Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.831

Bos Philip Morris Beri Sinyal Indonesia Salah Satu Tujuan Utama Investasi Jangka Panjang

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 21 Maret 2025 | 10:56 WIB
Bos Philip Morris Beri Sinyal Indonesia Salah Satu Tujuan Utama Investasi Jangka Panjang
Jacek Olczak Ditunjuk Jadi CEO Philip Morris International. (Dok: Ist)

Suara.com - Philip Morris International (PMI), induk perusahaan PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna), menilai Indonesia memainkan peran penting dalam rantai pasokan global PMI dan merupakan salah satu tujuan utama PMI untuk investasi jangka panjang dan inovasi berkelanjutan.

Jacek Olczak, Chief Executive Officer PMI, menjelaskan bahwa ketika PMI mengakuisisi Sampoerna 20 tahun lalu, perusahaan sedang dalam fase ekspansi geografis dan mencari pasar yang solid dengan prospektif bisnis yang baik. 

Sampoerna dan Indonesia cocok dengan strategi bisnis tersebut. Setelah 20 tahun, pilihan yang dibuat PMI terbukti tepat.

Sejak mengakuisisi Sampoerna, PMI telah berinvestasi lebih dari USD 6,4 miliar untuk mendukung operasional Sampoerna di Indonesia, termasuk investasi terbaru sekitar USD 330 juta untuk mengembangkan produk tembakau inovatif bebas asap di Indonesia. 

Investasi tersebut digunakan untuk pengembangan fasilitas produksi produk tembakau inovatif bebas asap di Karawang, Jawa Barat.

Fasilitas produksi ini memasok pasar domestik dan ekspor di seluruh wilayah Asia Pasifik, sehingga Sampoerna menjadi pusat ekspor ke lebih dari 30 pasar, baik untuk rokok konvensional maupun produk tembakau yang dipanaskan.

"Investasi ini bukan hanya tentang manufaktur dan teknologi, tetapi juga tentang penciptaan lapangan kerja baru di bidang yang belum pernah ada sebelumnya," ujar Jacek pada sesi Media Interview di Jakarta pada pekan ini.

Fasilitas produksi tersebut juga diperkuat dengan kehadiran laboratorium R&D kelas dunia. Laboratorium tersebut didukung oleh sekitar 200 tenaga ahli dari dalam negeri dengan kualifikasi tinggi, yang bertanggung jawab untuk menjaga implementasi sistem manajemen kualitas, memastikan seluruh kegiatan proses manufaktur mengikuti standar kualitas tinggi, serta melakukan evaluasi berkelanjutan perihal kualitas.

Secara global, Jacek menambahkan, PMI telah menginvestasikan lebih dari USD 14 miliar untuk mengembangkan, membuktikan secara ilmiah, dan mengkomersialisasikan produk bebas asap untuk perokok dewasa yang memutuskan untuk terus menggunakan produk tembakau.

baca juga

"Saat ini, hal itu masuk akal karena ini adalah produk alternatif yang lebih rendah risiko. Anda dapat merasakan pengalaman yang sama dengan risiko yang lebih rendah," terangnya.

Jacek menyebutkan bahwa produk tembakau inovatif bebas asap pertama kali dipasarkan 10 tahun lalu di Italia dan Jepang dan mendapat respons positif dari konsumen dewasa. Khusus Indonesia, PMI memulai memperkenalkan produk tembakau inovatif bebas asap sejak tahun 2019 karena perlu menyesuaikan dengan preferensi konsumen dewasa di Tanah Air.

"Misalnya, kami menawarkan produk tembakau inovatif bebas asap yang dapat mengandung cengkih, yang memiliki karakteristik khusus yang memerlukan inovasi tambahan," jelasnya.

Presiden Direktur Sampoerna, Ivan Cahyadi, menambahkan bahwa kehadiran produk bebas asap sejalan dengan Falsafah Tiga Tangan Sampoerna di mana salah satu pilarnya ialah memberikan alternatif yang lebih baik bagi konsumen dewasa. Menurutnya, penting untuk memahami mengapa merokok menimbulkan risiko kesehatan, yakni karena adanya proses pembakaran. Nikotin sejatinya merupakan senyawa alami pada daun tembakau dan tidak bersifat karsinogenik.

"Dengan pemahaman ini, tujuan kami adalah menawarkan alternatif yang lebih baik bagi perokok dewasa yang ingin terus merokok," pungkasnya.

Diketahui penjualan rokok emiten dengan kode saham HMSP ini sebesar 80,8 miliar batang pada 2024. Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 3,7% dari posisi tahun sebelumnya yang mencapai 84 miliar batang. 

Penurunan tersebut membuat pangsa pasar alias market share perseroan meredup menuju level 27,4% sepanjang 2024, atau turun dari posisi 28,7% pada 2023. 

Di sisi lain, volume penjualan industri rokok di Indonesia mencapai 295,5 miliar batang sepanjang tahun lalu atau tumbuh 1,1% YoY dari posisi 292,2 miliar batang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekap Swiss Open 2025: Empat Wakil Indonesia Melaju ke Perempat Final

Rekap Swiss Open 2025: Empat Wakil Indonesia Melaju ke Perempat Final

Your Say | Jum'at, 21 Maret 2025 | 10:50 WIB

Kalah dari Australia, Media Vietnam Sebut Pemecatan STY Adalah Kesalahan

Kalah dari Australia, Media Vietnam Sebut Pemecatan STY Adalah Kesalahan

Your Say | Jum'at, 21 Maret 2025 | 10:45 WIB

Patrick Kluivert Mulai Ragu, Tak Berani Janji Timnas Indonesia Kalahkan Bahrain

Patrick Kluivert Mulai Ragu, Tak Berani Janji Timnas Indonesia Kalahkan Bahrain

Bola | Jum'at, 21 Maret 2025 | 10:42 WIB

Terkini

Siapa Penjahit Bendera Merah Putih? Ini Sosok Perempuan di Balik Berkibarnya Bendera Pusaka

Siapa Penjahit Bendera Merah Putih? Ini Sosok Perempuan di Balik Berkibarnya Bendera Pusaka

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 11:20 WIB

Bertahan Lebih dari 2.000 Tahun, Lukisan Tebing Huashan Ini Diduga Digambar dengan Darah Manusia

Bertahan Lebih dari 2.000 Tahun, Lukisan Tebing Huashan Ini Diduga Digambar dengan Darah Manusia

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 11:15 WIB

Bye Kulit Berminyak dan Kusam! Ini 4 Pelembap Brightening Berlabel Oil Free

Bye Kulit Berminyak dan Kusam! Ini 4 Pelembap Brightening Berlabel Oil Free

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 11:15 WIB

Pesona Istri Keenam Soekarno Ratna Sari Dewi Kenakan Kebaya Merah Jambu di Upacara HUT RI

Pesona Istri Keenam Soekarno Ratna Sari Dewi Kenakan Kebaya Merah Jambu di Upacara HUT RI

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 11:14 WIB

Mengenal Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah: Bikin Sekolah Lebih Manusiawi atau Sekadar Slogan?

Mengenal Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah: Bikin Sekolah Lebih Manusiawi atau Sekadar Slogan?

Sulsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 11:14 WIB

Profil Khaliska Refqi Ramadhani Pembawa Baki Upacara HUT ke-81 RI di IKN

Profil Khaliska Refqi Ramadhani Pembawa Baki Upacara HUT ke-81 RI di IKN

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 11:09 WIB

Daftar Lengkap Petugas Upacara Kemerdekaan RI ke-81 di Plaza Seremoni IKN

Daftar Lengkap Petugas Upacara Kemerdekaan RI ke-81 di Plaza Seremoni IKN

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 11:08 WIB

Tampil Serasi di Istana, Gibran-Selvi Kenakan Busana Adat Rote dan Ta'a Dayak

Tampil Serasi di Istana, Gibran-Selvi Kenakan Busana Adat Rote dan Ta'a Dayak

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 11:06 WIB

Kondisi Terkini Yukie PAS Band usai Kecelakaan Mobil di Bandung

Kondisi Terkini Yukie PAS Band usai Kecelakaan Mobil di Bandung

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 11:06 WIB

Ingin Nonton MotoGP Mandalika Plus Dapat Gaji? 2.500 Posisi Relawan Resmi Dibuka

Ingin Nonton MotoGP Mandalika Plus Dapat Gaji? 2.500 Posisi Relawan Resmi Dibuka

Bali | Senin, 17 Agustus 2026 | 11:06 WIB

×