Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Kabar Baik Buat Investor, Porsi Dividen BBNI Direncanakan Bertambah!

M Nurhadi

Rabu, 26 Maret 2025 | 10:39 WIB
Kabar Baik Buat Investor, Porsi Dividen BBNI Direncanakan Bertambah!
Gedung Bank BNI. (Dok: BNI)

Suara.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Rabu (26/3/2025) yang menjadi perhatian utama pelaku pasar keuangan.

Sebagai salah satu bank BUMN terbesar di Indonesia dengan aset mencapai Rp1.250 triliun, agenda rapat tahunan ini dinilai akan menentukan arah strategis perusahaan di tengah dinamika ekonomi global yang masih bergejolak.

Kinerja keuangan BNI sepanjang tahun 2024 menunjukkan ketahanan yang baik dengan laba bersih mencapai Rp21,5 triliun, tumbuh 2,87% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh peningkatan pendapatan bunga bersih sebesar 8,5% dan pertumbuhan fee based income sebesar 12,3%. Direktur Utama BNI Royke Tumilaar dalam laporan tahunannya menyatakan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari transformasi digital yang konsisten dijalankan perusahaan.

Transformasi digital BNI memang menjadi salah satu pengungkit utama kinerja. Peluncuran aplikasi mobile banking 'wondr by BNI' untuk segmen ritel dan 'BNIdirect' untuk korporasi berhasil meningkatkan jumlah nasabah aktif digital sebesar 28% menjadi 15,2 juta pengguna. Dampaknya terlihat pada pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang mencapai Rp805,5 triliun di akhir 2024, dengan komposisi dana murah (CASA) mencapai 65% dari total DPK.

Dalam RUPST kali ini, salah satu agenda utama adalah pembahasan rencana peningkatan rasio pembagian dividen dari 50% menjadi 55-60% dari laba bersih. Jika proposal ini disetujui, estimasi dividen per saham akan mencapai Rp345,28 dengan total pembagian dividen sebesar Rp12,87 triliun. Kebijakan ini menunjukkan komitmen BNI untuk memberikan nilai tambah bagi pemegang saham sambil tetap mempertahankan kecukupan modal dengan CAR sebesar 21,4%.

Selain dividen, manajemen juga mengajukan rencana pembelian kembali saham (buyback) senilai Rp1,5 triliun atau sekitar 10% dari modal disetor. Langkah strategis ini bertujuan untuk menstabilkan harga saham di pasar sekunder sekaligus menunjukkan keyakinan manajemen terhadap prospek bisnis ke depan. Analis pasar memprediksi kebijakan buyback ini akan memberikan sentimen positif bagi pergerakan saham BNI di bursa.

Agenda lain yang tak kalah penting adalah penetapan kebijakan remunerasi direksi dan dewan komisaris untuk periode 2025-2027. Rapat akan menentukan struktur kompensasi yang mencakup gaji pokok, tunjangan kinerja, serta berbagai insentif jangka panjang. Selain itu, RUPST juga akan memilih kantor akuntan publik yang akan mengaudit laporan keuangan tahun 2025.

Momen penting lainnya dalam RUPST kali ini adalah proses suksesi kepemimpinan. Royke Tumilaar yang telah memimpin BNI sejak September 2020 akan mengakhiri masa jabatannya. Berbagai spekulasi muncul mengenai penggantinya, dengan nama Putrama Wahju Setyawan yang kini menjabat sebagai Wakil Direktur Utama disebut-sebut sebagai kandidat terkuat. Putrama memiliki pengalaman panjang di industri perbankan, termasuk pernah memimpin PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) sebelum kembali ke BNI pada 2022.

Tidak hanya Royke, tiga direktur lainnya yaitu Novita Widya Anggraini (Direktur Keuangan), David Pirzada, dan Ronny Venir juga diprediksi akan mengakhiri masa tugas mereka. Pergantian jajaran direksi ini dinilai akan membawa angin segar bagi strategi bisnis BNI ke depan, terutama dalam menghadapi tantangan digitalisasi perbankan dan persaingan yang semakin ketat.

Para analis memprediksi RUPST BNI tahun ini akan menjadi tonggak penting dalam menentukan arah strategis perusahaan. Beberapa isu krusial yang perlu mendapat perhatian antara lain strategi penguatan modal inti, ekspansi pembiayaan ke sektor-sektor produktif, serta penguatan layanan digital untuk bersaing dengan fintech dan bank digital.

Di tengah proyeksi perlambatan ekonomi global, BNI diharapkan dapat memainkan peran strategisnya sebagai agent of development dengan terus mendukung program-program prioritas pemerintah seperti pembiayaan infrastruktur, pengembangan UMKM, serta program ketahanan pangan dan energi. Kinerja BNI di tahun 2025 akan sangat bergantung pada keputusan-keputusan strategis yang dihasilkan dalam RUPST kali ini.

Dengan berbagai agenda penting yang dibahas, RUPST BNI 2025 tidak hanya menjadi concern para pemegang saham, tetapi juga seluruh stakeholder industri perbankan nasional. Hasil rapat ini diharapkan dapat memberikan kejelasan arah bagi strategi bisnis BNI di tengah tantangan ekonomi yang semakin kompleks.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RUPS BNI, Bocoran Direksi Baru dan Tunjangan Jumbo yang Bakal Diterima

RUPS BNI, Bocoran Direksi Baru dan Tunjangan Jumbo yang Bakal Diterima

Bisnis | Rabu, 26 Maret 2025 | 08:42 WIB

Laba Meroket, RUPST Bank Mandiri Setujui Pembagian Dividen Rp43,5 Triliun

Laba Meroket, RUPST Bank Mandiri Setujui Pembagian Dividen Rp43,5 Triliun

Bisnis | Selasa, 25 Maret 2025 | 16:38 WIB

Bocoran RUPS BNI: Sosok Calon Dirut Baru, Dividen dan Rencana Buyback Saham

Bocoran RUPS BNI: Sosok Calon Dirut Baru, Dividen dan Rencana Buyback Saham

Bisnis | Selasa, 25 Maret 2025 | 12:55 WIB

Bank BRI Tebar Dividen Jumbo Rp 51,74 Triliun

Bank BRI Tebar Dividen Jumbo Rp 51,74 Triliun

Bisnis | Senin, 24 Maret 2025 | 17:36 WIB

Kebijakan Buyback Saham Tanpa RUPS: Dongkrak Kepercayaan Investor, Efek Jangka Pendek?

Kebijakan Buyback Saham Tanpa RUPS: Dongkrak Kepercayaan Investor, Efek Jangka Pendek?

Bisnis | Kamis, 20 Maret 2025 | 15:35 WIB

Bagikan 79.000 Paket Sembako Lewat Safari Ramadhan 2025, Dirut BNI: Jaga Semangat Kerja

Bagikan 79.000 Paket Sembako Lewat Safari Ramadhan 2025, Dirut BNI: Jaga Semangat Kerja

Bisnis | Kamis, 20 Maret 2025 | 13:00 WIB

Terkini

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:20 WIB

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:54 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:47 WIB

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:19 WIB

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:25 WIB

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:20 WIB

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:57 WIB

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:43 WIB

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:11 WIB

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:37 WIB