Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 5.746,648
LQ45 569,322
Srikehati 278,381
JII 347,610
USD/IDR 18.136

Cetak Laba Rp623 Miliar, Begini Strategi PANI Tingkatkan Daya Saing Tenaga Kerja

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 29 Maret 2025 | 23:30 WIB
Cetak Laba Rp623 Miliar, Begini Strategi PANI Tingkatkan Daya Saing Tenaga Kerja
Ilustrasi tenaga kerja. Foto Istimewa.

Suara.com - Emiten properti PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang meresmikan Balai Latihan Kerja (BLK) dan membuka program pelatihan kerja gratis bagi masyarakat Kabupaten Tangerang. 

Langkah ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PIK2 melalui Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Pelita Ilmu Sejahtera (Piltera).

Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan daya saing tenaga kerja lokal, khususnya dalam bidang yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini, seperti pengoperasian Microsoft Office. Dengan peningkatan keterampilan ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Tangerang dapat lebih mudah terserap ke dunia kerja dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah.

Bupati Tangerang Mochammad Maesyal Rasyid turut hadir dalam acara tersebut. Dia menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal sesuai dengan kebutuhan industri di wilayah Pantura dan Kabupaten Tangerang.

“Jika pengusaha di Kosambi, Teluk Naga, atau wilayah PIK2 membutuhkan tenaga kerja, mereka bisa langsung datang ke sini,” ujar Rasyid dalam keterangannya, Sabtu (29/3/2025).

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang, Rudi Hartono, juga mengapresiasi tingginya antusiasme anak muda yang mengikuti pelatihan di LPK Piltera. Menurut dia, kawasan ini memiliki potensi besar karena dikelilingi oleh pergudangan, bandara, serta kawasan industri seperti PIK2.

“Ini merupakan keuntungan bagi para peserta karena mereka bisa mendapatkan pelatihan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja,” terang Rudi.

Salah satu peserta pelatihan, Ahmad Fauzan, mengaku bangga bisa mengikuti program ini. Dia menilai kesempatan ini sangat berharga, terutama karena diberikan secara gratis oleh PIK2.

“Saya senang dan bangga bisa bergabung. Ini kesempatan bagus, apalagi gratis!” ujar Ahmad.

Dia pun mengajak anak muda lain untuk memanfaatkan program ini agar bisa mengembangkan keterampilan dan memperluas jaringan.

“Jangan sia-siakan masa muda! Ini kesempatan emas untuk meningkatkan keahlian dan membuka peluang kerja,” tambahnya.

Hal senada diungkapkan peserta lain, Sarah. Menurut dia, pelatihan ini membantunya meningkatkan keterampilan di bidang komputer.

“Sebelumnya saya kurang menguasai komputer, tetapi sekarang saya lebih paham Microsoft Office dan Canva,” jelas Sarah.

Dengan adanya LPK Piltera, diharapkan semakin banyak generasi muda yang siap bersaing di dunia kerja dan berkontribusi bagi perkembangan ekonomi di Tangerang.

Asal tahu saja, sepanjang 2024 PANI membukukan laba bersih Rp623,91 miliar. Naik 131 persen dari episode sama tahun sebelumnya Rp270,03 miliar. Dengan hasil itu, laba per saham dasar dan dilusian melesat menjadi Rp38,78 dari sebelumnya Rp19,77. 

Pendapatan bersih Rp2,83 triliun, menanjak 31,62 persen dari posisi sama tahun sebelumnya Rp2,15 triliun. Beban pokok pendapatan Rp1,24 triliun, bengkak dari periode sama akhir 2023 sebesar Rp1,08 triliun. Laba kotor tercatat sebesar Rp1,58 triliun, mengalami lonjakan dari episode sama tahun sebelumnya Rp1,07 triliun. 

Beban penjualan Rp91,03 miliar, bengkak dari Rp77,19 miliar. Beban umum dan administrasi Rp234,97 miliar, susut dari Rp261,13 miliar. Bagian atas rugi bersih entitas asosiasi Rp10,81 miliar, bengkak dari Rp304,52 juta. Penghasilan keuangan Rp173,5 miliar, melejit dari Rp143,82 miliar. 

Beban keuangan Rp47,47 miliar, susut dari Rp64,62 miliar. Beban pajak final Rp92,92 miliar, bengkak dari Rp82,36 miliar. Lain-lain Rp25,23 juta, turun dari Rp800,07 juta. Laba sebelum pajak penghasilan Rp1,28 triliun dari Rp736,09 miliar. Laba tahun berjalan Rp1,26 triliun, melonjak dari akhir 2023 sebesar Rp780,67 miliar. 

Jumlah ekuitas terkumpul Rp26,59 triliun, melonjak dari akhir tahun sebelumnya sebesar Rp19,08 triliun. Total liabilitas tercatat Rp18,78 triliun, bengkak dari episode akhir 2023 sebesar Rp14,62 triliun. Jumlah aset terakumulasi senilai Rp45,38 triliun, mengalami lonjakan dari akhir 2023 sebesar Rp33,71 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Genjot Penjulalan, Emiten BELI Tetap Gelar Promo Diskon Tanggal Kembar di Bulan April

Genjot Penjulalan, Emiten BELI Tetap Gelar Promo Diskon Tanggal Kembar di Bulan April

Bisnis | Sabtu, 29 Maret 2025 | 09:41 WIB

Jelang Lebaran, Bos dan Karyawan Garuda (GIAA) Justru Saling Bersitegang

Jelang Lebaran, Bos dan Karyawan Garuda (GIAA) Justru Saling Bersitegang

Bisnis | Jum'at, 28 Maret 2025 | 09:20 WIB

Emiten TSPC Bawa Mudik 3.000 Karyawan Mitra ke Kampung Halaman

Emiten TSPC Bawa Mudik 3.000 Karyawan Mitra ke Kampung Halaman

Bisnis | Jum'at, 28 Maret 2025 | 09:01 WIB

Terkini

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:58 WIB

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:40 WIB

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:32 WIB

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:26 WIB

Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter

Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:01 WIB

Efek Harga BBM Naik: Kelas Menengah Jadi Korban, Konsumsi Petralite Makin Tinggi

Efek Harga BBM Naik: Kelas Menengah Jadi Korban, Konsumsi Petralite Makin Tinggi

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:54 WIB

Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?

Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:50 WIB

Antam Tebar Dividen Rp5 Triliun, Tiap Pemegang Saham Dapat Jatah Jumbo!

Antam Tebar Dividen Rp5 Triliun, Tiap Pemegang Saham Dapat Jatah Jumbo!

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:54 WIB

Harga Pertamax Naik, Waspada Potensi Antrean Panjang di SPBU

Harga Pertamax Naik, Waspada Potensi Antrean Panjang di SPBU

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:41 WIB

IHSG Terus Gaspol Dekati Level Rp 6.000, BBCA Masih Gacor

IHSG Terus Gaspol Dekati Level Rp 6.000, BBCA Masih Gacor

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:39 WIB