestry mampu membawa perubahan positif dengan cepat, menjadi bukti nyata dalam meningkatkan taraf kehidupan masyarakat sekitar," tandas Maruli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Tuduhan Manipulasi Lapkeu Hingga Triliunan, Pupuk Indonesia Buka Suara

Heboh Tuduhan Manipulasi Lapkeu Hingga Triliunan, Pupuk Indonesia Buka Suara

Bisnis | Minggu, 09 Maret 2025 | 12:16 WIB

Dirut Pupuk Indonesia Pastikan Pupuk Bersubsidi Tersedia Sebelum Musim Tanam

Dirut Pupuk Indonesia Pastikan Pupuk Bersubsidi Tersedia Sebelum Musim Tanam

Bisnis | Kamis, 06 Maret 2025 | 13:10 WIB

Pupuk Bersubsidi Harusnya Dijual Langsung di Desa

Pupuk Bersubsidi Harusnya Dijual Langsung di Desa

Bisnis | Selasa, 04 Maret 2025 | 13:06 WIB

Terkini

Ekspansi Regional, MedcoEnergi (MEDC) Resmi Amankan PSC Cendramas di Malaysia

Ekspansi Regional, MedcoEnergi (MEDC) Resmi Amankan PSC Cendramas di Malaysia

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 11:45 WIB

Bank Mandiri Raup 750 Juta Dolar AS dari Global Bond, Oversubscribe 3,3 Kali

Bank Mandiri Raup 750 Juta Dolar AS dari Global Bond, Oversubscribe 3,3 Kali

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 11:32 WIB

Produksi Beras Nasional Diproyeksi Turun 380 Ribu Ton, BPS Ungkap Biang Keroknya

Produksi Beras Nasional Diproyeksi Turun 380 Ribu Ton, BPS Ungkap Biang Keroknya

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 11:28 WIB

Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.100 Triliun, OJK: Bisa Bantu Ekonomi Indonesia

Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.100 Triliun, OJK: Bisa Bantu Ekonomi Indonesia

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 11:09 WIB

Mitratel Bukukan Kinerja Solid, Laba Bersih Tembus Rp2,1 Triliun

Mitratel Bukukan Kinerja Solid, Laba Bersih Tembus Rp2,1 Triliun

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 11:09 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Rp 65.000 Hari Ini, Simak Rincian Harga Terbarunya!

Harga Emas Antam Anjlok Rp 65.000 Hari Ini, Simak Rincian Harga Terbarunya!

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 10:58 WIB

Pemerintah Minta Perkembangan Anak Penerima MBG Dipantau, Dari IQ Sampai Tinggi Badan

Pemerintah Minta Perkembangan Anak Penerima MBG Dipantau, Dari IQ Sampai Tinggi Badan

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 10:33 WIB

WFH Diangap Tak Ganggu Produktivitas, Begini Penjelasan Pengamat

WFH Diangap Tak Ganggu Produktivitas, Begini Penjelasan Pengamat

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 10:23 WIB

BPS: Impor RI Februari 2026 Capai Rp 355,1 Triliun, Sektor Migas Turun

BPS: Impor RI Februari 2026 Capai Rp 355,1 Triliun, Sektor Migas Turun

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 09:35 WIB

Sempat Alami Kerugian, KB Bank Indonesia hanya Raup Laba Rp66,59 Miliar

Sempat Alami Kerugian, KB Bank Indonesia hanya Raup Laba Rp66,59 Miliar

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:41 WIB