Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Harga Emas Antam Meroket Rp6.000 Hari Ini, Jadi Rp1.966.000/Gram

Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 29 April 2025 | 09:59 WIB
Harga Emas Antam Meroket Rp6.000 Hari Ini, Jadi Rp1.966.000/Gram
Emas Antam bergambar kerbau. (Dok: Antam)

Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Hari Selas (29/4/2025) untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp1.966.000 per gram.

Harga emas Antam itu berbalik meroket Rp6.000 dibandingkan hari Senin (28/4/2025) sebelumnya.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp1.815.000 per gram.

Harga buyback itu juga mulai merangkak naik Rp6.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Senin kemarin.

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam pada hari ini:

  • Emas 0,5 gram Rp1.033.000
  • Emas 1 Gram Rp1.966.000
  • Emas 2 gram Rp3.872.000
  • Emas 3 gram Rp5.783.000
  • Emas 5 gram Rp9.605.000
  • Emas 10 gram Rp19.155.000
  • Emas 25 gram Rp47.762.000
  • Emas 50 gram Rp95.445.000
  • Emas 100 gram Rp190.812.000
  • Emas 250 gram Rp476.765.000
  • Emas 500 gram Rp953.320.000
  • Emas 1.000 gram Rp1.906.600.000

Harga Emas Dunia Terus Naik

Harga emas kembali melanjutkan tren kenaikannya pada perdagangan Senin, didorong oleh meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap risiko resesi dan ketegangan perdagangan global.

Seperti dilansir FXstreet, logam mulia tersebut berhasil pulih setelah sempat menyentuh titik terendah harian di level USD3.268 per troy ounce, sebelum akhirnya ditutup menguat sebesar 0,55 persen di posisi USD3.338.

Perubahan sentimen risiko menjadi salah satu faktor utama yang menopang penguatan harga emas. Wall Street, yang awalnya dibuka menguat, justru berbalik melemah akibat meningkatnya kekhawatiran investor terhadap potensi eskalasi perang dagang. Kondisi ini mendorong para pelaku pasar untuk mencari aset-aset aman (safe haven) seperti emas, alih-alih mempertahankan posisi mereka di aset berisiko atau dolar AS.

Sebagai imbasnya, Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur kinerja dolar terhadap enam mata uang utama dunia, terkoreksi tipis sebesar 0,36 persen menjadi 99,22. Imbal hasil obligasi pemerintah AS juga mengalami penurunan, mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap prospek ekonomi AS. Data dari Prime Market Terminal menunjukkan bahwa pelaku pasar saat ini memperkirakan adanya pelonggaran suku bunga sebesar 91 basis poin oleh Federal Reserve sepanjang tahun ini.

Di sisi geopolitik, ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan China kembali menjadi perhatian. Pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyebutkan adanya "kemajuan" dalam pembicaraan perdagangan, langsung dibantah oleh otoritas Beijing yang menyatakan bahwa belum ada perundingan resmi yang berlangsung. Ketidakpastian ini menambah tekanan psikologis di pasar dan memperkuat permintaan terhadap emas sebagai aset lindung nilai.

Para investor kini menanti sederet data ekonomi penting dari AS, termasuk angka Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal I-2025, Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi Inti (PCE), serta laporan ketenagakerjaan Nonfarm Payrolls (NFP). Data-data ini diharapkan memberikan gambaran lebih jelas tentang arah kebijakan moneter The Fed ke depan.

Dari sisi teknikal, tren naik harga emas dinilai tetap solid meski belum mampu menembus level tertinggi harian sebelumnya. Saat ini, area USD3.300 menjadi level support kritis. Jika harga tetap bertahan di atas level ini, target resistensi berikutnya adalah USD3.370, yakni level tertinggi yang tercapai pada perdagangan Jumat lalu. Apabila momentum bullish berlanjut, emas berpotensi menguji resistance lebih tinggi di kisaran USD3.400 hingga USD3.450.

Sebaliknya, bila tekanan jual meningkat dan harga emas jatuh di bawah USD3.300, maka koreksi lebih dalam menuju level USD3.200 bisa saja terjadi.

Cara membeli Emas Antam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Ini Turun Rp5.000, Deretan Harga Emas Antam dari 0,5-1.000 Gram

Hari Ini Turun Rp5.000, Deretan Harga Emas Antam dari 0,5-1.000 Gram

Bisnis | Senin, 28 April 2025 | 09:06 WIB

Sebelum Investasi, Kenali Dulu Ciri-Ciri Emas LM Asli yang Wajib Kamu Tahu

Sebelum Investasi, Kenali Dulu Ciri-Ciri Emas LM Asli yang Wajib Kamu Tahu

Bisnis | Minggu, 27 April 2025 | 12:37 WIB

Harga Emas Antam dan UBS Kompak Turun Hari Ini, Saatnya Borong?

Harga Emas Antam dan UBS Kompak Turun Hari Ini, Saatnya Borong?

Bisnis | Minggu, 27 April 2025 | 10:36 WIB

Terkini

Rupiah Terpuruk ke Rp17.500, Ekonom Warning Risiko Dolar AS Sentuh Rp18.000

Rupiah Terpuruk ke Rp17.500, Ekonom Warning Risiko Dolar AS Sentuh Rp18.000

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:02 WIB

Kontribusi PDB Tembus Rp 8.573 T, Kenapa Setoran Pajak UMKM Masih Kecil?

Kontribusi PDB Tembus Rp 8.573 T, Kenapa Setoran Pajak UMKM Masih Kecil?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:10 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Hari Ini, Dibanderol Rp 2.819.000/Gram

Harga Emas Antam Anjlok Hari Ini, Dibanderol Rp 2.819.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:09 WIB

Aktivitas Selat Hormuz Masih Seret, Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS

Aktivitas Selat Hormuz Masih Seret, Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:05 WIB

Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian, Properti Tetap Jadi Instrumen Investasi Paling Relevan

Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian, Properti Tetap Jadi Instrumen Investasi Paling Relevan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:00 WIB

Waspada, Ekonomi Indonesia Bakal Dihantam Tekanan Global

Waspada, Ekonomi Indonesia Bakal Dihantam Tekanan Global

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 08:44 WIB

Bank Indonesia Perkuat Pengendalian Inflasi Demi Jaga Harga Bahan Pokok Tidak Naik

Bank Indonesia Perkuat Pengendalian Inflasi Demi Jaga Harga Bahan Pokok Tidak Naik

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 08:13 WIB

OJK Perkuat Kepastian Hukum Demi Jaga Penyaluran Kredit

OJK Perkuat Kepastian Hukum Demi Jaga Penyaluran Kredit

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 07:23 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB