Menko Airlangga: Perang Thailand-Kamboja Belum Jadi Ancaman Ekonomi RI, Tapi Tetap Waspada!

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 25 Juli 2025 | 16:13 WIB
Menko Airlangga: Perang Thailand-Kamboja Belum Jadi Ancaman Ekonomi RI, Tapi Tetap Waspada!
Konflik perbatasan antara Thailand dan Kamboja yang belakangan ini kembali memanas, belum akan menimbulkan dampak berarti bagi perekonomian Indonesia. Foto-Novian-Suara.com

Suara.com - Konflik perbatasan antara Thailand dan Kamboja yang belakangan ini kembali memanas, belum akan menimbulkan dampak berarti bagi perekonomian Indonesia.

Hal ini ditegaskan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di kantornya, Jakarta, Jumat (25/7/2025).

Airlangga menyampaikan bahwa meskipun ada ketegangan berkepanjangan di perbatasan kedua negara tetangga di Asia Tenggara tersebut, dampaknya terhadap stabilitas ekonomi Indonesia masih nihil.

"Kalau perang Kamboja-Thailand belum berdampak. Ini juga kan masih dalam tanda petik terbatas," ujar Airlangga.

Penilaian Airlangga yang menyebut konflik ini masih "terbatas" mengindikasikan bahwa pemerintah Indonesia terus memantau dinamika di perbatasan Thailand-Kamboja dengan cermat. Meskipun media internasional mungkin menyoroti insiden-insiden yang terjadi, pemerintah Indonesia melihat bahwa eskalasi konflik belum mencapai tingkat yang bisa mengganggu jalur perdagangan utama atau rantai pasok global yang relevan dengan kepentingan ekonomi Indonesia.

Sebagai negara anggota ASEAN, Indonesia tentu memiliki kepentingan untuk menjaga stabilitas regional. Namun, dalam konteks ekonomi, Indonesia juga memiliki diversifikasi mitra dagang dan sumber daya yang cukup luas, sehingga dampak dari konflik bilateral di salah satu sudut kawasan tidak serta merta langsung terasa.

Sebelumnya, suasana di sepanjang perbatasan Thailand dan Kamboja dilaporkan "tenang" pada Jumat (24/7), namun ketenangan ini terasa sangat mencekam. Pasalnya, ketenangan ini datang setelah pertempuran berdarah yang melibatkan serangan udara dan artileri di dekat Candi Ta Muen Thom, yang menewaskan puluhan orang dan mendorong kedua negara ke bibir jurang perang terbuka.

Intelijen militer Thailand mengklaim setidaknya 24 warga Kamboja, yang sebagian besar adalah tentara, tewas dalam serangan yang berlangsung dari Kamis malam hingga Jumat pagi. Serangan balasan ini juga disebut telah menghancurkan tiga mortir milik Kamboja.

Namun, Kamboja membantah klaim tersebut dan justru melaporkan korban dari pihak mereka adalah warga sipil. Pemerintah Kamboja pada Jumat menyatakan bahwa seorang biksu tewas dan lima warga sipil lainnya luka-luka akibat tembakan artileri Thailand yang menghantam Provinsi Oddar Meanchey.

baca juga

Sebelumnya, pada hari Kamis, Kementerian Kesehatan Thailand telah merilis data yang lebih mengerikan, melaporkan sedikitnya 14 orang, termasuk seorang anak-anak, tewas akibat saling serang roket dan serangan udara dari kedua negara.

Pertumpahan darah ini memaksa Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, untuk turun tangan. Ia dilaporkan telah menghubungi PM Thailand Phumtham Wechayachai dan PM Kamboja Hun Manet, menyerukan agar kedua negara memberlakukan "gencatan senjata segera."

Di tengah adu senjata para tentara, warga sipil menjadi korban utama. Ribuan orang dari kedua sisi perbatasan dilaporkan telah mengungsi untuk menyelamatkan diri. Sejumlah sekolah di wilayah perbatasan juga terpaksa ditutup sementara.

Pertempuran terbaru ini dipicu oleh insiden ledakan ranjau darat yang membuat seorang tentara Thailand kehilangan kakinya. Militer Thailand kemudian menuduh pasukan Kamboja menembaki pos militer mereka di dekat Candi Ta Muen Thom, sebuah kawasan yang masih menjadi sengketa di Provinsi Surin.

Hubungan diplomatik kedua negara kini merosot ke titik terendah dalam beberapa dekade terakhir. Baku tembak terus terjadi sejak 28 Mei lalu, yang diawali dengan tewasnya seorang tentara Kamboja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Timnas U-23 vs Thailand, Hokky Caraka Dilarang Emosi

Jelang Timnas U-23 vs Thailand, Hokky Caraka Dilarang Emosi

Bola | Jum'at, 25 Juli 2025 | 16:10 WIB

4 Fakta Kuil Preah Vihear, Pemicu Perang antara Thailand dan Kamboja

4 Fakta Kuil Preah Vihear, Pemicu Perang antara Thailand dan Kamboja

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 15:55 WIB

PSSI Berantas Agen Bodong, Ini 3 Pemain Asing Liga Inggris yang Gagal di Indonesia

PSSI Berantas Agen Bodong, Ini 3 Pemain Asing Liga Inggris yang Gagal di Indonesia

Bola | Jum'at, 25 Juli 2025 | 16:00 WIB

Terkini

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Andrea Bocelli Bakal Dedikasikan Lagu untuk Perdamaian Dunia dalam Konser di Indonesia

Andrea Bocelli Bakal Dedikasikan Lagu untuk Perdamaian Dunia dalam Konser di Indonesia

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19 WIB

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:18 WIB

×