Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Wall Street Bergejolak saat Pasar Modal Asia Perkasa, IHSG Diprediksi Meroket Hari Ini

M Nurhadi

Selasa, 29 April 2025 | 11:16 WIB
Wall Street Bergejolak saat Pasar Modal Asia Perkasa, IHSG Diprediksi Meroket Hari Ini
Bursa Efek Indonesia, Jakarta. [Dok SMF]

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diperkirakan akan melanjutkan tren positif pada perdagangan hari ini, Selasa (29/4/2025). Sentimen pasar saat ini masih dipengaruhi oleh sikap wait and see para pelaku pasar terhadap rilis data penting dari dalam negeri, yaitu data Foreign Direct Investment (FDI) atau Penanaman Modal Asing (PMA) untuk kuartal I-2025. Data ini akan menjadi salah satu tolok ukur penting untuk mengukur kepercayaan investor asing terhadap iklim investasi di Indonesia.

Pada pembukaan perdagangan pagi ini, IHSG menunjukkan sinyal penguatan dengan dibuka naik sebesar 26,02 poin atau 0,39 persen ke level 6.748,99. Sementara itu, indeks LQ45 yang berisikan 45 saham unggulan juga bergerak positif dengan kenaikan sebesar 3,17 poin atau 0,42 persen, mencapai posisi 756,89.

Pergerakan awal yang optimis ini sejalan dengan prediksi sejumlah analis yang melihat potensi kelanjutan kenaikan IHSG pada perdagangan hari ini.

Senior Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan, dalam analisisnya di Jakarta pada Selasa pagi menyampaikan bahwa IHSG berpeluang untuk mencoba menutup gap atau celah harga pada kisaran level 6.770 hingga 6.870 pada pekan ini.

Proyeksi ini didasarkan pada sentimen pasar yang masih cukup kuat meskipun pelaku pasar juga menantikan data-data ekonomi penting.

Dari dalam negeri, perhatian utama akan tertuju pada realisasi PMA Indonesia untuk kuartal pertama tahun 2025. Valdy Kurniawan menyoroti pentingnya data ini untuk melihat apakah Indonesia masih mampu mempertahankan pertumbuhan PMA di level double digit di tengah isu kebijakan tarif impor Amerika Serikat (AS) yang mulai mencuat pada kuartal I-2025.

Isu tarif AS ini muncul bersamaan dengan beberapa kebijakan domestik yang dinilai sempat memicu sikap wait and see dari para pelaku pasar. Sebagai catatan, data PMA terakhir pada kuartal IV-2024 menunjukkan pertumbuhan yang signifikan sebesar 33,3 persen year on year (yoy) dengan nilai mencapai Rp245,8 triliun, atau mewakili 54,3 persen dari total realisasi investasi.

Dari sisi sentimen global, Valdy Kurniawan menjelaskan bahwa isu tarif masih menjadi perhatian utama, terutama terkait dengan potensi pelunakan sikap AS terhadap China. AS terus berupaya mendorong negosiasi perdagangan dengan China, meskipun hingga saat ini belum ada indikasi bahwa China membuka ruang untuk perundingan tersebut.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent belum memberikan kejelasan mengenai arah perundingan perdagangan dengan China, namun ia menekankan bahwa pihak China seharusnya mengambil inisiatif untuk meredakan ketegangan mengingat besarnya volume ekspor China ke AS dibandingkan sebaliknya.

baca juga

Menteri Keuangan China Lan Fo’an sendiri menyatakan bahwa pihaknya akan mengimplementasikan kebijakan yang lebih proaktif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan stabilitas ekonomi global, yang memicu spekulasi mengenai potensi negosiasi dengan AS di masa depan.

Selain itu, terdapat potensi kesepakatan perdagangan antara AS dengan sejumlah negara lain yang saat ini sedang bernegosiasi. Tekanan dari dalam negeri AS, khususnya tekanan politik, juga berpotensi mendorong Presiden AS Donald Trump untuk mencapai kesepakatan perdagangan.

Dari kawasan Eropa, pelaku pasar bersiap menghadapi pekan yang berpotensi fluktuatif dengan adanya rilis data inflasi utama dari Zona Euro dan AS, serta laporan ketenagakerjaan bulanan AS yang dijadwalkan pada Jumat (2/5/2025).

Bursa saham Eropa melanjutkan penguatan pada perdagangan Senin (28/4/2025), dengan sebagian besar sub-indeks mencatatkan kenaikan yang didorong oleh optimisme terhadap meredanya ketegangan perdagangan AS-China menjelang musim laporan keuangan dan rilis data ekonomi pada pekan ini.

Indeks pan-Eropa STOXX 600 menguat 0,53 persen ke level 523,19. Indeks-indeks utama Eropa juga menunjukkan tren positif, dengan DAX Jerman naik 0,13 persen ke 22.271,67, FTSE 100 Inggris bertambah tipis 0,02 persen ke 8.417,34, dan CAC 40 Prancis naik 0,50 persen ke 7.573,76.

Sementara itu, bursa saham AS Wall Street bergerak bervariasi pada perdagangan Senin (28/4/2025). Indeks S&P 500 menutup sesi yang penuh gejolak nyaris stagnan, tertekan oleh pergerakan saham-saham berkapitalisasi besar seiring investor menantikan sejumlah katalis, termasuk data ekonomi dan laporan keuangan dari perusahaan-perusahaan besar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Lanjutkan Reli Penguatan di Pembukaan Perdagangan, Ini Saham Penggeraknya

IHSG Lanjutkan Reli Penguatan di Pembukaan Perdagangan, Ini Saham Penggeraknya

Bisnis | Selasa, 29 April 2025 | 09:21 WIB

IHSG Berpotensi Lanjut Menguat, Ini Prospek Saham yang Jadi Pilihan

IHSG Berpotensi Lanjut Menguat, Ini Prospek Saham yang Jadi Pilihan

Bisnis | Selasa, 29 April 2025 | 08:47 WIB

IHSG Hari Ini Diprediksi Terus Perkasa, Mayoritas Bursa Saham Kompak Menguat

IHSG Hari Ini Diprediksi Terus Perkasa, Mayoritas Bursa Saham Kompak Menguat

Bisnis | Senin, 28 April 2025 | 11:05 WIB

IHSG Terus Melaju Naik di Pada Senin Pagi, Didorong oleh Saham-saham Ini

IHSG Terus Melaju Naik di Pada Senin Pagi, Didorong oleh Saham-saham Ini

Bisnis | Senin, 28 April 2025 | 09:14 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Lagi, Daftar Saham-saham Pilihan di Perdagangan Hari Ini

IHSG Diproyeksi Menguat Lagi, Daftar Saham-saham Pilihan di Perdagangan Hari Ini

Bisnis | Senin, 28 April 2025 | 08:39 WIB

Emiten ABMM Catat Kinerja Positif di Tengah Turbulensi Pasar Batu Bara

Emiten ABMM Catat Kinerja Positif di Tengah Turbulensi Pasar Batu Bara

Bisnis | Sabtu, 26 April 2025 | 11:46 WIB

Terkini

Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI

Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:21 WIB

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:18 WIB

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:45 WIB

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB

BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi

BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:26 WIB

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:23 WIB

Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik

Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:08 WIB

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:01 WIB

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:54 WIB