Wamen Sebut Indonesia Pertama Kali Punya KRL Karya Anak Bangsa, Ini Faktanya

M Nurhadi

Kamis, 24 April 2025 | 14:43 WIB
Wamen Sebut Indonesia Pertama Kali Punya KRL Karya Anak Bangsa, Ini Faktanya
Arsip (via Wikipedia)

Suara.com - Pernyataan Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo, yang menyebut Indonesia baru akan mengoperasikan kereta rel listrik (KRL) buatan dalam negeri untuk pertama kalinya dalam waktu dekat, menuai kontroversi di kalangan warganet.

Pasalnya, klaim tersebut dianggap mengabaikan sejarah panjang produksi dan pengoperasian KRL karya anak bangsa yang telah berlangsung sejak puluhan tahun silam. Bahkan, banyak warganet yang miris karena seorang Wakil Menteri BUMN tidak mengetahui sejarah KRL yang sebenarnya.

Pernyataan tersebut dilontarkan oleh Kartika dalam acara peringatan 100 tahun operasional KRL di Stasiun Jakarta Kota pada Selasa (22/4/2025), sehingga memicu reaksi dari warganet.

Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud Wamen? Apakah memang ada terobosan baru, atau justru kekeliruan dalam menyampaikan informasi? Simak informasi selengkapnya berikut ini.

Fakta Sejarah KRL Buatan Indonesia

Sejarah mencatat bahwa Indonesia melalui PT Industri Kereta Api (INKA) sudah memproduksi KRL sejak dekade 1990-an. Salah satu contohnya adalah KRL BN-Holec (INKA EA101), yang mulai diproduksi sejak tahun 1994 dan dioperasikan di lintas Jabodetabek. INKA EA101 adalah KRL pertama buatan Indonesia.

Kereta ini dibuat melalui kolaborasi antara PT INKA dan perusahaan luar negeri seperti BN-Bombardier serta HOLEC dari Belanda.

Meski tergolong produk lokal, KRL ini memang kerap menemui berbagai kendala operasional, mulai dari spesifikasi teknis yang tidak sesuai dengan infrastruktur listrik Jabodetabek hingga sulitnya perawatan akibat kelangkaan suku cadang.

Meskipun demikian, keberadaan KRL ini menjadi bukti bahwa Indonesia telah memproduksi dan mengoperasikan KRL dalam negeri jauh sebelum pernyataan Wamen BUMN baru-baru ini.

baca juga

KRL Holec menggunakan teknologi penggerak canggih pada masanya, yaitu Variable Voltage Variable Frequency-Thyristor Gate Turn-Off (VVVF-GTO), meskipun kemudian banyak mengalami kegagalan teknis dan akhirnya berhenti beroperasi.

Kemunculan KRL AC Buatan INKA

Setelah era KRL non-AC seperti Holec, PT INKA kembali meluncurkan inovasi dengan memproduksi KRL AC INKA EA201, atau yang juga dikenal dengan nama KRL-I.

Diluncurkan pada tahun 2001, KRL ini merupakan purwarupa dari generasi KRL berpendingin udara (AC) pertama buatan dalam negeri. Dengan teknologi Variable Voltage Variable Frequency-Insulated Gate Bipolar Transistor (VVVF-IGBT), KRL ini menggabungkan komponen dari Jepang dan Eropa.

Komponen-komponen seperti sistem kelistrikan disuplai oleh Toshiba dan PT LEN Industri, menunjukkan bahwa KRL ini merupakan hasil kolaborasi teknologi lokal dan asing.

KRL-I sempat beroperasi dalam beberapa layanan seperti Serpong Ekspres dan Ciliwung Blue Line, sebelum akhirnya berhenti beroperasi pada tahun 2014 karena tergantikan oleh KRL impor dari Jepang.

Cek Fakta Pernyataan Wamen BUMN

Pernyataan Wamen BUMN yang menyebut bahwa Indonesia akan pertama kalinya mengoperasikan KRL buatan dalam negeri terbukti tidak akurat. Fakta sejarah menunjukkan bahwa KRL buatan Indonesia sudah pernah dioperasikan sejak tahun 1994 melalui KRL BN-Holec dan dilanjutkan oleh KRL-I pada awal 2000-an.

Meskipun terdapat berbagai kendala teknis dan operasional yang dihadapi KRL buatan lokal tersebut, hal ini tidak menghapus kenyataan bahwa Indonesia sudah lebih dahulu memproduksi dan mengoperasikan KRL sendiri, jauh sebelum momen peringatan 100 tahun KRL.

Oleh karena itu, penting bagi para pejabat publik untuk menyampaikan informasi dengan akurat dan berdasarkan fakta sejarah agar tidak menimbulkan kesan negatif dan kontroversi, apalagi mengabaikan fakta sejarah.

Tentunya, pejabat publik harus selalu mengkroscek fakta sebelum membuat pernyataan. Kebenaran informasi yang disampaikan tidak hanya menjaga kredibilitas pribadi, tetapi juga reputasi institusi yang diwakili.

Kesalahan dalam menyampaikan fakta dapat memicu kebingungan dan mengurangi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan. Demikianlah informasi terkait cek fakta terhadap pernyataan Wamen BUMN.

Kontributor : Dini Sukmaningtyas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Drama China yang Diadaptasi dari Novel Ma Boyong, Terbaru The Mutations

6 Drama China yang Diadaptasi dari Novel Ma Boyong, Terbaru The Mutations

Your Say | Rabu, 23 April 2025 | 20:04 WIB

Terungkap! Komnas HAM Temukan Dokumen Lama Nyatakan Sirkus OCI Unit Bisnis Puskopau

Terungkap! Komnas HAM Temukan Dokumen Lama Nyatakan Sirkus OCI Unit Bisnis Puskopau

News | Rabu, 23 April 2025 | 18:31 WIB

Begini Nasib Merger KAI-INKA, Keputusan Kini Ada di Danantara

Begini Nasib Merger KAI-INKA, Keputusan Kini Ada di Danantara

Bisnis | Selasa, 22 April 2025 | 16:18 WIB

KRL Jabodetabek Bakal Gunakan Kereta Buatan INKA, Layak Pakai?

KRL Jabodetabek Bakal Gunakan Kereta Buatan INKA, Layak Pakai?

Bisnis | Senin, 21 April 2025 | 12:07 WIB

Ulasan Novel 1984: Distopia yang Semakin Relevan di Dunia Modern

Ulasan Novel 1984: Distopia yang Semakin Relevan di Dunia Modern

Your Say | Sabtu, 19 April 2025 | 19:54 WIB

DPR Kecam Aksi Pelecehan Terjadi di KRL: Negara Wajib Hadir

DPR Kecam Aksi Pelecehan Terjadi di KRL: Negara Wajib Hadir

News | Sabtu, 19 April 2025 | 18:03 WIB

Terkini

Mengintip Redmi Note 17 Pro Max 5G: Bawa Baterai Jumbo, 100W HyperCharge, dan Bodi Tangguh

Mengintip Redmi Note 17 Pro Max 5G: Bawa Baterai Jumbo, 100W HyperCharge, dan Bodi Tangguh

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Proposal Cinta di Bawah Proyek Mangkrak dan Halusinasi Negara

Proposal Cinta di Bawah Proyek Mangkrak dan Halusinasi Negara

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 06:31 WIB

Ajak Relasi Gabung BRI Prioritas, Nikmati Reward Eksklusif dari BRI!

Ajak Relasi Gabung BRI Prioritas, Nikmati Reward Eksklusif dari BRI!

Bri | Minggu, 04 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Dede Sunandar Tumbang Tak Sadarkan Diri Usai Dihantam Vicky Prasetyo

Dede Sunandar Tumbang Tak Sadarkan Diri Usai Dihantam Vicky Prasetyo

Entertainment | Minggu, 04 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Tebarkan Energi Positif, Grup Vokal Anak DayDrm Ajak Si Kecil Berani Bermimpi Lewat Lagu 'Shine!'

Tebarkan Energi Positif, Grup Vokal Anak DayDrm Ajak Si Kecil Berani Bermimpi Lewat Lagu 'Shine!'

Entertainment | Minggu, 04 Oktober 2026 | 05:55 WIB

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Sport | Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:43 WIB

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

×