Saat Desain "Menari" Seperti Awan: Mengintip Keseruan Jakarta Design Collabs 2026

Dinda Rachmawati

Rabu, 16 September 2026 | 19:53 WIB
Saat Desain "Menari" Seperti Awan: Mengintip Keseruan Jakarta Design Collabs 2026
Saat Desain "Menari" Seperti Awan: Mengintip Keseruan Jakarta Design Collabs 2026 (Dok. Istimewa)
baca 10 detik
  • Jakarta Design Center dan Benda Design Hub menyelenggarakan Jakarta Design Collabs 2026 bertema Cloud Dancer di Jakarta.
  • Pameran yang berlangsung dari 15 September hingga 15 Oktober 2026 ini menampilkan tujuh instalasi kreatif dari berbagai desainer.
  • Ajang tersebut menghadirkan pengalaman ruang interaktif melalui instalasi, podcast, talkshow, workshop, serta sesi diskusi bagi pengunjung.

Suara.com - Bayangkan memasuki sebuah ruang tanpa sekadar datang untuk melihat furnitur, warna, atau bentuk yang tertata rapi. Di sana, material bisa mengundang tangan untuk menyentuh, cahaya membawa suasana, sementara sebuah ruang dapat membuat seseorang berhenti sejenak, berbicara, bahkan merenung.

Gagasan itulah yang coba dihadirkan Jakarta Design Collabs 2026 melalui tema “Cloud Dancer”. Digelar Jakarta Design Center (JDC) bersama Benda Design Hub pada 15 September hingga 15 Oktober 2026 di Jakarta Design Center, ajang ini mengajak pengunjung melihat desain dengan cara yang berbeda.

Cloud Dancer menjadi semacam ruang bebas bagi para desainer untuk menerjemahkan ide masing-masing. Seperti awan yang ringan dan terus bergerak, tema ini tidak mengikat desainer pada satu bentuk tertentu. 

Sebaliknya, mereka diberi kesempatan untuk menemukan interpretasi sendiri melalui material, cahaya, tekstur, warna, arsitektur, hingga interaksi manusia.

Mira Prihatini dari Benda Design Hub menjelaskan, tema tersebut memang sengaja dipilih untuk membuka ruang eksplorasi yang lebih luas.

“Tahun ini, melalui tema Cloud Dancer, kami ingin memberikan ruang yang lebih luas bagi para desainer untuk bereksplorasi. Cloud Dancer memberi gambaran tentang sesuatu yang ringan, bergerak, dan tidak selalu mengikuti bentuk yang sudah ditentukan,” ujar Mira.

Saat Desain "Menari" Seperti Awan: Mengintip Keseruan Jakarta Design Collabs 2026 (Dok. Istimewa)
Saat Desain "Menari" Seperti Awan: Mengintip Keseruan Jakarta Design Collabs 2026 (Dok. Istimewa)

Menurutnya, kebebasan tersebut membuat satu tema bisa melahirkan pengalaman ruang yang sangat beragam. Perbedaan perspektif para desainer justru menjadi bagian penting dari Jakarta Design Collabs.

Jika biasanya sebuah pameran desain membuat pengunjung berhenti untuk mengamati produk, Jakarta Design Collabs 2026 mencoba membuat pengunjung benar-benar masuk ke dalam cerita.

Ada tujuh instalasi yang membawa gagasan berbeda, mulai dari material, ketenangan, keluarga, perjalanan pulang, fashion, hingga refleksi diri.

baca juga

Pada instalasi “The Materialist” karya Mira Prihatini dan Luthfi Hasan, misalnya, material ditempatkan sebagai awal dari sebuah cerita. Tekstur, permukaan, detail, dan sentuhan menjadi cara untuk mengenali karakter sebuah ruang.

Sementara “Hening Megantara” karya Agdith Tan mengajak pengunjung memahami ketenangan melalui ruang. Meditasi tidak digambarkan hanya sebagai aktivitas duduk diam, tetapi juga sebagai momen ketika seseorang menemukan ide, solusi, atau sudut pandang baru.

Berbeda lagi dengan “The Salotto” karya Shania Tahir. Terinspirasi dari istilah Italia untuk ruang keluarga atau ruang tamu, instalasi ini menghadirkan ruang yang dapat diduduki, disentuh, dan menjadi tempat percakapan.

Ada pula “NaNaNa” karya Iron Rabani yang membawa cerita tentang perjalanan pulang menuju rumah impian. Warna dan bentuk yang playful digunakan untuk menghadirkan rasa hangat dan menyenangkan.

Sementara “The Third Skin” karya Ren Katili mempertemukan arsitektur dengan fashion. Busana, ilustrasi, seni lukis, material, dan tekstur disatukan menjadi sebuah ruang yang memiliki lapisan cerita.

Dua instalasi lainnya, “Renungan” karya Riri Yakub serta karya Ary Indra yang akan diluncurkan pada pertengahan periode, turut memperluas perjalanan pengalaman yang ditawarkan kepada pengunjung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Karnaval Pekalongan Jadi Sorotan, Budaya berkedok Ritual di Ruang Publik?

Karnaval Pekalongan Jadi Sorotan, Budaya berkedok Ritual di Ruang Publik?

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 13:15 WIB

Tutorial Menghitung Volume dan Luas Permukaan Tabung Tanpa Tutup

Tutorial Menghitung Volume dan Luas Permukaan Tabung Tanpa Tutup

Tekno | Minggu, 13 September 2026 | 18:48 WIB

Kritisi Permukiman di Kawasan Rawan dan Ego Sektoral, DPR: Negara Harus Hadir Sebelum Bencana

Kritisi Permukiman di Kawasan Rawan dan Ego Sektoral, DPR: Negara Harus Hadir Sebelum Bencana

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:02 WIB

Terkini

Saat Desain "Menari" Seperti Awan: Mengintip Keseruan Jakarta Design Collabs 2026

Saat Desain "Menari" Seperti Awan: Mengintip Keseruan Jakarta Design Collabs 2026

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 19:53 WIB

Ratu Dewa Berang di Rapat Banjir, PPPK Diusir, Nasib Kadis hingga Kabid Disorot

Ratu Dewa Berang di Rapat Banjir, PPPK Diusir, Nasib Kadis hingga Kabid Disorot

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 19:52 WIB

Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka Korupsi, Golkar Kecewa dan Marah

Fahd A Rafiq Hattrick Tersangka Korupsi, Golkar Kecewa dan Marah

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:48 WIB

GIIAS Semarang 2026 Bidik Pasar Jateng, 19 Merek Siap Pamer Teknologi Baru

GIIAS Semarang 2026 Bidik Pasar Jateng, 19 Merek Siap Pamer Teknologi Baru

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 19:48 WIB

Tragedi KM Virgo di Masalembo: Tiga Warga Jember Masih Hilang, Petugas Kumpulkan Data Fisik DVI

Tragedi KM Virgo di Masalembo: Tiga Warga Jember Masih Hilang, Petugas Kumpulkan Data Fisik DVI

Jatim | Rabu, 16 September 2026 | 19:40 WIB

6 Cara Mengelola Gaji Rp3 Juta agar Bisa Nabung dan Investasi

6 Cara Mengelola Gaji Rp3 Juta agar Bisa Nabung dan Investasi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 19:39 WIB

Media Korea Soroti Kesombongan Kim Gi-dong: Remehkan Persib Bandung Berujung Petaka

Media Korea Soroti Kesombongan Kim Gi-dong: Remehkan Persib Bandung Berujung Petaka

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 19:38 WIB

Dorong Inovasi & Talenta: 22 Kampus se-Indonesia Siap Beradu Gagasan di Final Nasional PGTC 2026

Dorong Inovasi & Talenta: 22 Kampus se-Indonesia Siap Beradu Gagasan di Final Nasional PGTC 2026

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 19:33 WIB

Penyebab Antrean Biosolar Mengular di Lampung Dibidik: Polisi Sisir SPBU Ancam Cabut Izin

Penyebab Antrean Biosolar Mengular di Lampung Dibidik: Polisi Sisir SPBU Ancam Cabut Izin

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 19:33 WIB

Bosnya Ditangkap KPK, Bisnis Summarecon Agung Terganggu?

Bosnya Ditangkap KPK, Bisnis Summarecon Agung Terganggu?

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 19:33 WIB

×