Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.091,386
LQ45 606,516
Srikehati 297,102
JII 361,308
USD/IDR 18.082

Jumlah Kendaraan 'Mudik' Tinggalkan Jabodetabek Tahun Ini Meningkat Dibandingkan 2024

M Nurhadi

Senin, 31 Maret 2025 | 18:52 WIB
Jumlah Kendaraan 'Mudik' Tinggalkan Jabodetabek Tahun Ini Meningkat Dibandingkan 2024
Ilustrasi [ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/tom]

Suara.com - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) sebagai bagian dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk resmi memberlakukan sistem buka tutup pintu masuk contraflow (lawan arah) di Ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) KM 47 hingga KM 65 arah Cikampek. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk dukungan terhadap diskresi Kepolisian dalam mengantisipasi lonjakan arus mudik Lebaran 2025.

Ria Marlinda Paallo, Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, menjelaskan bahwa kebijakan ini mulai diberlakukan sejak pukul 13.07 WIB hari ini. "Kami sepenuhnya mendukung kebijakan diskresi Kepolisian dengan menerapkan sistem contraflow untuk menjamin kelancaran arus mudik Idul Fitri 1446 H," ujar Ria dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (31/3).

Sebelumnya, petugas sempat menutup sementara pintu masuk contraflow di KM 55 pada pukul 12.30 WIB untuk melakukan penyesuaian arus lalu lintas. Ria menambahkan, "Kami terus memantau perkembangan situasi dan akan melakukan penyesuaian sesuai kebutuhan untuk memastikan kelancaran arus mudik."

PT JTT juga mengimbau para pemudik untuk memperhatikan beberapa hal penting:

  • Memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum bepergian
  • Memeriksa kecukupan bahan bakar dan daya kendaraan listrik
  • Memastikan saldo uang elektronik mencukupi
  • Mematuhi semua rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan
  • Mengutamakan keselamatan berkendara selama perjalanan

Data terbaru dari PT Jasa Marga menunjukkan peningkatan signifikan volume kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabotabek. Selama periode H-10 hingga H-2 Lebaran (21-29 Maret 2025), tercatat sebanyak 1.638.643 kendaraan melintasi empat gerbang tol utama:

  • GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa)
  • GT Kalihurip Utama (arah Bandung)
  • GT Cikupa (arah Merak)
  • GT Ciawi (arah Puncak)

Angka ini menunjukkan kenaikan 25,6% dibandingkan arus normal (1.305.019 kendaraan) dan meningkat 0,9% dari periode yang sama tahun 2024 (1.623.417 kendaraan). Peningkatan volume kendaraan ini menjadi pertimbangan utama dalam penerapan sistem contraflow untuk mengurai kemacetan.

Sistem contraflow sendiri merupakan solusi temporer dengan memanfaatkan lajur darurat dan bahu jalan sebagai jalur tambahan kendaraan. Penerapan ini diharapkan dapat:

Memperlancar arus kendaraan menuju Cikampek
Mengurangi titik-titik kemacetan di ruas tol tersebut
Meminimalisir risiko kecelakaan akibat kepadatan lalu lintas

PT JTT berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan Kepolisian dan instansi terkait dalam memantau perkembangan arus mudik. Masyarakat juga dihimbau untuk memanfaatkan aplikasi Jasa Marga atau menghubungi call center 24 jam di 14080 untuk mendapatkan informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas.

baca juga

Panduan Keselamatan Mudik dan Arus Balik Lebaran 2025

Menyambut tradisi mudik Lebaran 2025, keselamatan perjalanan menjadi prioritas utama bagi seluruh pemudik. Berikut panduan komprehensif untuk memastikan perjalanan Anda aman dan nyaman selama arus mudik maupun balik.

Persiapan Kendaraan
Sebelum memulai perjalanan, pastikan kendaraan dalam kondisi prima. Lakukan pengecekan menyeluruh mulai dari tekanan ban, kondisi rem, lampu-lampu kendaraan, hingga tingkat oli mesin. Untuk pengguna kendaraan listrik, verifikasi kapasitas baterai dan pastikan rute perjalanan melewati stasiun pengisian yang memadai. Jangan lupa membawa perlengkapan darurat seperti segitiga pengaman, dongkrak, dan ban serep.

Kesiapan Fisik dan Mental Pengemudi
Kondisi pengemudi yang prima menjadi kunci keselamatan berkendara. Hindari mengemudi dalam keadaan lelah atau mengantuk. Disarankan untuk beristirahat setiap 2-3 jam perjalanan atau ketika mulai merasa kelelahan. Jika memungkinkan, lakukan sistem bergantian dengan pengemudi lain. Hindari konsumsi obat-obatan yang menyebabkan kantuk sebelum mengemudi.

Manajemen Waktu Perjalanan
Pemilihan waktu perjalanan yang tepat dapat menghindarkan Anda dari kepadatan arus lalu lintas. Manfaatkan aplikasi navigasi untuk memantau kondisi jalan secara real-time dan memilih rute alternatif jika diperlukan. Hindari bepergian pada jam-jam puncak, terutama saat arus balik yang biasanya mencapai puncaknya pada H+2 hingga H+5 Lebaran.

Kepatuhan Terhadap Rambu dan Petunjuk
Selama perjalanan, patuhi semua rambu lalu lintas dan instruksi petugas di lapangan. Khususnya di ruas tol yang menerapkan sistem contraflow, tetap jaga kecepatan sesuai ketentuan dan waspada terhadap perubahan arus kendaraan. Pengendara sepeda motor diimbau untuk tidak menggunakan bahu jalan kecuali dalam keadaan darurat.

Kewaspadaan Terhadap Potensi Bahaya
Tingkatkan kewaspadaan terhadap berbagai risiko perjalanan seperti kendaraan yang mogok, pecah ban, atau pengemudi ugal-ugalan. Jaga jarak aman dengan kendaraan di depan dan selalu siap dengan rem darurat. Waspadai pula kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu, terutama saat melintasi wilayah dengan potensi hujan lebat.

Kesiapan Logistik dan Kebutuhan Darurat
Siapkan bekal makanan dan minuman yang cukup untuk menghindari kelaparan selama perjalanan. Bawa persediaan air mineral lebih banyak dari perkiraan kebutuhan. Untuk keluarga dengan balita atau lansia, pastikan membawa obat-obatan pribadi dan perlengkapan khusus. Simpan nomor-nomor darurat seperti call center Jasa Marga (14080), polisi (110), dan layanan darurat lainnya di tempat yang mudah diakses.

Penanganan Jika Terjadi Masalah
Jika mengalami kendala teknis dengan kendaraan, segera menepi ke bahu jalan dan pasangkan segitiga pengaman pada jarak yang cukup. Hindari melakukan perbaikan di badan jalan utama. Untuk masalah yang lebih serius, manfaatkan layanan darurat jalan tol yang tersedia.

Etika Berkendara Selama Mudik
Menjaga toleransi dan kesabaran di jalan menjadi kunci perjalanan yang lancar. Hindari provokasi dengan pengendara lain meskipun berada dalam situasi yang membuat emosi. Ingatlah bahwa semua pemudik memiliki tujuan yang sama - berkumpul dengan keluarga dengan selamat.

Dengan memperhatikan semua aspek tersebut, diharapkan tradisi mudik tahun ini dapat berlangsung dengan lancar dan aman bagi seluruh masyarakat. Selamat mudik, semoga perjalanan Anda diberkahi dan selamat sampai tujuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BCL Rela Aduk 8 Jam, Berapa Waktu Ideal Memasak Rendang sampai Daging Empuk?

BCL Rela Aduk 8 Jam, Berapa Waktu Ideal Memasak Rendang sampai Daging Empuk?

Lifestyle | Senin, 31 Maret 2025 | 18:01 WIB

Tol Japek Padat Saat Lebaran, Contraflow Diberlakukan di KM 47-65, Tol Cipali Ramai Lancar

Tol Japek Padat Saat Lebaran, Contraflow Diberlakukan di KM 47-65, Tol Cipali Ramai Lancar

News | Senin, 31 Maret 2025 | 17:44 WIB

Makan Enak Gak Bikin Kantong Bolong? Ini 10 Promo Restoran Lebaran 2025

Makan Enak Gak Bikin Kantong Bolong? Ini 10 Promo Restoran Lebaran 2025

Lifestyle | Senin, 31 Maret 2025 | 16:30 WIB

Potret Pelaksanaan Salat Idul Fitri di Berbagai Daerah di Indonesia

Potret Pelaksanaan Salat Idul Fitri di Berbagai Daerah di Indonesia

Foto | Senin, 31 Maret 2025 | 18:19 WIB

Antusiasme Warga Hadiri Open House Presiden Prabowo di Istana

Antusiasme Warga Hadiri Open House Presiden Prabowo di Istana

Foto | Senin, 31 Maret 2025 | 18:16 WIB

Tengok Kampung Halaman Ragnar Oratmangoen di Momen Lebaran 2025

Tengok Kampung Halaman Ragnar Oratmangoen di Momen Lebaran 2025

Bola | Senin, 31 Maret 2025 | 18:36 WIB

Terkini

Cetak Generasi Melek Finansial, BRI Region 16 Masifkan Tabungan SimPel untuk Pelajar

Cetak Generasi Melek Finansial, BRI Region 16 Masifkan Tabungan SimPel untuk Pelajar

Bri | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:43 WIB

Redam Bentrok Antar Ormas: Debt Collector Pembacok Valet Ambyar Club Diserahkan ke Polisi

Redam Bentrok Antar Ormas: Debt Collector Pembacok Valet Ambyar Club Diserahkan ke Polisi

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:42 WIB

Tetesan Darah Bongkar Kematian Wanita di Kamar Kos Grogol Petamburan

Tetesan Darah Bongkar Kematian Wanita di Kamar Kos Grogol Petamburan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:41 WIB

Apa Perbedaan HUT dan Dirgahayu? Ini Cara Penggunaan yang Tepat

Apa Perbedaan HUT dan Dirgahayu? Ini Cara Penggunaan yang Tepat

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:40 WIB

3 Parfum Zara Wanita Paling Laris, dari Aroma Floral hingga Sentuhan Manis yang Feminin

3 Parfum Zara Wanita Paling Laris, dari Aroma Floral hingga Sentuhan Manis yang Feminin

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:34 WIB

JetZ Gandeng Hearts2Hearts Jadi Korean Brand Ambassador Pertama, Ajak Gen Z Lebih Percaya Diri

JetZ Gandeng Hearts2Hearts Jadi Korean Brand Ambassador Pertama, Ajak Gen Z Lebih Percaya Diri

Entertainment | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29 WIB

Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Bungkam Ditanya Soal Kematian Sutrimo

Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Bungkam Ditanya Soal Kematian Sutrimo

Video | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29 WIB

Biar Nggak Bingung, Intip Perbedaan Harga dan Fitur Mitsubishi Destinator GLS hingga Ultimate

Biar Nggak Bingung, Intip Perbedaan Harga dan Fitur Mitsubishi Destinator GLS hingga Ultimate

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:28 WIB

Kenapa Arab Saudi Akhirnya Terlibat Perang di Timur Tengah?

Kenapa Arab Saudi Akhirnya Terlibat Perang di Timur Tengah?

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:26 WIB

Rekor 5 Kali Beruntun! Jawa Tengah Kembali Dominasi  Kejurnas Panahan Junior 2026

Rekor 5 Kali Beruntun! Jawa Tengah Kembali Dominasi Kejurnas Panahan Junior 2026

Sport | Kamis, 30 Juli 2026 | 10:22 WIB

×