Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.785

IHSG Hari Ini Diprediksi Terus Perkasa, Mayoritas Bursa Saham Kompak Menguat

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 28 April 2025 | 11:05 WIB
IHSG Hari Ini Diprediksi Terus Perkasa, Mayoritas Bursa Saham Kompak Menguat
Kantor Bursa Efek Indonesia di Jakarta. [Antara]

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) memulai perdagangan pada awal pekan ini dengan tren positif.

Pada pembukaan perdagangan Senin pagi, IHSG tercatat bergerak menguat, didorong oleh sentimen pasar yang cenderung wait and see atau menunggu dan mengamati perkembangan data-data perekonomian domestik yang dijadwalkan rilis sepanjang pekan ini.

Tepat pada pukul 09.00 WIB, IHSG dibuka melonjak sebesar 37,31 poin atau setara dengan 0,56 persen, sehingga berada pada level 6.716,22. Senada dengan pergerakan IHSG, kelompok saham-saham unggulan yang tergabung dalam indeks LQ45 juga menunjukkan tren positif dengan kenaikan sebesar 5,64 poin atau 0,75 persen, mencapai posisi 755,66.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, dalam analisisnya di Jakarta pada Senin pagi menyampaikan pandangannya bahwa IHSG pada hari ini berpotensi untuk melanjutkan tren kenaikan. Optimisme ini didorong oleh beberapa faktor, baik dari dalam maupun luar negeri.

Dari dalam negeri, perhatian utama pelaku pasar pada pekan ini akan tertuju pada serangkaian rilis data ekonomi penting. Data inflasi yang tercermin dalam Indeks Harga Konsumen (IHK) akan menjadi salah satu fokus utama untuk mengukur tekanan harga di tingkat konsumen.

Selain itu, kinerja keuangan dari bank-bank besar (big banks) juga akan dinanti untuk memberikan gambaran mengenai kondisi sektor keuangan. Terakhir, data indeks manufaktur akan menjadi indikator penting untuk menilai aktivitas dan sentimen di sektor industri.

Pada pekan sebelumnya, Bank Indonesia (BI) dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan pada level 5,75 persen.

Keputusan ini dinilai konsisten dengan upaya bank sentral untuk menjaga ekspektasi inflasi pada tahun 2025 dan 2026 agar tetap terkendali dalam kisaran target 2,5 persen dengan toleransi plus minus 1 persen. Kebijakan BI ini memberikan sinyal stabilitas ekonomi dan moneter di tengah ketidakpastian global.

Dari kancah internasional, terdapat sejumlah perkembangan yang turut mempengaruhi sentimen pasar. China dilaporkan memberikan pembebasan tarif sebesar 125 persen untuk beberapa impor produk Amerika Serikat (AS). Langkah ini diinterpretasikan sebagai sinyal potensi meredanya ketegangan perdagangan antara dua ekonomi terbesar dunia tersebut, meskipun pihak Beijing membantah klaim adanya negosiasi yang dilontarkan oleh Presiden AS Donald Trump.

Di sisi lain, Gedung Putih menyatakan keterbukaannya untuk melakukan negosiasi dengan Beijing terkait tarif. Presiden Donald Trump juga menegaskan bahwa pembicaraan dengan China masih berlangsung, meskipun klaim tersebut dibantah oleh pihak Beijing.

Kendati demikian, sinyal-sinyal ini memberikan harapan bahwa kedua negara adidaya ekonomi tersebut sedang berupaya untuk meredakan tensi perang dagang yang sempat mencemaskan pasar global.

Dari kawasan Eropa, bursa saham Eropa berhasil ditutup menguat pada perdagangan Jumat (25/4/2025), mencatatkan kenaikan mingguan untuk kedua kalinya secara berturut-turut. Indeks STOXX 600 tercatat naik 0,3 persen pada penutupan sesi dan tumbuh 2,7 persen secara keseluruhan dalam sepekan. Indeks-indeks utama Eropa juga bergerak positif, dengan DAX Jerman naik 0,81 persen ke level 22.242, FTSE Inggris bertambah 0,09 persen ke 8.415, dan CAC Prancis menguat 0,45 persen ke 7.536.

Sementara itu, bursa saham AS Wall Street juga ditutup menguat pada akhir perdagangan Jumat (25/4/2025) dan mencatatkan kenaikan mingguan. Penguatan ini didorong oleh investor yang menganalisis laporan laba perusahaan-perusahaan serta mencermati tanda-tanda potensi meredanya ketegangan perdagangan antara AS dan China.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik tipis sebesar 0,05 persen, S&P 500 menguat 0,74 persen, dan Nasdaq Composite melonjak 1,26 persen.

Pergerakan positif di bursa global, terutama Wall Street dan Eropa pada akhir pekan lalu, turut memberikan sentimen positif bagi pasar saham regional Asia pada perdagangan pagi ini. Beberapa indeks utama Asia terpantau menguat, di antaranya indeks Nikkei Jepang yang naik signifikan sebesar 254,90 poin atau 0,71 persen ke level 35.960,64, dan indeks Kuala Lumpur yang menguat 6,37 poin atau 0,42 persen ke 1.515,57.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Terus Melaju Naik di Pada Senin Pagi, Didorong oleh Saham-saham Ini

IHSG Terus Melaju Naik di Pada Senin Pagi, Didorong oleh Saham-saham Ini

Bisnis | Senin, 28 April 2025 | 09:14 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Lagi, Daftar Saham-saham Pilihan di Perdagangan Hari Ini

IHSG Diproyeksi Menguat Lagi, Daftar Saham-saham Pilihan di Perdagangan Hari Ini

Bisnis | Senin, 28 April 2025 | 08:39 WIB

Emiten ABMM Catat Kinerja Positif di Tengah Turbulensi Pasar Batu Bara

Emiten ABMM Catat Kinerja Positif di Tengah Turbulensi Pasar Batu Bara

Bisnis | Sabtu, 26 April 2025 | 11:46 WIB

IHSG Berbalik Betah di Zona Hijau Hingga Akhir Perdagangan Jumat, Ini Saham Pendorongnya

IHSG Berbalik Betah di Zona Hijau Hingga Akhir Perdagangan Jumat, Ini Saham Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 25 April 2025 | 16:34 WIB

IHSG Kembali di Zona Hijau di Kamis Pagi, Ini Saham Pendorongnya

IHSG Kembali di Zona Hijau di Kamis Pagi, Ini Saham Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 25 April 2025 | 09:17 WIB

IHSG Bisa Berbalik Bangkit Hari Ini, Ini Daftar Saham yang Bisa Dipantau

IHSG Bisa Berbalik Bangkit Hari Ini, Ini Daftar Saham yang Bisa Dipantau

Bisnis | Jum'at, 25 April 2025 | 08:28 WIB

Terkini

BEI Intensif Bertemu MSCI dan FTSE, Bahas Status Pasar Modal Indonesia

BEI Intensif Bertemu MSCI dan FTSE, Bahas Status Pasar Modal Indonesia

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:47 WIB

Bank Mandiri Bukukan Kinerja Kinclong, Kredit dan Aset Tumbuh Double Digit

Bank Mandiri Bukukan Kinerja Kinclong, Kredit dan Aset Tumbuh Double Digit

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:40 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Lagi Gegara AS Serang Iran, Dekati Level USD 100

Harga Minyak Dunia Naik Lagi Gegara AS Serang Iran, Dekati Level USD 100

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:20 WIB

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:15 WIB

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:15 WIB

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:22 WIB

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:32 WIB

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB