Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.745.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bitcoin 'Safe Haven'? Pakar Ungkap Peluang dan Risiko Kripto saat Perang Dagang AS vs China

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 24 April 2025 | 20:25 WIB
Bitcoin 'Safe Haven'? Pakar Ungkap Peluang dan Risiko Kripto saat Perang Dagang AS vs China
Bitcoin (Unsplash)

Suara.com - Kondisi ekonomi global yang diwarnai ketidakpastian serta tensi perang dagang yang berkepanjangan antara dua kekuatan ekonomi raksasa, Amerika Serikat dan China, telah menciptakan turbulensi signifikan di pasar modal dunia. Dampaknya pun merambah berbagai instrumen investasi, tak terkecuali pasar aset kripto yang relatif masih muda.

Kebijakan tarif impor yang diterapkan oleh mantan Presiden AS Donald Trump terhadap ratusan negara di dunia semakin memperkeruh suasana ekonomi global.

Namun, di tengah gejolak ini, sebuah fenomena menarik muncul: aset kripto justru menunjukkan resiliensinya dan tampil sebagai salah satu alternatif investasi yang menjanjikan di tengah ketidakstabilan pasar konvensional.

Presiden Direktur platform perdagangan aset kripto Bittime, Ronny Prasetya, dalam sebuah diskusi, mengakui bahwa volatilitas pasar akibat ketidakpastian global turut dirasakan oleh industri aset kripto.

Kendati demikian, ia menekankan bahwa koreksi harga yang dialami oleh aset kripto secara umum tidak separah instrumen finansial tradisional lainnya seperti saham atau obligasi.

“Kondisi volatilitas yang terjadi pada Bitcoin, sebagai salah satu barometer utama pasar kripto, memang tidak terhindarkan. Namun, perlu digarisbawahi bahwa tingkat volatilitasnya tidak setinggi instrumen finansial konvensional lainnya. Fenomena ini tidak terlepas dari meningkatnya keyakinan para investor terhadap potensi aset kripto sebagai opsi investasi alternatif yang menarik di tengah dinamika ketidakpastian ekonomi global saat ini,” jelas Ronny.

Lebih lanjut, Ronny Prasetya memandang aset kripto sebagai sebuah inovasi dalam dunia investasi digital yang memiliki potensi pertumbuhan yang sangat besar di masa depan.

Salah satu keunggulan utama aset kripto, seperti Bitcoin, adalah sifatnya yang terdesentralisasi dan tidak terikat secara langsung oleh kebijakan moneter atau kondisi perekonomian suatu negara tertentu. Karakteristik ini memberikan daya tarik tersendiri bagi investor yang mencari aset yang nilainya tidak terlalu dipengaruhi oleh sentimen pasar tradisional.

Namun, sebagai sebuah kelas aset yang relatif baru, edukasi mengenai aset kripto menjadi tantangan tersendiri bagi para pelaku industri, khususnya platform perdagangan aset kripto seperti Bittime. Ronny menekankan bahwa literasi keuangan digital, khususnya pemahaman mendalam mengenai aset kripto dan teknologi blockchain yang mendasarinya, merupakan hal yang krusial untuk membangun dan mempertahankan kepercayaan para investor.

Aplikasi Bittime [Ist]
Aplikasi Bittime [Ist]

Untuk mengatasi tantangan ini, Bittime secara aktif berupaya mengedukasi masyarakat melalui berbagai inisiatif, termasuk keterlibatan aktif dengan komunitas kripto dan kampanye digital yang informatif seputar aset kripto dan blockchain.

Dalam konteks pasar global saat ini, peningkatan minat publik terhadap Bitcoin, yang mulai dipandang oleh sebagian investor sebagai aset “safe haven” atau tempat berlindung yang aman di tengah ketidakpastian ekonomi, membuka peluang signifikan bagi perkembangan industri aset kripto secara keseluruhan.

Persepsi ini didorong oleh sifat Bitcoin yang memiliki pasokan terbatas dan tidak dapat dengan mudah dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah atau bank sentral.

Oleh karena itu, Ronny Prasetya menekankan pentingnya partisipasi dan dukungan dari seluruh pelaku industri aset kripto, termasuk regulator perdagangan aset digital di Indonesia. Kolaborasi yang solid dan regulasi yang jelas akan menjadi fondasi yang kuat untuk membangun kepercayaan masyarakat, khususnya para investor muda yang semakin tertarik dengan potensi aset kripto. Kepercayaan ini akan menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan industri aset kripto yang sehat dan berkelanjutan di Indonesia.

Ronny juga menyampaikan bahwa kondisi pasar yang penuh tantangan saat ini justru merupakan momentum yang tepat bagi masyarakat untuk mulai mengenal dan mempelajari aset kripto sebagai salah satu opsi diversifikasi aset dalam portofolio investasi mereka. Diversifikasi merupakan strategi penting untuk mengurangi risiko investasi secara keseluruhan.

Tentu saja, ajakan untuk berinvestasi di aset kripto perlu diimbangi dengan upaya edukasi yang komprehensif, pemberdayaan investor melalui informasi yang transparan, dan penyediaan akses yang aman dan terjamin bagi masyarakat, khususnya para investor aset kripto di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Bitcoin Melesat, Sentuh Rp 1,56 Miliar di Tengah Aksi Beli Institusi

Harga Bitcoin Melesat, Sentuh Rp 1,56 Miliar di Tengah Aksi Beli Institusi

Bisnis | Kamis, 24 April 2025 | 18:41 WIB

5 Upcoming Drama China Li Hongyi, Akting Bareng Wang Churan dan Sun Zhenni

5 Upcoming Drama China Li Hongyi, Akting Bareng Wang Churan dan Sun Zhenni

Your Say | Kamis, 24 April 2025 | 17:13 WIB

Sri Mulyani Bocorkan 5 Kesepakatan RI-AS Untuk Batalkan Tarif Trump

Sri Mulyani Bocorkan 5 Kesepakatan RI-AS Untuk Batalkan Tarif Trump

Bisnis | Kamis, 24 April 2025 | 15:48 WIB

Maskapai Indonesia Berpeluang Tampung Pesawat Boeing yang DIkembalikan China

Maskapai Indonesia Berpeluang Tampung Pesawat Boeing yang DIkembalikan China

Bisnis | Kamis, 24 April 2025 | 15:08 WIB

Peluang Kevin Diks Pulih Sebelum Timnas Indonesia Hadapi China: Ancaman Serius di Lini Belakang

Peluang Kevin Diks Pulih Sebelum Timnas Indonesia Hadapi China: Ancaman Serius di Lini Belakang

Bola | Kamis, 24 April 2025 | 14:21 WIB

Changan Siap Tantang Pasar Mobil Setir Kanan Indonesia

Changan Siap Tantang Pasar Mobil Setir Kanan Indonesia

Otomotif | Kamis, 24 April 2025 | 14:07 WIB

Terkini

Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan

Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 23:25 WIB

Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK

Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 23:15 WIB

Ketahanan Ekonomi Indonesia Raih Pengakuan Internasional di Tengah Ujian Geopolitik

Ketahanan Ekonomi Indonesia Raih Pengakuan Internasional di Tengah Ujian Geopolitik

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 22:21 WIB

IHSG Terus Menguat Bukti Reformasi Pasar Modal OJK Berbuah Manis

IHSG Terus Menguat Bukti Reformasi Pasar Modal OJK Berbuah Manis

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 22:07 WIB

Reformasi OJK Sukses Tingkatkan Transparansi Pasar Modal Indonesia

Reformasi OJK Sukses Tingkatkan Transparansi Pasar Modal Indonesia

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 21:25 WIB

Berlayar Sampai ke Pulau Sumbawa, Pertamina Pastikan Kompor Warga Tetap Menyala

Berlayar Sampai ke Pulau Sumbawa, Pertamina Pastikan Kompor Warga Tetap Menyala

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 21:18 WIB

Pertamina Sebaiknya Segera Naikkan Harga BBM Nonsubsidi, Awas Merugi

Pertamina Sebaiknya Segera Naikkan Harga BBM Nonsubsidi, Awas Merugi

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 20:42 WIB

PT PGE dan  PT PLN IP Sepakati Tarif Listrik, PLTP Lahendong Bottoming Unit Mulai Operasi 2028

PT PGE dan PT PLN IP Sepakati Tarif Listrik, PLTP Lahendong Bottoming Unit Mulai Operasi 2028

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 19:58 WIB

Bukan KPR Biasa, Ini Rahasia Punya Properti dengan Biaya Terjangkau di BRI

Bukan KPR Biasa, Ini Rahasia Punya Properti dengan Biaya Terjangkau di BRI

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 19:40 WIB

Aturan Baru Purbaya, APBN Tanggung Cicilan Utang Kopdes Merah Putih

Aturan Baru Purbaya, APBN Tanggung Cicilan Utang Kopdes Merah Putih

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 19:24 WIB